Rotterdam Blitz

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Rotterdam Blitz
Bagian dari Invasi Belanda
Rotterdam, Laurenskerk, na bombardement van mei 1940.jpg
Pusat kota Rotterdam setelah dibom. Grote of Sint-Laurenskerk yang rusak parah menjadi satu-satunya bangunan berarsitektur abad pertengahan yang bertahan di Rotterdam.
Tanggal14 Mei 1940
LokasiRotterdam
51°57′51.95″N 4°27′4.45″E / 51.9644306°N 4.4512361°E / 51.9644306; 4.4512361Koordinat: 51°57′51.95″N 4°27′4.45″E / 51.9644306°N 4.4512361°E / 51.9644306; 4.4512361
Hasil 884 warga sipil tewas
Rotterdam menyerah
Pihak terlibat
Bendera Belanda Belanda Bendera Jerman Nazi Jerman
Tokoh dan pemimpin
Bendera Jerman Nazi Hermann Göring
Pasukan
Luchtvaartafdeling (LVA)
Marine Luchtvaartdienst (MLD)
Luftflotte 2
Kekuatan
Tidak ada pesawat tempur yang beroperasi[1] ~80 pesawat terlibat langsung
~700 terlibat dalam operasi berkelanjutan
Korban
884 warga sipil tewas
LVA dan MLD nyaris hancur total.[2]
Tidak ada

Rotterdam Blitz adalah pengeboman udara Rotterdam oleh Luftwaffe (angkatan udara Jerman) pada tanggal 14 Mei 1940 semasa invasi Belanda pada Perang Dunia II. Tujuan pengeboman ini adalah membantu pasukan Jerman yang sedang bertempur di sana, meredam pemberontakan Belanda, dan memaksa Belanda menyerahkan diri. Meski negosiasi sebelumnya memutuskan gencatan senjata, pengeboman tetap berjalan dan menghancurkan hampir seluruh pusat kota bersejarah Rotterdam, menewaskan sekitar 900 orang, dan membuat 85.000 warga kehilangan tempat tinggal.

Dari sudut pandang Jerman, dampak psikologis dan fisik akibat serangan ini memaksa Oberkommando der Luftwaffe (OKL) mengancam akan menghancurkan kota Utrecht apabila pemerintah Belanda tidak mau menyerah. Belanda menyerah keesokan paginya.[3]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ De luchtverdediging mei 1940, by F.J. Molenaar. The Hague, 1970.
  2. ^ Hooton 2007, hlm. 79.
  3. ^ Hooton 2007, hlm. 52.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Amersfoort, H; et al. (2005), Mei 1940 - Strijd op Nederlands grondgebied (dalam bahasa Dutch), SDU, ISBN 90-12-08959-X 
  • Brongers, E.H. (2004), Opmars naar Rotterdam (dalam bahasa Dutch), Aspect, ISBN 90-5911-269-5 
  • Burnett, Wilf (7 October 2008), "Flying over Rotterdam", Early Days, Personal Stories, Bomber Command Association, diakses tanggal July 2013 
  • DeBruhl, Marshall (2010), Firestorm: Allied Airpower and the Destruction of Dresden (edisi ke-unabridged), Random House Publishing Group, hlm. 91, ISBN 9780307769619 
  • Foot, M.R.D. (1990), Holland at war against Hitler: Anglo-Dutch relations, 1940-1945, ISBN 978-0-7146-3399-2 
  • Goossens, Allert (2011), Welcome, website of 1998-2009 Stichting Kennispunt Mei 1940, diakses tanggal January 2013 
  • Götzel, H (1980), Generaloberst Kurt Student und seine Fallschirmjäger (dalam bahasa German), Podzun-Pallas Verlag, ISBN 3-7909-0131-8  OCLC 7863989
  • Grayling, A.C. (2006), Among the Dead Cities, London: Bloombury, ISBN 0-7475-7671-8 
  • Hastings, Max (1999), Bomber Command, London: Pan Books, ISBN 978-0-330-39204-4 
  • Hinchcliffe, Peter (2001) [1996], The other battle: Luftwaffe night aces versus Bomber Command, Airlife Publishing, ISBN 978-1-84037-303-5 
  • Hooton, Edward (1994), Phoenix Triumphant; The Rise and Rise of the Luftwaffe, London: Arms & Armour Press, ISBN 1-86019-964-X 
  • Hooton, Edward (2007), Luftwaffe at War; Blitzkrieg in the West, London: Chervron/Ian Allan, ISBN 978-1-85780-272-6 
  • Jong, dr. L de (3 May 1940), Het Koninkrijk der Nederlanden in de Tweede Wereldoorlog deel (dalam bahasa Dutch), hlm. 352 
  • Lackner, a.D. (Gen-Lt) (1953), Bericht Einsatz des KG.54 auf Rotterdam (dalam bahasa German), Freiburg: Bundesarchiv Militärarchiv 
  • Nederlands Omroep Stichting (NOS) (10 December 2008), Veel meer gewonden in mei 1940. (dalam bahasa Dutch) 
  • Pauw, J.L. van der (2006), Rotterdam in de Tweede Wereldoorlog (dalam bahasa Dutch), Uitgeverij Boom, ISBN 90-8506-160-1 
  • The Nizkor Project (1991), "Chapter IX: Aggression Against Belgium, The Netherlands and Luxembourg (Part 3 of 6).", Nazi Conspiracy & Aggression, I, hlm. 766–768 
  • Roep, Thom; Loerakker, Co (1999), Van Nul to Nu Deel 3-De vaderlandse geschiedenis van 1815 tot 1940 (dalam bahasa Dutch), hlm. 42 square 2, ISBN 90-5425-098-4 
  • Speidel, Wilhelm (General der Flieger) (1958), "Chief of Staff Luftflotte 2 Western theatre January–October 1940 (K113-107-152)", The campaign in Western-Europe 1939-1940, Washington archives 
  • Taylor, Frederick (2005), Dresden: Tuesday, 13 February 1945, London: Bloomsbury, ISBN 0-7475-7084-1 
  • Wagenaar, Aad (1970), Rotterdam mei '40: De slag, de bommen, de brand (dalam bahasa Dutch), Amsterdam: De Arbeiderspers, ISBN 90-204-1961-7 
  •  ?. Kriegstagebuch IR.16, May 1940[kutipan diperlukan]
  • "Rotterdam Rises Again", Cairns Post, Queensland, Australia, hlm. 2, 2 March 1950 
  • Christiaanse, Kees (2012), Rotterdam (dalam bahasa English), Rotterdam: 010 Publishers, ISBN 978-90-6450-772-4 
  • Meyer, Han (1999), City and port : urban planning as a cultural venture in London, Barcelona, New York, and Rotterdam : changing relations between public urban space and large-scale infrastructure. (dalam bahasa English), Utrecht: International Books, ISBN 90-5727-020-X 
  • Diefendorf, Jeffry M. (1990), Rebuilding Europe's bombed cities. (dalam bahasa English), Basingstoke: Macmillan, ISBN 0-333-47443-0 
  • Taverne, E.R.M. (1990), The Lijnbaan (Rotterdam): a Prototype of a Postwar Urban Shopping Centre, in Rebuilding Europe's bombed cities, J.M. Diefendorf, Editor. (dalam bahasa English), Basingstoke: Macmillan, ISBN 0-333-47443-0 
  • Runyon, David (1969), An analysis of the rebuilding of Rotterdam after the bombing on May 14, 1940., University of Wisconsin 
  • van der Horst, Herman (1952), Houen zo! (dalam bahasa Dutch) 
  • Nambour Chronicle and North Coast Advertiser (17 November 1950), Rotterdam Raised From Ruins, Queensland, Australia, hlm. 2 
  • Kleinhans, R., H. Priemus, and G. Engbersen (2007), Understanding Social Capital in Recently Restructured Urban Neighbourhoods: Two Case Studies in Rotterdam. (dalam bahasa English), 44(5/6):, Urban Studies (Routledge), hlm. 1069–1091. 

Bacaan lanjutan[sunting | sunting sumber]

Foto