Filsafat sejarah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Istilah filsafat sejarah merujuk pada aspek teoritis sejarah dalam dua pengertian. Sudah menjadi kebiasaan untuk membedakan filsafat kritis sejarah dengan filsafat spekulatif sejarah. Filsafat kritis sejarah adalah aspek "teori" dari disiplin ilmu sejarah akademis, dan berkaitan dengan permasalahan seperti asal-usul bukti sejarah, sejauh mana objektivitas dapat dilakukan, dan sebagainya. Filsafat spekulatif sejarah adalah bidang filsafat tentang signifikansi hasil, jika ada, dari sejarah manusia.[1] Lebih lanjut, teori ini berspekulasi mengenai kemungkinan akhir teologis terhadap perkembangannya-yaitu, mempertanyakan apakah ada prinsip-prinsip desain, tujuan, atau petunjuk; atau finalitas dalam proses sejarah manusia. Bagian dari Marxisme, misalnya, merupakan filsafat spekulatif sejarah. Contoh lainnya adalah "historiosofi", istilah yang dikenalkan pada 1838 oleh August Cieszkowski untuk menjelaskan pemahamannya atas sejarah.[2] Meski terdapat beberapa tumpang tindih, keduanya biasanya dapat dibedakan; sejarawan profesional modern cenderung skeptis mengenai filsafat spekulatif sejarah.

Terkadang filsafat kritis sejarah termasuk dalam historiografi. Filsafat sejarah jangan sampai tertukar dengan sejarah filsafat, yang merupakan kajian mengenai perkembangan gagasan filsafat dalam konteks sejarahnya.[3]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ E.g. W. H. Walsh, Introduction to the Philosophy of History (1951) ch.1 s.2.
  2. ^ Prolegomena zur Historiographie. Over a century later, the term has been attributed to Gershom Scholem: Magid, Shaul (October 30, 2013). "Gershom Scholem. 6. Historiography and Theology". Stanford Encyclopedia of Philosophy. Diakses tanggal February 5, 2017. This suggests that kabbalistic circles were using metaphysics to reify historical reality, which led Scholem to coin the term "historiosophy" to describe his understanding of history and metaphysics. 
  3. ^ "What is Intellectual History?". historytoday.com. 

Bacaan lebih lanjut[sunting | sunting sumber]

  • Berkhofer, Robert F. Beyond the great story: history as text and discourse. (Harvard University Press, 1995)
  • Berlin, Isaiah. Three critics of the Enlightenment: Vico, Hamann, Herder, (2000)
  • Rose, Elizabeta "The Philosophy of History" Writings of the Contemporary World (2011)
  • Carr, Edward Hallett, "What is History?" (1961)
  • Collingwood, R. G. The idea of history. (1946)
  • Danto, Arthur Coleman. Analytical philosophy of history (1965)
  • Doran, Robert. ed. Philosophy of History After Hayden White. London: Bloomsbury, 2013.
  • Dilthey, Wilhelm. Introduction to the human sciences ed. by R. A. Makkreel and F. Rodi. (1883; 1989)
  • Engels, David. ed. Von Platon bis Fukuyama. Biologistische und zyklische Konzepte in der Geschichtsphilosophie der Antike und des Abendlandes, Brussels: Latomus, 2015.
  • Rickert, Heinrich, Die Probleme der Geschichtsphilosophie. Eine Einführung, Tübingen 1924, new ed.: Celtis Verlag, Berlin 2013, ISBN 978-3-944253-01-5
  • Gardiner, Patrick L. The nature of historical explanation. (1952)
  • Gardiner, Patrick L. ed. The philosophy of history, Oxford readings in philosophy. (1974)
  • Hewitson, Mark, History and Causality (Palgrave Macmillan, 2014)
  • Lloyd, Christopher The Structures of History (Oxford: Blackwell, 1993)
  • Mandelbaum, Maurice, The Anatomy of Historical Knowledge (Johns Hopkins, 1977)
  • Mink, Louis O. "Narrative form as a cognitive instrument." in The writing of history: Literary form and historical understanding, Robert H. Canary and Henry Kozicki, eds. Madison, Wisconsin: The University of Wisconsin Press, 1978.
  • Ricoeur, Paul. Time and Narrative, Volume 1 and 2, University Of Chicago Press, 1990.
  • Ricoeur, Paul. History and Truth. Translated by Kathleen McLaughlin and David Pellauer. Chicago and London: U of Chicago P, 1983.
  • Jameson, Frederic. The Political Unconscious: Narrative as a Socially Symbolic Act, Ithaca: Cornell University Press, 1981.
  • Muller, Herbert J. The Uses of the Past, New York, New York: Oxford University Press, 1952.
  • Walsh, W.H. An Introduction to Philosophy of History. 1951.
  • White, Hayden V. Metahistory: The Historical Imagination in Nineteenth-Century Europe. (Johns Hopkins University Press, 1973).
  • White, Hayden V. The Fiction of Narrative: Essays on History, Literature, and Theory, 1957-2007. (Johns Hopkins University Press, 2010). Ed. Robert Doran.
  • Gisi, Lucas Marco: Einbildungskraft und Mythologie. Die Verschränkung von Anthropologie und Geschichte im 18. Jahrhundert, Berlin, New York: de Gruyter, 2007.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Templat:Topik Filsafat