Stasiun Rewulu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Rewulu
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun RWL.png
  • Singkatan: RWL
  • Nomor: 3013
Stasiun Rewulu 2019.jpg
Stasiun Rewulu, 2019
AlamatJalan Stasiun Rewulu
Argomulyo, Sedayu, Bantul
Daerah Istimewa Yogyakarta 55752
Ketinggian+88 m
Letakkm 533+674 lintas Bogor-Bandung-Banjar-Kutoarjo-Yogyakarta[1]
OperatorDaerah Operasi VI Yogyakarta
Konstruksi
Jumlah jalur5 (jalur 1 dan 2: sepur lurus)
Jumlah peronSatu peron sisi yang agak tinggi
Informasi lain
Kelas stasiunI[3]
Tipe persinyalanElektrik tipe Westinghouse Rail Systems' Train Radio and Advanced Control (Westrace)[2]
Layanan
Khusus untuk KA Ketel BBM dan avtur Pertamina serta melayani persusulan antarkereta api.
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

Stasiun Rewulu (RWL) (Hanacaraka:ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦉꦮꦸꦭꦸ, Sêtasiyun Rewulu) merupakan stasiun kereta api barang kelas I yang terletak di Argomulyo, Sedayu, Bantul. Stasiun yang terletak pada ketinggian +88 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi VI Yogyakarta.

Awalnya, stasiun ini memiliki total empat jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus, ditambah satu jalur simpang dari jalur 4 menuju depot BBM Pertamina yang terletak 1 kilometer di selatan stasiun, melewati perkampungan hingga masuk depot. Jalur 4 ini berakhir buntu di dipo gerbong yang terletak di sebelah barat daya stasiun.[4] Semenjak beroperasinya jalur ganda di lintas KutoarjoYogyakarta pada tahun 2006–2007, tata letak stasiun ini diubah menjadi lima jalur dengan jalur 1 dan 2 sebagai jalur lurus, dengan jalur 2 eksisting dijadikan jalur hulu arah Yogyakarta, sedangkan jalur 1 dijadikan jalur lurus arah hilir (Kutoarjo). Selain itu, jalur menuju depot minyak Pertamina terhubung secara langsung dengan jalur 5 setelah jalur ganda tersebut selesai.[5][6]

Gaya bangunan stasiun mirip dengan yang ada di Stasiun Bantul, Palbapang, Winongo, Kedundang, Sukoharjo, maupun Wojo, antara lain berupa ventilasi bulat berterali besi kotak-kotak. Dahulu pernah dibuat percabangan dengan lebar sepur decauville (lebar sepur untuk lori) ke Pabrik Gula Rewulu, tetapi PG tersebut bangkrut sehingga percabangannya pun dihilangkan.

Saat ini Stasiun Rewulu hanya melayani KA barang angkutan bahan bakar minyak milik Pertamina dan khusus operasional perjalanan kereta api saja, bukan untuk pelayanan penumpang. Untuk frekuensi KA barang BBM di Stasiun Rewulu, ada 3 KA dengan rincian satu KA dari Cilacap membawa BBM jenis avtur dan dua KA (satu KA tambahan) menuju Madiun dengan muatan BBM jenis solar dan premium.[7]

Dahulu ke arah barat stasiun ini, sebelum Stasiun Sentolo, terdapat Stasiun Sedayu. Namun, saat ini stasiun tersebut sudah tidak ada lagi karena dibongkar untuk pembangunan jalur ganda. Kini stasiun ini menyisakan rumah dinas pegawainya saja.

Layanan kereta api[7][sunting | sunting sumber]

KA ketel angkutan:

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Susanti, D.M. (Januari 2008). Kajian atas Pengelolaan Pengetahuan dalam Pengoperasian Teknologi Persinyalan Kereta Api (Studi Kasus Daop 2 Bandung) (S2). Program Magister Studi Pembangunan, Sekolah Arsitektur, Pengembangan, dan Perencanaan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung. 
  3. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  4. ^ Lampiran SK Direktur Jenderal Perkeretaapian No. SK/02/DJKA/K.2/01/06
  5. ^ "Jalur Rel Ganda Kutoarjo-Yogya-Solo Dioperasikan". Tempo. 2007-09-25. Diakses tanggal 2018-02-17. 
  6. ^ "Jalur Ganda Yogya-Kutoarjo Dapat Dioperasikan Saat Lebaran". detiknews. Diakses tanggal 2019-07-08. 
  7. ^ a b Sudarsih, A. (2014). "Sepur Ketel BBM Jawa-Sumatera". Majalah KA. 98: 5–6. 
Stasiun sebelumnya DJKA Kemenhub Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Sedayu
ke arah Kutoarjo
Kutoarjo–Purwosari–Solo Balapan Patukan
ke arah Solo Balapan

Koordinat: 7°47′46″S 110°17′03″E / 7.7959837°S 110.2842151°E / -7.7959837; 110.2842151