Isyana Bagoes Oka

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Isyana Bagoes Oka
Berkas:Isyana Bagoes Oka.jpg
Isyana saat masih menjadi penyiar berita di Seputar Indonesia RCTI
Pekerjaan Pembawa acara, pembaca berita, Politisi
Tahun aktif 2004 - sekarang
Partai politik 20px Partai Solidaritas Indonesia
Agama Hindu
Pasangan George Albert Tulaar (2009 - sekarang)
Anak Gyanendra Frederick Oka Tulaar

Isyana Bagoes Oka (lahir di Jakarta, Indonesia, 13 September 1980; umur 36 tahun) adalah pembawa acara berita Indonesia. Ia pernah bekerja di Trans TV, TV7 (sekarang Trans7), RCTI dan MetroTV. Nama Isyana pertama kali dikenal ketika ia menjadi juara Favorit Pembaca di ajang Wajah Femina 2000.[1][2]

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Isyana memulai karier jurnalistik sejak tahun 2003, setelah lulus dari jurusan hubungan internasional di Universitas Indonesia. Saat itu, dia diterima sebagai reporter di Trans TV. Setelah sekitar satu tahun bekerja, Isyana Pindah ke TV7 menjadi pembawa acara berita sambil tetap melakukan peliputan. Sejak tahun 2007, ia bergabung di RCTI sebagai pembawa acara berita dan produser program berita Seputar Indonesia. Pada awal tahun 2013, ia pindah ke MetroTV.[3]

Berkecimpung belasan tahun di dunia jurnalistik televisi membuat Isyana kaya akan pengalaman. Berbagai peristiwa pernah diliputnya, mulai dari tragedi tsunami Aceh, Bom Bali II hingga gempa bumi Padang tahun 2009. Tak hanya bencana, Isyana juga dipercaya untuk menjadi wartawan istana kepresidenan saat kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sehingga memberinya kesempatan meliput berbagai kegiatan kenegaraan dan bertemu langsung pemimpin dunia seperti Mahmud Ahmadinejad, Koffi Annan, dan lain-lain. Isyana bahkan mendapat kesempatan menjadi salah satu wartawan yang bisa mengajukan pertanyaan saat konferensi pers Presiden Amerika Serikat George W. Bush saat berkunjung ke Istana Bogor pada tahun 2006. Tak hanya menjadi reporter, saat mengikuti kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Finlandia, Norwegia, dan Kuba pada tahun 2006, Isyana juga berkesempatan menjadi video journalist yang melakukan berbagai tugas mulai dari menulis, melaporkan berita, mengambil gambar video, sampai dengan editing gambar video, agar dapat langsung ditayangkan secara cepat di tanah air.

Latar belakang pendidikannya di bidang Hubungan Internasional memang membuat Isyana senang dengan berbagai penugasan yang berhubungan dengan bidang studinya. RCTI bahkan pernah mempercayakannya dengan peliputan peristiwa bersejarah yakni pemilihan presiden Amerika Serikat tahun 2008 yang dimenangi oleh Barack Obama. Tahun 2009 Isyana berkesempatan melakukan wawancara eksklusif dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton saat berkunjung ke Indonesia. Wawancara dilakukan dalam acara Dahsyat bersama Luna Maya.

Bidang olah raga juga harus Isyana tekuni. Pada tahun-tahun terakhirnya di RCTI, Isyana mendapatkan tantangan untuk mewawancarai bintang-bintang sepak bola seperti Cesc Fabregas bahkan Pep Guardiola. Sederetan nama seperti Robbie Fowler, John Barnes, Allesandro Costacurta dan Dida juga pernah Isyana wawancarai secara khusus. Kemampuannya berbahasa Perancis juga diuji saat melakukan one on one interview dengan mantan bintang Arsenal, Robert Pires. Isyana juga ditantang melakukan interview singkat dalam bahasa Spanyol dengan Javier Zanetti, saat Zanetti datang ke Indonesia bersama timnya, Intermilan, tahun 2012. Sejak mengundurkan diri dari RCTI pada akhir 2012, Isyana tak lagi aktif melakukan peliputan dan hanya sesekali tampil sebagai presenter lepas di Metro TV dan Kompas TV, serta sebagai MC dan moderator sejumlah acara, agar dapat lebih banyak menghabiskan waktu mengurus buah hatinya yang lahir tahun 2010.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]