I. M. Pei

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari I.M. Pei)
Lompat ke: navigasi, cari
I. M. Pei
I.M. Pei.JPG
di Luxembourg, 2006
Lahir 26 April 1917 (umur 100)
Guangzhou, Guangdong, China
Penghargaan Royal Gold Medal
AIA Gold Medal
Presidential Medal of Freedom
Penghargaan Pritzker
Praemium Imperiale
Karya
Praktik I. M. Pei & Associates 1955–
I. M. Pei & Partners 1966–
Pei Cobb Freed & Partners 1989–
Pei Partnership Architects (Konsultan) 1992–
Bangunan John F. Kennedy Library, Boston
National Gallery of Art East Building
Louvre Pyramid, Paris
Bank of China Tower, Hong Kong
Museum of Islamic Art, Doha
Indiana University Art Museum
I. M. Pei
Hanzi tradisional:
Hanzi sederhana:

Ieoh Ming Pei, FAIA, RIBA[1] (lahir 26 April 1917; umur 100 tahun), yang lebih dikenal sebagai I. M. Pei, adalah seorang arsitek Tionghoa Amerika. Pada 1948, Pei direkrut oleh pengusaha lahan nyata New York City William Zeckendorf. Disana, ia menjalani tujuh tahun sebelum mendirikan firma rancangan independennya sendiri I. M. Pei & Associates pada 1955, yang menjadi I. M. Pei & Partners pada 1966 dan kemudian pada 1989 menjadi Pei Cobb Freed & Partners. Pei pensiun dari praktik waktu penuh pada 1990. Sejak itu, ia mengambil pekerjaan sebagai konsultan arsitektural dari firma arsitektural putra-putranya Pei Partnership Architects.

Pengakuan besar pertama Pei datang dengan National Center for Atmospheric Research di Colorado (dirancang pada 1961, dan diselesaikan pada 1967). Statura barunya berujung pada pemilihannya sebagai kepala arsitek untuk John F. Kennedy Library di Massachusetts. Ia merancang Balai Kota Dallas dan Gedung Timur dari National Gallery of Art. Ia pulang ke China untuk pertama kalinya pada tahun 1975 untuk merancang sebuah hotel di Fragrant Hills, dan merancang Bank of China Tower, Hong Kong, sebuah pencakar langit di Hong Kong untuk Bank of China lima belas tahun kemudian. Pada awal 1980an, Pei menjadi fokus kontroversi saat ia merancang sebuah piramida kaca dan baja untuk Musée du Louvre di Paris. Ia kemudian kembali ke dunia seni rupa dengan merancang Morton H. Meyerson Symphony Center di Dallas, Museum Miho di Jepang, Museum Suzhou di Suzhou, dan Museum Seni Rupa Islam di Qatar.

Pei memenangkan berbagai penghargaan dalam bidang arsitektur, yang meliputi AIA Gold Medal pada 1979, yang pertama Praemium Imperiale untuk Arsitektur pada tahun 1989, dan Penghargaan Pengabdian Seumur Hidup dari Cooper-Hewitt, National Design Museum pada 2003. Pada 1983, ia memenangkan Penghargaan Pritzker, yang terkadang disebut Penghargaan Nobel dari arsitektur.

Masa kecil[sunting | sunting sumber]

Pada masa kecil, Pei menemukan Taman Shizilin di Suzhou merupakan "tempat bermain ideal".[2]

Leluhur Pei bermula dari Dinasti Ming, saat keluarganya pindah dari provinsi Anhui ke Suzhou, namun sebagian keluarganya adalah direktur Bank Tiongkok yang kemudian mendanai pembangunan proyek-proyek penting yang meliputi proyek Kips Bay di New York. Mereka juga meraih kekayaan dari penjualan tanaman-tanaman medis, keluarga tersebut menekankan kepentingan membantu orang yang kurang beruntung.[3] Ieoh Ming Pei lahir pada 26 April 1917 dari pasangan Tsuyee Pei dan Lien Kwun, dan keluarganya pindah ke Hong Kong setahun kemudian. Keluarga tersebut kemudian meliputi lima anak. Pada masa kecil, Pei sangat dekat dengan ibunya, seorang Buddhis saleh yang dikenal karena keterampilannya sebagai pemain seruling. Ia mengundangnya, para saudara dan saudarinya untuk bergabung dengannya pada retret meditasi.[4] Hubungannya dengan ayahnya kurang terintimasi. Interaksi mereka saling menghormati namun jauh.[5]

Kesuksesan para leluhur Pei menandakan bahwa keluarganya tinggal di kalangan kelas atas dari masyarakat, namun Pei berkata bahwa ayahnya "tidaklah tertanam dalam cara-cara kesenian".[6] Pada masa mudanya, Pei mengeksplor seni rupa atas kehendaknya sendiri, lebih menyoroti musik dan bentuk kebudayaan lainnya ketimbang domain perbankan ayahnya. "Aku menanamkannya sendiri", katanya.[5]

Pada usia sepuluh tahun, Pei pindah dengan keluarganya ke Shanghai setelah ayahnya dipromosikan. Pei masuk Saint Johns Middle School, yang dijalankan oleh para misionaris Protestan. Pelajaran akademiknya ketat; para murid hanya diperbolehkan mengisi waktu luang selama satu setengah hari setiap bulan. Pei menikmati permainan biliar dan menonton film-film Hollywood, khususnya karya-karya Buster Keaton dan Charlie Chaplin. Ia juga mempelajari keterampilan bahasa Inggris dengan membaca Alkitab dan novel-novel karya Charles Dickens.[7]

Pei menyebut arsitektur kawasan tepi laut Bund di Shanghai (ditampilkan disini dalam sebuah foto tahun 2006) "sangat menyajikan zaman kolonial".[8]

Beberapa unsur mancanegara Shanghai memberikannya nama "Paris dari Timur".[9] Nuansa arsitektur global dari kota tersebut memberikan pengaruh kepada Pei, dari kawasan tepi laut Bund sampai Park Hotel, yang dibangun pada 1934. Ia juga terkesima dengan beberapa taman Suzhou, dimana ia menjalani musim panas dengan keluarganya dan giat mengunjungi biara leluhur terdekat. Taman Shizilin, yang dibangun pada abad ke-14 oleh seorang biksu Buddha, menjadi pengaruh khusus. Formasi batu tak biasanya, jembatan batu, dan air terjun masih membekas di ingatan Pei selama berdekade-dekade. Ia kemudian berkata soal pendiriannya terhadap perpaduan alami dari taman tersebut dan struktur buatan manusianya.[2][7]

Tak lama setelah pindah ke Shanghai, ibu Pei terserang kanker. Saat kesehatannya pulih, ia menjadi kecanduan opium, dan sering menyuruh Pei untuk menyalakan pipanya. Ia wafat tak lama setelah ulang tahunnya yang ketiga belas, dan ia menjadi tertekan.[10] Anak-anaknya dikirim untuk tinggal dengan keluarga jauh; ayah mereka menjadi lebih sering bekerja dan jauh dari mereka secara fisik. Pei berkata: "Ayahku mulai hidup dengan kehidupan terpisahnya sendiri tak lama setelah itu."[11] Ayahnya menikahi seorang wanita bernama Aileen, yang pindah ke New York pada masa selanjutnya.[12]

Pendidikan dan tahun-tahun formatif[sunting | sunting sumber]

Pei berkata "film-film Bing Crosby secara utama memiliki pengaruh mendalam pada pilihanku ke Amerika Serikat menggantikan Inggris untuk menjalani pendidikanku'."[13]

Menjelang akhir pendidikan menengahnya, ia memutuskan untuk masuk universitas. Ia diterima di sejumlah sekolah, namun memutuskan untuk masuk Universitas Pennsylvania.[14] Pilihan Pei memiliki dua akar. Saat belajar di Shanghai, ai sangat mendalami katalog-katalog untuk berbagai lembaga perguruan tinggi di seluruh dunia. Program arsitektural di Universitas Pennsylvania membuatnya tertarik.[15] Faktor besar lainnya adalah Hollywood. Pei terbius oleh perwakilan-perwakilan dari kehidupan kampus dalam film-film Bing Crosby, yang benar-benar berbeda dari suasana akademik di Tiongkok. "Kehidupan kampus di AS dinampakkan kepadaku sangat lucu dan bermain", katanya pada tahun 2000. "Karena aku terlalu muda untuk serius, aku ingin menjadi bagian darinya ... Kau bakal mengambil sebuah perasaan untuk hal ini dalam film-film Bing Crosby. Kehidupan kampus di di Amerika nampak sangat merasukiku. Ini tidak nyata, kita tau itu. Meskipun begitu, pada masa itu, ini sangat atraktif bagiku. Aku memutuskan agar menjadi negara bagiku."[16]

Pada 1935, Pei menaiki sebuah perahu dan berlayar ke San Francisco, kemudian melakukan perjalanan memakai kereta ke Philadelphia. Namun, apa yang ia temukan sangat berbeda dari ekspektasinya. Para profesor di Universitas Pennsylvania mendasarkan pengajaran mereka dalam gaya Beaux-Arts, yang berakar dalam tradisi klasik Yunani dan Roma. Pei sangat berintrik dengan arsitektur modern, dan juga merasa terintimidasi oleh tingkat tinggi dari profisiensi perancangan yang ditunjukkan oleh para murid lainnya. Ia memutuskan untuk meninggalkan arsitektur dan beralih ke program insinyur di Massachusetts Institute of Technology (MIT). Namun, saat ia datang, kepala jurusan arsitektur mengarahkan sorotannya ke perancangan dan membuat Pei memutuskan untuk kembali ke jurusan aslinya.[17]

Fakultas arsitektur MIT juga berfokus pada aliran Beaux-Arts, dan Pei menemukan dirinya sendiri tak terinspirasi dengan pengerjaan tersebut. Di perpustakaan, ia menemukan tiga buku karya arsitek Swiss-Perancis Le Corbusier. Pei terinspirasi oleh rancangan inovatif dari gaya internasional baru, yang dikarakteristikkan oleh bentuk sederhana dan pemakaian bahan kaca dan baja. Le Corbusier mengunjungi MIT pada November 1935, sebuah kesempatan yang sangat berdampak padaPei: "Dua hari dengan Le Corbusier, atau 'Corbu' saat kami pakai untuk memanggilnya, mungkin merupakan hari-hari paling penting dalam pendidikan arsitekturalku."[18] Pei juga terpengaruh oleh karya arsitek AS Frank Lloyd Wright. Pada 1938, ia pergi ke Spring Green, Wisconsin, untuk mengunjungi bangunan Taliesin terkenal buatan Wright. Namun, setelah menunggu selama dua jam, ia hengkang tanpa bertemu Wright.[19]

Pei berniat bertemu arsitek terkenal Frank Lloyd Wright, namun hengkang setelah menunggu selama dua jam.[19]

Meskipun ia tak suka pembelajaran Beaux-Arts di MIT, Pei menyelesaikan pembelajarannya. "Aku tentunya tak melupakan masa itu di MIT", ia kemudian bekrata. "Disana, aku mempelajari sains dan teknik pembangunan, yang sangat esensial pada arsitektur."[20] Pei meraih gelar Sarjana Arsitektur pada 1940.[21]

Saat mengunjungi New York City pada akhir '30an, Pei bertemu seorang murid Wellesley College bernama Eileen Loo. Mereka mulai berkencan dan menikah pada musim semi 1942. Istrinya masuk program arsitektur lanskap di Harvard University, dan Pei kemudian berkenalan dengan para anggota fakultas tersebut di Graduate School of Design (GSD) Harvard. Ia tersanjung dengan atmosfir hidup tersebut, dan bergabung dengan GSD pada Desember 1942.[22]

Kurang dari sebulan kemudian, Pei menunda pengerjaannya di Harvard untuk bergabung dengan National Defense Research Committee, yang mengkoordinasikan riset saintifik dalam teknologi persenjataan AS pada Perang Dunia II. Latar belakang Pei dalam bidang arsitektur dipandang sebagai aset menonjol; seorang anggota komite tersebut berkata kepadanya: "Jika kamu tau bagaimana untuk membangun, kamu harus juga tau bagaimana menghancurkan."[23] Pertarungan melawan Jerman berakhir, sehingga ia berfokus pada Perang Pasifik. AS menyadari bahwa bom-bomnya yang dipakai menyerang gedung-gedung batu Eropa akan tak efektif saat menyerang kota-kota Jepang, yang kebanyakan dibangun dari kayu dan kertas; Pei ditugaskan untuk mengerjakan bom-bom insendiari. Pei menjalani dua setengah tahun dengan NDRC, namun juga memberikan sedikit penjelasan.[24]

Pada 1945, Eileen melahirkan seorang putra, T'ing Chung; ia menarik diri dari program arsitektur lanskap dalam rangka mengasuhnya. Pei pulang ke Harvard pada musim gugur 1945, dan meraih jabatan sebagai asisten profesor desain. GSD berkembang menjadi pusat resistensi untuk ortodoksi Beaux-Arts. Di pusat tersebut, para anggota Bauhaus, sebuah gerakan arsitektural Eropa yang memajukan sebab rancangan modernis. Rezim Nazi telah mengecam aliran Bauhaus, dan para pemimpinnya meninggalkan Jerman. Dua orang diantaranya, Walter Gropius dan Marcel Breuer, memegang jabatan di Harvard GSD. Fokus ikonoklastik mereka pada arsitektur modern diterapkan kepada Pei, dan ia bekerja dekat dengan kedua orang tersebut.[25]

Salah satu proyek desain Pei di GSD adalah sebuah rencana untuk sebuah museum seni di Shanghai. Ia ingin membuat sebuah rasa keotentikan Tionghoa dalam arsitektur tanpa memakai bahan atau gaya tradisional.[26] Rancangan tersebut menjadi dasar pada struktur-struktur modernis, yang dihimpun di sekitaran halaman taman tengah, dengan latar alami serupa lainnya yang dihimpun di dekatnya. Ini dibuat sangat baik; Gropius menyebutnya "hal terbaik yang dilakukan dalam kelas master[ku]".[26] Pei meraih gelar Master Arsitektur pada tahun 1946, dan mengajar di Harvard pada dua tahun lainnya.[1][27]

Karir[sunting | sunting sumber]

1948–56: Karir awal dengan Webb and Knapp[sunting | sunting sumber]

Pada musim semi 1948, Pei direkrut oleh pengusaha lahan nyata New York William Zeckendorf untuk bergabung pada staf arsitek untuk firmanya Webb and Knapp untuk merancang gedung-gedung di sepanjang negeri. Pei menyadari bahwa kepribadian Zeckendorf berlawanan dengannya; bos barunya dikenal bermulut besar dan berpidato dan kasar. Meskipun demikian, mereka berteman baik dan Pei menemukan pengalaman yang memperkaya kepribadian. Zeckendorf juga berhubungan dengan politik, dan Pei mendapatkan pembelajaran tentang dunia sosial para perencana kota New York.[28]

Proyek pertamanya untuk Webb and Knapp adalah sebuah rumah susun dengan pendanaan dari Housing Act of 1949. Rancangan Pei berdasarkan pada menara melingkar dengan cincin konsentrik. Area-areanya dihubungkan dengan tiang pendukung yang menengani utilitas dan sirkulasi; rumah susun itu sendiri menghadap ke bagian luar. Zeckendorf suka rancangan tersebut dan bahkan menunjukkannya kepada Le Corbusier saat mereka bertemu. Namun, biaya dari rancangan tak lazim semacam itu sangat tinggi dan gedung tersebut tak pernah melangkah di luar tahap model.[29]

Proyek pertama Pei (1949)
131 Ponce de Leon Avenue, Atlanta

Pei akhirnya menyaksikan arsitekturnya diwujudkan pada tahun 1949,[30] saat ia merancang gedung perusahaan untuk Gulf Oil dua tingkat di Atlanta, Georgia. Gedung tersebut dirubuhkan pada Februari 2013 meskipun bagian depannya dipertahankan sebagai bagian dari pembangunan apartemen. Pemakaian marmernya untuk tembok tirai bagian luar mendatangkan pujian dari jurnal Architectural Forum.[31] Rancangan-rancangan Pei mendorong pengerjaan Mies van der Rohe pada permulaan klarirnya saat juga ditampilkan dalam rumah akhir pekannya sendiri di Katonah pada 1952. Kemudian, Pei dihadapkan dengan proyek-proyek yang membuatnya meminta Zeckendorf untuk memberikannya para asisten, yang ia pilih dari orang-orang sejawatnya di GSD, termasuk Henry N. Cobb dan Ulrich Franzen. Mereka merancang pengerjaan pada berbagai proposal, termasuk Roosevelt Field Shopping Mall. Tim tersebut juga merancang ulang gedung kantor Webb and Knapp, mengubah kantor Zeckendorf menjadi ruang melingkar dengan tembok jati dan kerestori kaca. Mereka juga memasang sebuah panel kontrol pada laci yang membolehkan bos mereka untuk mengkontrol penerangan dalam kantornya. Proyek tersebut berjalan selama setahun dan menghemat biaya, namun Zeckendorf tak senang dengan hasilnya.[32]

Pei ingin ruang terbuka dan gedung-gedung L'Enfant Plaza menjadi "secara fungsional dan visual berkaitan" satu sama lain.[33]

Pada 1952, Pei dan timnya mulai mengerjakan serangkaian proyek di Denver, Colorado. Yang pertama adalah Mile High Center, yang mengkompres gedung intu menjadi kurang dari dua puluh lima persen dari total situs; sisanya dihimpun dengan sebuah balai pameran dan plaza-plaza berhias air mancur.[34] Pada jarak satu blok, tim Pei juga merancang ulang Denver's Courthouse Square, yang memadukan ruang kantor, tempat komersial, dan hotel. Proyek tersebut membantu Pei mengkonseptualisasikan arsitektur sebagai bagian dari geograsi perkotaan yang lebih besar. "Aku mempelajari proses pembangunan," katanya, "dan tentang kota sebagai organisme hidup."[35] Ia berkata, pelajaran-pelajaran tersebut menjadi esensial untuk proyek-proyek berikutnya.[35]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Catatan

  1. ^ a b I.M. Pei Biography Archived 18 February 2007 di Wayback Machine. – website of Pei Cobb Freed & Partners
  2. ^ a b Boehm, p. 18.
  3. ^ Wiseman, pp. 29–30; Boehm, p. 17.
  4. ^ Wiseman, pp. 31–32; Boehm, p. 25.
  5. ^ a b Wiseman, p. 31.
  6. ^ Quoted in Wiseman, p. 31.
  7. ^ a b Wiseman, pp. 31–33.
  8. ^ Boehm, p. 22.
  9. ^ Boehm, p. 21.
  10. ^ Boehm, p. 25.
  11. ^ Boehm, p. 26.
  12. ^ Gonzalez, David. "About New York; A Chinese Oasis for the Soul on Staten Island". The New York Times. 28 November 1998. Accessed on 17 January 2011.
  13. ^ Boehm, pp. 33–34.
  14. ^ Wiseman, pp. 33–34.
  15. ^ Wiseman, p. 34.
  16. ^ Boehm, p. 34.
  17. ^ Wiseman, p. 35.
  18. ^ Boehm, p. 36.
  19. ^ a b Boehm, p. 36; Wiseman, p. 36.
  20. ^ Boehm, p. 40.
  21. ^ Boehm, pp. 40–41. Pei memakai istilah "propaganda", yang ia yakini bersifat netral; para penasehatnya tak menyepakatinya.
  22. ^ Wiseman, p. 39; Boehm, pp. 36–37.
  23. ^ Quoted in von Boehm, p. 42; a slightly different wording appears in Wiseman, p. 39: "If you know how to build a building, you know how to destroy it."
  24. ^ Boehm, p. 42.
  25. ^ Wiseman, pp. 41–43; Boehm, pp. 37–40.
  26. ^ a b Dikutip dalam Wiseman, p., 44.
  27. ^ Wiseman, p. 45.
  28. ^ Wiseman, pp. 48–49.
  29. ^ Wiseman, p. 51.
  30. ^ List of I. M. Pei projects on Pei Cobb Freed & Partners website
  31. ^ Wiseman, p. 52.
  32. ^ Wiseman, pp. 53–54.
  33. ^ Quoted in Wiseman, p. 61.
  34. ^ Wiseman, pp. 57–58.
  35. ^ a b Boehm, p. 52.

Daftar pustaka

  • Diamonstein, Barbaralee. American Architecture Now. New York: Rizzoli, 1980. ISBN 0-8478-0329-5.
  • Heyer, Paul. Architects on Architecture: New Directions in America. New York: Van Nostrand Reinhold, 1993. ISBN 0-442-01751-0.
  • Boehm, Gero von. Conversations with I. M. Pei: Light is the Key. Munich: Prestel, 2000. ISBN 3-7913-2176-5.
  • Wiseman, Carter. I. M. Pei: A Profile in American Architecture. New York: H.N. Abrams, 2001. ISBN 0-8109-3477-9.
  • Lenci, Ruggero. I. M. Pei: teoremi spaziali. Turin, Testo & Immagine, 2004. ISBN 88-8382-143-2.
  • Williams, Paul Kelsey. Southwest Washington, D.C. Charleston, S.C.: Arcadia, 2005.
  • Moeller, Gerard M. and Weeks, Christopher. AIA Guide to the Architecture of Washington, D.C. Baltimore: Johns Hopkins University Press, 2006.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]