Najwa Shihab

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Najwa Shihab
Najwa Shihab.jpg
Najwa Shihab saat memandu acara Mata Najwa di Trans 7
LahirNajwa Shihab
16 September 1977 (umur 45)
Ujungpandang, Sulawesi Selatan, Indonesia
KebangsaanIndonesia
Nama lainNana
Almamater
Pekerjaan
Tahun aktif1985–kini
Suami/istri
Ibrahim S. Assegaf
(m. 1997)
AnakIzzat Assegaf (lahir 2001)
Namiya Assegaf (lahir, wafat 2011)
Orang tua
Kerabat
Keluarga
Tanda tangan
Najwa Shihab (signature).svg

Najwa Shihab, S.H., LL.M. (lahir 16 September 1977)[1] adalah presenter, jurnalis, aktris, feminis, dan aktivis berkebangsaan Indonesia. Dia dikenal karena membintangi acaranya sendiri, yaitu Mata Najwa. Dia adalah putri kedua Quraish Shihab, Menteri Agama Indonesia pada era Kabinet Pembangunan VII, dan keponakan dari politikus Alwi Shihab. Dia menikah dengan Ibrahim S. Assegaf pada tahun 1997, dan memiliki satu anak laki-laki.

Karier[sunting | sunting sumber]

Awalnya merintis karier di RCTI, pada tahun 2001 dia memilih bergabung dengan Metro TV karena lebih mendukung minatnya terhadap jurnalisme[butuh rujukan]. Dari menjadi reporter di Metro TV, dia kemudian diangkat menjadi anchor dalam sejumlah program berita prime time seperti Metro Hari Ini dan Suara Anda, sebelum memiliki program gelar wicara sendiri yang dinamakan Mata Najwa pada tahun 2010.

Pada bulan Agustus 2017, di episode "Catatan tanpa Titik", dia resmi mengundurkan diri dari Metro TV.[2] Pada tanggal 10 Januari 2018, Najwa Shihab melalui Mata Najwa tampil kembali di Trans7.[3]

Pada tahun 2018, Najwa Shihab mendirikan Narasi, perusahaan berita dan media omni-channel yang membuat dan mengelola beberapa jenis konten.[4]

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Najwa adalah alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia angkatan tahun 1996. Semasa SMA, dia terpilih mengikuti program American Field Service, yang di Indonesia dilaksanakan oleh Yayasan Bina Antarbudaya, selama satu tahun di Amerika Serikat.

Aktivisme[sunting | sunting sumber]

Duta Baca Indonesia dan Duta Pustaka Bergerak[sunting | sunting sumber]

Najwa Shihab ditunjuk sebagai Duta Baca Indonesia (2016-2020) oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, dengan tugas utama menyebarkan minat baca ke penjuru negeri. Selain Duta Baca Indonesia, Najwa juga menjadi Duta Pustaka Bergerak. Jaringan literasi yang mendedikasikan untuk membangun perpustakaan bergerak, dari satu wilayah ke wilayah lain, dengan sarana prasarana sederhana. Dalam program tersebut, ada pihak-pihak yang menyebarkan buku memakai kuda, pedati, perahu, vespa, dan sebagainya.

Tugas Najwa adalah membangun kepedulian terhadap buku dan gerakan membaca, menyebarkan bahan bacaan ke berbagai penjuru negeri, dalam upayanya meningkatkan minat baca di Indonesia.

Buku terkait[sunting | sunting sumber]

  • Mantra Layar Kaca, Fenty Effendy, 2015
  • Catatan Najwa, Najwa Shihab, 2016
  • Berguru News Anchor pada Najwa Shihab, Penerbit Republika

Prestasi dan pengakuan[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2005, ia memperoleh penghargaan dari PWI Pusat dan PWI Jaya untuk laporan-laporannya dari Aceh, saat bencana tsunami melanda kawasan itu, Desember 2004. Liputan dan laporannya dinilai memberi andil bagi meluasnya kepedulian dan empati masyarakat luas terhadap tragedi kemanusiaan itu.[5]

Tahun 2006 ia terpilih sebagai Jurnalis Terbaik Metro TV, dan masuk nominasi Pembaca Berita Terbaik Panasonic Awards.

Pada tahun yang sama, bersama sejumlah wartawan dari berbagai negara, Najwa terpilih menjadi peserta Senior Journalist Seminar yang berlangsung di sejumlah kota di AS, dan menjadi pembicara pada Konvensi Asian American Journalist Association.

Tahun 2007, pengakuan terhadap profesionalisme Najwa tidak hanya datang dari dalam negeri, tapi juga mancanegara. Terbukti, selain kembali masuk nominasi Pembaca Berita Terbaik Panasonic Awards, ia juga masuk nominasi (5 besar) ajang yang lebih bergengsi di tingkat Asia, yaitu Asian Television Awards untuk kategori Best Current Affairs/Talkshow Presenter. Pengumuman pemenang dilangsungkan pada bulan November 2013 di Singapura. Jika pada Panasonic Awards pemenang dipilih dari jumlah sms terbanyak, maka penentuan pemenang pada Asian TV Awards dilakukan oleh panel juri yang beranggotakan TV broadcaster senior dari berbagai negara di Asia.

Salah satu acara yang dipandu Najwa Shihab dan cukup membekas di benak publik, adalah debat kandidat Gubernur DKI Jakarta. Debat yang mempertemukan pasangan Fauzi Bowo-Priyanto dan Adang Daradjatun-Dani Anwar itu diselenggarakan oleh KPUD DKI Jakarta, disiarkan secara langsung oleh Metro TV dan Jak TV. Najwa terpilih sebagai pemandu debat menyisihkan sejumlah pembawa acara yang diseleksi KPUD DKI Jakarta.

Lantaran memutuskan untuk secara total terjun di dunia jurnalistik dan TV broadcast, Najwa terus-menerus berupaya memperkuat dan memperkaya wawasan keilmuannya. Pada awal 2008, ia terbang ke Australia sebagai peraih Full Scholarship for Australian Leadership Awards dan mendalami bidang hukum media.

Pada tahun 2015, kembali Najwa Shihab masuk sebagai nominasi Presenter Berita Terbaik Panasonic Awards, walaupun pada akhirnya Putra Nababan yang diputuskan sebagai pemenang.

Selain itu juga, Najwa Shihab yang kerap di panggil dengan Sebutan "Nana" tersebut. Pada tahun 2018 silam, ternyata dirinya membuka sebuah perusahaan sendiri di bidang digital content yang bernama Co-founder PT Narasi Citra Sahwahita.

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Film[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Produksi Keterangan
2011 Serdadu Kumbang Penyiar Berita Alenia Pictures Sebagai kameo
2012 Bidadari-Bidadari Surga N/A Starvision Plus Sebagai produser
2019 Pretty Boys Najwa Shihab Anami Films
The Pretty Boys Pictures
Sebagai kameo
2022 Sri Asih Nani Wijaya Screenplay Bumilangit Sebagai kameo

Penghargaan dan nominasi[sunting | sunting sumber]

Tahun Penghargaan Kategori Hasil
2010 Panasonic Gobel Awards 2010[6] Presenter Berita Terfavorit Nominasi
2011 Panasonic Gobel Awards 2011[6] Presenter Berita Terfavorit
Presenter Talkshow Terfavorit
2012 Panasonic Gobel Awards 2012 Presenter Talkshow Berita & Informasi Terfavorit
2013 Panasonic Gobel Awards 2013[6] Presenter Berita & Informasi Terfavorit
Presenter Talkshow Berita & Informasi Terfavorit
2014 Panasonic Gobel Awards 2014 Presenter Berita & Talkshow Berita Terfavorit
2015 Panasonic Gobel Awards 2015 Presenter Talkshow Berita & Informasi Terfavorit Menang
2016 Panasonic Gobel Awards 2016 Presenter Talkshow Nominasi
2017 Panasonic Gobel Awards 2017 Presenter Talkshow Current Affairs & News Menang
2018 Panasonic Gobel Awards 2018 Presenter Talkshow Berita Nominasi
Indonesian Television Awards 2018 Pembawa Acara Terpopuler
2019 Panasonic Gobel Awards 2019 Presenter Talkshow Berita Terfavorit Menang

Penghargaan lain[sunting | sunting sumber]

  • Insan Pertelevisian Terbaik dalam ajang Panasonic Gobel Awards (2015)
  • The Influential Woman of The Year dari Elle Magazine (2015)
  • Most Progressive Figure oleh Forbes Magazine (2016)
  • Presenter Pemilukada Terbaik oleh Badan Pengawas Pemilu (2017)
  • Young Global Leader oleh The World Economic Forum (2018)
  • Highly Commended for the Best Current Affairs Presenter di Asian Television Award (2019 dan 2017)
  • Australian Alumni Award for Journalism and Media (2019)
  • National Award for Journalistic Contribution to Democracy (2019)
  • Jurnalis Terbaik Metro TV 2006[6]
  • Young Global Leader (YGL) 2011 dari World Economic Forum (WEF)[6]
  • Asian Television Awards (ATA) 2011 Pemenang Kedua atau Highly Commended
  • Best Current Affairs Presenter dalam acara Mata Najwa di Metro TV. Sebelumnya pada tahun 2009 juga menjadi Juara kedua dan pada tahun 2007 menjadi Juara Ketiga.[7]
  • Terpilih sebagai Public Figur Inspiratif Terpopuler dalam acara Indonesian Television Awards 2022

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Najwa Shihab, Diingatkan Anak Aceh". Republika. 18 Mei 2007. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-09-29. Diakses tanggal 19 Juni 2007. 
  2. ^ "Ini ternyata alasan Najwa Shihab keluar dari Metro TV". Diakses tanggal 9 Agustus 2017. 
  3. ^ Arifin, Choirul (2018-01-05). Arifin, Choirul, ed. "Program 'Mata Najwa' Nongol Lagi, Tapi Kini Pindah ke Trans7". Tribunnews.com. Diakses tanggal 5 Juni 2020. 
  4. ^ Rahman, Adi Fida (2018-01-20). "Najwa Shihab Sempat Galau Saat Bikin Startup". detikcom. Diakses tanggal 7 September 2018. 
  5. ^ "Najwa Shihab Peroleh PWI-Jaya Award". Kompas Cybermedia. 2 Februari 2005. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2007-03-22. Diakses tanggal 2007-06-19. 
  6. ^ a b c d e "Biografi Najwa Shihab". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-10-19. Diakses tanggal 1 Juli 2014.  line feed character di |title= pada posisi 15 (bantuan)
  7. ^ "Najwa Shihab Raih Asian Television Award". Media Indonesia. 12 Desember2011. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-01-21. Diakses tanggal 2011-12-12. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]