Batur, Banjarnegara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Batur
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Banjarnegara
Luas 47,171 km²
Jumlah penduduk 38.086 (2009)
Kepadatan 800 jiwa/km²
Desa/kelurahan 8
Peta Kecamatan Batur, Banjarnegara

Batur adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Kecamatan Batur terletak di sebelah utara Kabupaten Banjarnegara. Jarak Kecamatan Batur dari pusat Kabupaten Banjarnegara adalah 42 kilometer melalui Karangkobar. Luas wilayahnya 47,171 km² terbagi menjadi 35 Dusun. Jumlah penduduk Kecamatan Batur pada tahun 2009 adalah 38.086 jiwa terdiri dari 19.045 jiwa laki-laki dan 19.041 jiwa perempuan. Pusat pemerintahan Kecamatan Batur berada di Desa Batur.

Desa/kelurahan[sunting | sunting sumber]

  1. Bakal
  2. Batur
  3. Dieng Kulon
  4. Karangtengah
  5. Kepakisan
  6. Pasurenan
  7. Pekasiran
  8. Sumberejo

Batas-batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

  1. Sebelah Utara : Kabupaten Batang
  2. Sebelah Timur : Kabupaten Wonosobo
  3. Sebelah Selatan : Kecamatan Pejawaran dan Kabupaten Wonosobo
  4. Sebelah Barat : Kecamatan Wanayasa

Geografi[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Batur memiliki ketinggian antara 1.663-2.093 meter di atas permukaan laut. Bentuk topografi seluruhnya merupakan dataran tinggi yang termasuk dalam kawasan Dataran Tinggi Dieng dengan puncak-puncaknya seperti Gunung Petarangan, Gunung Jimat, Gunung Pengamunamun, dan Gunung Sipandu. Dengan demikian Kecamatan Batur terdapat banyak kawah sebagai tempat keluarnya gas, uap air dan berbagai material vulkanik lainnya. Kecamatan Batur mempunyai jenis tanah andosol. Kecamatan Batur yang beriklim tropis dengan dua musim dalam satu tahunnya yaitu musim kemarau dan penghujan, dengan suhu berkisar 14—20 °C di siang hari dan 9—12 °C di malam hari. Pada musim kemarau (Juli dan Agustus), suhu udara dapat mencapai 0 °C di pagi hari dan memunculkan embun beku yang oleh penduduk setempat disebut bun upas ("embun racun") karena menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian. Sejumlah sungai yang berada di Kecamatan Batur antara lain Sungai Mrawu, Sungai Gondang, Sungai Dolok, Sungai Jawan dan Sungai Sigugor.

Penggunaan Lahan[sunting | sunting sumber]

Luas Wilayah Kecamatan Batur adalah 4.717,100 Ha, yang terdiri dari tanah Kering seluas 4.717,100 Ha dengan rincian tanah pekarangan/bangunan seluas 4.461,654 Ha, tanah tegalan/kebun 3.023,553 Ha, tanah hutan negara seluas1.062,300 Ha, kolam seluas1,500 Ha, perkebunan seluas 39,850 Ha dan lain-lain seluas 128,243 Ha. Pada lahan tanah kering digunakan untuk jenis tanaman hortikultura dan jenis sayuran. Sebagian besar lahan tegalan digunakan untuk perkebunan teh yang tersebar disetiap desa seperti kentang dan teh. Sementara hutan pinus berada di lereng-lereng gunung yang tersebar di setiap desa kecuali Desa Pasurenan

Fasilitas Umum[sunting | sunting sumber]

  1. Pasar Tradisional Batur
  2. Puskesmas Batur I dan II
  3. Terminal Batur

Sekolah[sunting | sunting sumber]

  • Tingkat TK
  • Tingkat SD/MI
  1. SDN 1 Batur
  2. SDN 2 Batur
  3. SDN 3 Batur
  4. SDN 4 Batur
  5. SDN 5 Batur
  6. SDN 6 Batur
  7. SDN 7 Batur
  8. SDN 8 Batur
  9. SDN 9 Batur
  10. SDN 1 Bakal
  11. SDN 2 Bakal
  12. SDN 1 Dieng Kulon
  13. SDN 2 Dieng Kulon
  14. SDN 1 Karangtengah
  15. SDN 2 Karangtengah
  16. SDN 1 Kepakisan
  17. SDN 2 Kepakisan
  18. SDN 3 Kepakisan
  19. SDN 1 Pekasiran
  20. SDN 2 Pekasiran
  21. SDN 1 Sumberejo
  22. SDN 2 Sumberejo
  23. SDN 3 Sumberejo
  24. SDN 1 Pesurenan
  25. SDN 2 Pesurenan
  26. MI Muhammadiyah 1 Batur
  27. MI Muhammadiyah 2 Batur
  28. MI Muhammadiyah 3 Batur
  29. MI Islamiyah Pekasiran
  • Tingkat SLTP
  1. SMPN 1 Batur
  2. SMPN 2 Batur
  3. MTS Muhammadiyah Batur

Potensi[sunting | sunting sumber]

Di Kecamatan Batur menyimpan potensi agribisnis yang tinggi Seperti sektor komoditi pertanian pada lahan tanah kering, dengan jenis tanaman hortikultura dan jenis sayuran seperti Kentang, Kol, Sawi, Wortel, Bawang Daun, Waluh, Tomat, Cabe, dan jenis sayuran lainnya. Selain Komoditi utama pertanian tanaman hortikultura Kecamatan Batur juga berpotensi untuk pengembangan, antara lain Perkebunan Teh, Jenis Tanaman Kacang-kacangan, Buah Careca, Jenis Tanaman penambah Stamina seperti Purwaceng dan Ginseng serta sektor Peternakan seperti Sapi, Domba Batur, dan Ayam.

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Di Kecamatan Batur juga terdapat berbagai kawah, telaga, candi, mata air panas dan sumur yang sebagian di gunakan untuk wisata.

  • Air terjun
  1. Curug Mrawu (Tieng Batur)
  • Kawah
  1. Kawah Candradimuka di Desa Pekasiran
  2. Kawah Sinila di Desa Batur
  3. Kawah Timbang di Desa Sumberejo
  4. Kawah Sileri di Desa Kepakisan
  5. Kawah Sikidang di Desa Dieng Kulon
  • Telaga
  1. Telaga Dringo di Desa Pekasiran
  2. Telaga Merdada di Desa Karangtengah
  3. Telaga Sewiwi Desa Karangtengah
  • Candi
  1. Candi Dwarawati di Desa Dieng Kulon
  2. Komplek Candi Arjuna di Desa Dieng Kulon
  3. Candi Bima di Desa Dieng Kulon
  4. Candi Gatotkaca di Desa Dieng Kulon
  • Pemandian Air Panas Bitingan di Desa Kepakisan
  • Sumur Jalatunda di Desa Pekasiran
  • Dieng Culture Festival: Dieng Culture Festival merupakan acara pesta budaya terbesar yang diadakan setiap tahunnya di kawasan wisata Dieng yang berpusat di Kompleks Candi Arjuna, Desa Dieng Kulon. Secara garis besar, acara Dieng Culture Festival identik dengan prosesi ruwatan rambut Gimbal anak anak Dieng baik dari Kecamatan Batur maupun dari Kabupaten Wonosobo sebagai acara inti, biasanya akan dimeriahkan dengan Program-program lain seperti Pentas Seni Budaya, Pergelaran Wayang Kulit, Festival Film, Pertunjukan Jazz atas awan dan sebagainya[1].


  1. ^ Dieng Culture Festival, Acara Tahunan Dieng