Sumowono, Semarang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Sumowono
KantorKecSumowono.jpg
Locator Kecamatan Sumawana di Kabupaten Semarang.png
Peta lokasi Kecamatan Sumowono
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenSemarang
Pemerintahan
 • CamatFebru Suryanto, S.Sos, M.Si
Populasi
 • Total34,787 jiwa (2.020) jiwa
Kode Kemendagri33.22.09 Edit the value on Wikidata
Luas55.630 - km²
Desa/kelurahan16

Sumowono adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Indonesia. Kecamatan ini berjarak sekitar 24 Km dari ibu kota Kabupaten Semarang. Ibu kotanya berada di Desa Sumowono. Kecamatan Sumowono merupakan kecamatan strategis karena berada di jalur pertemuan lalu lintas dari Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal dan Kabupaten Temanggung. Kecamatan ini berada di pegunungan, udaranya dikenal sejuk dan nyaman. Selain itu terdapat 2 orang Jenderal yang dilahirkan di Sumowono, yakni berasal dari desa Jubelan dan desa Lanjan.[butuh rujukan]

Asal mula[sunting | sunting sumber]

Dari bahasa Kawi (sumo=bunga, wono=hutan). Sumowono berarti "bunga yang tumbuh di hutan" atau "hutan yang di dalamnya tumbuh bunga-bunga". Dalam bahasa Jawa, kata "sumowono" berarti "apalagi" atau "lagi pula".

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

Utara Kabupaten Kendal
Timur Kecamatan Bandungan dan Kecamatan Jambu
Selatan Kabupaten Temanggung
Barat Kabupaten Temanggung

Desa/kelurahan[sunting | sunting sumber]

  1. Bumen
  2. Candigaron
  3. Duren
  4. Jubelan
  5. Kebonagung
  6. Kemawi
  7. Kemitir
  8. Keseneng
  9. Lanjan
  10. Losari
  11. Mendongan
  12. Ngandikerso
  13. Piyanggang
  14. Pledokan
  15. Sumowono
  16. Trayu

Geografi[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Sumowono merupakan kecamatan paling barat Kabupaten Semarang berbatasan dengan Kabupaten Kendal dan Kabupaten Temanggung yang secara geogarfis berada di 7° 13' 20" LS dan 110° 19' 16" BT.

Wilayahnya berada di ketinggian 650-1800 meter di atas permukaan air laut. Bagian utara hingga timur merupakan lereng Gunung Ungaran sedangkan bagian barat hingga selatan merupakan Pegunungan Pencu. Kecamatan ini merupakan hulu Kali Ringin yang bermuara ke Kali Bodri.

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

  1. Air Terjun Tujuh Bidadari di Desa Keseneng[1]
  2. Air Terjun Klenting Kuning di Desa Kemawi.
  3. Air Terjun Palebur Gongso di Desa Keseneng.
  4. Bantir Hill di Desa Losari[2]
  5. Curug Lawe di Desa Duren.
  6. Sumowono Bamboo Garden di Desa Trayu.
  7. Sukorini Foggy Village di Desa Kemitir.
  8. Gumuk Brak di Desa Pledokan.

Potensi[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Sumowono dikenal luas di kalangan penduduk Jawa Tengah karena merupakan kawasan penghasil sayur mayur, bunga-bungaan, buah-buahan, dan aneka hasil perkebunan seperti kopi, vanili, dan pala.

Di bagian selatan tanahnya cocok untuk tanaman perkebunan, dan tanaman singkong (cassava) yang terkenal enak (mempur, gempi, pulen), dan merupakan bahan baku pembuatan gethuk, entho, cethot, sawut, tiwul, gathot, opak, lemet, sentiling, dan aneka macam penganan khas lokal.

Terdapat sentra tanaman pisang di desa Losari dan sentra tanaman kopi di Desa Lanjan.

Terdapat pembuatan telur asin dan UMKM Bunga plastik di Desa Bumen

Terdapat tanaman pisang di desa Losari dan sentra tanaman kopi di Desa Lanjan.:

Terdapat Kopi Biyung, serta UMKM tas dari plastik (recycled) dan dompet dari plastik (recycled) di Desa Duren.

Terdapat Kopi Lereng Gendol dan Sirup Jahe di Desa Jubelan.

Terdapat salak khas di Desa Kebonagung.

Terdapat pembuatan keripik tempe dan pembuatan Pie di Desa Kemawi.

Terdapat produksi Kering Talas, Keripik Pare, Keripik Rendeng dan produksi Cabe di Desa Kemitir.

Terdapat pembuatan Kerupuk Kolang Kaling. di Desa Keseneng.

Terdapat pembuatan Kerupuk Gandum dan Krecek di desa Lanjan.

Terdapat produksi pisang, alpukat dan UMKM pembuatan bros kembang di desa Losari.

Terdapat anyaman dan pembuatan opak di Desa Ngadikerso.

Terdapat pembuatan bunga plastik di Desa Piyanggang.

Terdapat pembuatan sirup jahe alang alang.di Desa Pledokan.

Terdapat kerajinan tempat tempat, tas topi, tas batik dan tas bunga di Desa Sumowono.

Terdapat pembuatan sirup jahe di Desa Trayu.

Referensi[sunting | sunting sumber]