Lompat ke isi

Petalit

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Petalit
Petalit dari Negara Bagian Minas Gerais, Brasil (ukuran: 3×4 cm)
Umum
KategoriMineral
Rumus kimiaLiAlSi4O10
Klasifikasi Strunz9.EF.05
Identifikasi
Skala Mohs (kekerasan)6–6,5

Petalit, juga dikenal sebagai kastorit, adalah sebuah mineral litium aluminum fitosilikat dengan rumus LiAlSi4O10, yang mengkristal dalam sistem monoklinik. Petalit muncul sebagai kristal tabular dan massa kolumnar nirwarna, berwarna pink, abu-abu, kuning, kelabu kuning, hingga putih. Mineral ini terjadi pada pegmatit yang mengandung litium dengan spodumen, lepidolit, dan turmalin. Petalit adalah bijih litium yang penting, dan dikonversi menjadi spodumen dan kuarsa dengan memanaskannya hingga suhu ~500 °C dan di bawah tekanan 3 kbar dengan adanya fluida borosilikat alkali hidrat yang padat dengan komponen karbonat kecil.[1] Petalit (dan spodumen sekunder yang terbentuk darinya) memiliki kandungan besi yang lebih rendah daripada spodumen primer, sehingga menjadikannya sumber litium yang lebih berguna dalam, misalnya, produksi kaca. Varietas yang tidak berwarna sering digunakan sebagai batu permata.[butuh rujukan]

Penemuan dan keterjadian

[sunting | sunting sumber]
Petalit dari Paprok, Provinsi Nuristan, Afghanistan (ukuran: 7,3 × 2,9 × 2,4 cm)

Petalit ditemukan pada tahun 1800, oleh seorang naturalis dan negarawan Brasil Jose Bonifacio de Andrada e Silva. Jenis lokalitas: Pulau Utö, Haninge, Stockholm, Swedia. Nama ini berasal dari kata dalam bahasa Yunani petalon, yang berarti 'daun', mengacu pada belahannya yang sempurna.[2][3][4]

Deposit petalit bernilai ekonomis ditemukan di dekat Kalgoorlie, Australia Barat; Aracuai, Minas Gerais, Brasil; Karibib, Namibia; Manitoba, Kanada; dan Bikita, Zimbabwe.

Aplikasi ekonomi penting pertama untuk petalite adalah sebagai bahan baku untuk peralatan masak keramik kaca CorningWare.[butuh rujukan] Petalit juga telah digunakan sebagai bahan baku untuk glasir keramik.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Deer, W. A. (2004). Framework silicates: silica minerals, feldspathoids and the zeolites (Edisi 2.). London: Geological Soc. hlm. 296. ISBN 978-1-86239-144-4.
  2. Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Mindat
  3. D'Andraba (1800). "Des caractères et des propriétés de plusieurs nouveaux minérauxde Suède et de Norwège , avec quelques observations chimiques faites sur ces substances". Journal de Physique, de Chimie, d'Histoire Naturelle, et des Arts. 51: 239.
  4. Sowerby, James (1811). Exotic mineralogy: Or, Coloured figures of foreign minerals: As a supplement to British mineralogy.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]