Pagedongan, Banjarnegara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Pagedongan
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Banjarnegara
Pemerintahan
 • Camat Drs. Teguh
Luas 80,55 km2
Jumlah penduduk 35.452 Jiwa
Kepadatan 440 jiwa/km²
Desa/kelurahan 9

Pagedongan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Kecamatan Pagedongan adalah hasil pemekaran dari sebagian Kecamatan Banjarnegara dan sebagian Kecamatan Bawang. Kecamatan Pagedongan berada di sebelah selatan dari Kabupaten Banjarnegara. Jarak Kecamatan Kecamatan Pagedongan dari pusat Kabupaten Banjarnegara adalah sekitar 7 kilometer melalui Twelagiri. Luas wilayahnya 80.55 km² dan jumlah penduduknya sebanyak 35.452 Jiwa. Kecamatan Pagedongan terdiri atas 9 Desa. Pusat pemerintaha Kecamatan Pagedongan berada di Desa Pagedongan.

Desa/kelurahan[sunting | sunting sumber]

  1. Duren
  2. Gentansari
  3. Gunungjati
  4. Kebutuhduwur
  5. Kebutuhjurang
  6. Lebakwangi
  7. Pagedongan
  8. Pesangkalan
  9. Twelagiri

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

  1. Sebelah Utara : Kecamatan Bawang dan Kecamatan Banjarnegara
  2. Sebelah Timur : Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Kebumen
  3. Sebelah Selatan : Kabupaten Kebumen
  4. Sebelah Barat : Kecamatan Bawang dan Kabupaten Kebumen

Geografi[sunting | sunting sumber]

Sebagian besar wilayah Kecamatan Pagedongan termasuk dalam Pegunungan Serayu Selatan dengan ketinggian 100-800 meter di atas permukaan laut sehingga memiliki kontur wilayah perbukitan curam. Titik tertinggi di Kecamatan Pagedongan berada di Gunung Midangan yang terletak di perbatasan Desa Pesangkalan dengan Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Wonosobo. Jenis tanah di wilayah ini didominasi oleh tanah Alluvival dan Latosol. Iklim Kecamatan pagedongan sebagaimana desa-desa lain di wilayah Indonesia mempunyai dua iklim yaitu kemarau dan penghujan, dan beriklim tropis yang dipengaruhi muson tenggara hal tersebut mempunyai pengaruh langsung terhadap pola tanam yang ada di wilayah ini. Kecamatan Pagedongan bagian selatan termasuk dalam lokasi Cagar Alam Geologi Nasional Karangsambung yang dikelola oleh Balai Informasi Dan Konservasi Kebumian Karangsambung Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Sungai yang ada di Kecamatan Pagedongan diantaranya Sungai Duren, Sungai Mondo, Sungai Lokidang, Sungai Loning dan Sungai Sapi.

Penduduk[sunting | sunting sumber]

Sebagian besar penduduk Kecamatan Pagedongan berprofesi sebagai petani tegalan, buruh tani, Ibu Rumah Tangga, Pedagang, Peternak, Wiraswasta dan PNS. Umumnya penduduk usia produktif pergi merantau atau bersekolah ke kota besar seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi (Jabotabek), Kota Bandung, Kota Semarang, Kota Surabaya, Kota Yogyakarta, Kota Surakarta, Purwokerto dan sejumlah kota besar di luar pulau seperti Sumatera, Bali, dan Kalimantan. Mayoritas penduduk Kecamatan Pagedongan memeluk agama Islam. Jenjang pendidikan yang dicapai penduduk di wilayah ini adalah hingga Universitas meski sebagiaan besar tamatan Sekolah menengah pertama dan Sekolah dasar.

Potensi[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Pagedongan mempunyai potensi agribisnis yang tersebar di sejumlah sektor seperti Kehutanan, Perikanan, Perkebunan, Pertanian dan Peternakan. Bahkan Kecamatan Pagedongan sudah dikenal sebagai penghasil Salak. Sedangkan hasil tambang galian C dari Kecamatan Pagedongan yakni berupa batu alam, marmer, Sementara itu dari sektor Pariwisata terdapat objek wisata Curug Pletuk yang berada di lereng Gunung Midangan Desa Pesangkalan. Curug Pletuk merupakan air terjun yang mempunyai ketinggian 80 meter dengan air yang jernih mengalir di tengah kawasan hutan milik Perhutani.


Referensi[sunting | sunting sumber]