Negara terbelakang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Pemukiman Kumuh


Negara Terbelakang adalah negara tidak mampu berdiri sendiri karena tidak memiliki sistem ekonomi yang dapat memenuhi dan menstabilkan tingkat perekonomian negaranya sehingga dapat memengaruhi keadaan kehidupan masyarakat di negaranya.[1] Selain itu, negara terbelakang memiliki tingkat kemiskinan yang tinggi dan terjadi hampir di seluruh wilayah negaranya.[1] Menurut Paul Hoffman, menggambarkan keadaan suatu negara terbelakang dalam suatu ungkapan sebagai berikut: setiap orang dapat memahami suatu negara terbelakang apabila ia melihatnya.[2] Ia adalah suatu negara yang ditandai oleh kemiskinan, kota yang dipadati oleh pengemis dan penduduk desa yang sulit untuk mencari nafkah di kampung halamannya sendiri.[2] Ia adalah suatu negara yang jarang memiliki suatu industri, seringkali dengan persediaan tenaga dan listrik yang tidak memadai.[2] Negara seperti itu biasanya tidak memiliki jalan raya dan jalan kereta api yang cukup, pemerintah belum dapat memberikan pelayanan yang memadai dan komunikasi yang ada biasanya buruk.[2] Rumah sakit dan lembaga pendidikan tinggi sangat sedikit.[2]

Daftar Negara Terbelakang di Dunia[sunting | sunting sumber]

  1. . Comoros, Afrika Selatan[3]
  2. . Somalia, Afrika Timur[3]
  3. . Malawi, Afrika Selatan[3]
  4. . Kepulauan Solomon, kelompok pulau di Samudra Pasifik Selatan[3]
  5. . Kongo, Afrika Tengah[3]
  6. . Burundi, Afrika Tengah[3]
  7. . Timor Timur / Timor-Leste, Asia Tenggara[3]
  8. . Tanzania, Afrika Timur[3]
  9. . Afganistan, Asia Selatan[3]
  10. . Yaman, Timur Tengah[3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "Pengertian Negara Terbelakang atau Belum Berkembang". Bimbingan. Diakses tanggal 2014-05-22. 
  2. ^ a b c d e "NEGARA SEDANG BERKEMBANG" (PDF). Dwi Susilowati. Diakses tanggal 2014-05-23. 
  3. ^ a b c d e f g h i j "10 Negara Termiskin di Dunia". Carapedia. Diakses tanggal 2014-05-23.