John Maynard Keynes

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
"Keynes" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Keynes (disambiguasi).
John Maynard Keynes
Ekonomi Keynesian
Keynes tahun 1933
Lahir 5 Juni 1883
Cambridge, Cambridgeshire, Inggris
Meninggal 21 April 1946 (umur 62)
Tilton, dekat Firle, Sussex, Inggris
Institusi King's College, Cambridge
Bidang
Alma mater
Dipengaruhi Adam Smith, Thomas Malthus, Alfred Marshall, Arthur Pigou, Nicholas Johannsen, Knut Wicksell, Piero Sraffa, John Neville Keynes, Bertrand Russell[1]
Memengaruhi John Kenneth Galbraith, Paul Samuelson, John Hicks, Nicholas Kaldor, Joan Robinson, Hyman Minsky, Amartya Sen, Abba Lerner, Franco Modigliani, James Tobin Robert Solow, Ha Joon Chang, Joseph Stiglitz, Steve Keen, Paul Krugman, Robert Shiller, George Akerlof, Brad DeLong, Thomas Piketty, Yanis Varoufakis, Robert Reich, Zhou Xiaochuan, Wolfgang Stützel, Mariana Mazzucato, Robin Hahnel, Axel Leijonhufvud, Manmohan Singh, Ekonomi Keynesian Baru, Ekonomi pasca-Keynesian
Kontribusi

John Maynard Keynes, Baron Keynes ke-1,[2] CB, FBA (/ˈknz/ KEYNZ; 5 Juni 1883 – 21 April 1946), adalah ekonom Inggris yang gagasannya mengubah teori dan praktik ekonomi makro serta kebijakan ekonomi dunia. Ia melanjutkan dan memperbaiki teori sebelumnya yang menjelaskan penyebab terjadinya siklus bisnis. Ia diakui sebagai salah satu ekonom paling berpengaruh abad ke-20 dan pendiri ekonomi makro modern.[3][4][5][6] Pemikiran-pemikirannya menjadi dasar mazhab ekonomi Keynesian dan semua turunannya.

Pada tahun 1930-an, Keynes memimpin revolusi pemikiran ekonomi yang menantang gagasan ekonomi neoklasik bahwa pasar bebas, dalam jangka pendek hingga menengah, akan mengisi seluruh lapangan pekerjaan asalkan tuntutan upah pekerja tetap fleksibel. Ia berpendapat bahwa permintaan agregat menentukan tingkat seluruh aktivitas ekonomi dan kurangnya permintaan agregat akan memicu pengangguran tingkat tinggi yang bertahan lama. Menurut ekonomi Keynesian, campur tangan pemerintah diperlukan untuk menstabilkan "kempis kembangnya" siklus aktivitas ekonomi.[7] Keynes mendukung penerapan kebijakan fiskal dan moneter untuk mencegah dampak buruk resesi dan depresi ekonomi.

Setelah Perang Dunia II, sejumlah ekonom Barat ternama menerima saran kebijakan Keynes. Dua puluh tahun setelah Keynes meninggal dunia tahun 1946, hampir semua negara kapitalis di dunia menerapkan kebijakan Keynes. Pengaruh Keynes memudar pada tahun 1970-an, salah satunya karena stagflasi parah yang menghambat ekonomi Inggris-Amerika sepanjang dasawarsa tersebut serta "kenaifan teori Keynesian"[8] yang dilontarkan oleh Milton Friedman, ekonom yang memprediksi krisis tersebut.[9] Ia bersama ekonom lainnya meragukan kemampuan pemerintah untuk mengatur siklus bisnis secara positif menggunakan kebijakan fiskal.[10] Meski beberapa pihak menyebut bahwa teori moneter Friedman memengaruhi tanggapan Federal Reserve terhadap krisis keuangan global 2007–08,[11] ada pula yang menyebut bahwa kebijakan ekonomi pemerintah yang diambil pada tahun itu bagian dari kemunculan kembali Keynesianisme modern.[12]

Majalah Time memasukkan Keynes ke daftar Most Important People of the Century pada tahun 1999. Menurut Time, "gagasannya yang radikal, yaitu pemerintah harus membelanjakan uang yang tidak dimilikinya, mungkin berhasil mencegah runtuhnya kapitalisme."[13] The Economist menjuluki Kenyes "ekonom abad ke-20 paling terkenal di Britania Raya."[14] Selain menjadi ekonom, Keynes juga merupakan pegawai negeri, direktur Bank of England, dan anggota perkumpulan intelek Bloomsbury Group.[15]

Karya[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Bradley W. Bateman; Toshiaki Hirai; Maria Cristina Marcuzzo, ed. (2010). The Return to Keynes. Harvard University Press. p. 146. ISBN 9780674053540. 
  2. ^ Jenkins, Nicholas. "John Maynard Keynes 1st Baron Keynes (I7810)". W. H. Auden – 'Family Ghosts'. Stanford University. Diakses tanggal 18 October 2011. 
  3. ^ Daniel Yergin & Joseph Stanislaw. "book extract from The Commanding Heights" (PDF). Public Broadcasting Service. Diakses tanggal 13 November 2008. 
  4. ^ "How to kick-start a faltering economy the Keynes way". BBC. 22 October 2008. Diakses tanggal 13 November 2008. 
  5. ^ Cohn, Steven Mark (2006). Reintroducing Macroeconomics: A Critical Approach. M.E. Sharpe. p. 111. ISBN 0-7656-1450-2. 
  6. ^ Davis, William L, Bob Figgins, David Hedengren, and Daniel B. Klein. "Economic Professors' Favorite Economic Thinkers, Journals, and Blogs," Econ Journal Watch 8(2): 126–146, May 2011.[1]
  7. ^ Time Value of Money. "How John Maynard Keynes Changed the World of Economics". InvestingAnswers. Diakses tanggal 2 October 2013. 
  8. ^ "Milton Friedman". Commanding Heights. PBS. October 1, 2000. Diakses tanggal September 19, 2011. 
  9. ^ Nobel prize winner Paul Krugman stated that, "In 1968 in one of the decisive intellectual achievements of postwar economics, Friedman not only showed why the apparent tradeoff embodied in the idea of the Phillips curve was wrong; he also predicted the emergence of combined inflation and high unemployment ... dubbed ‘stagflation.” Paul Krugman, Peddling Prosperity: Economic Sense and Nonsense in an Age of Diminished Expectations (1995) p 43 online
  10. ^ "To Set the Economy Right". Time magazine. 27 August 1979. Diakses tanggal 13 November 2008. 
  11. ^ Edward Nelson, "Friedman’s Monetary Economics in Practice," Finance and Economics Discussion Series, Divisions of Research & Statistics and Monetary Affairs, Federal Reserve Board, April 13, 2011. Nelson stated, "in important respects, the overall monetary and financial policy response to the crisis can be viewed as Friedman’s monetary economics in practice." and "Friedman’s recommendations for responding to a financial crisis largely lined up with the principal financial and monetary policy measures taken since 2007." Nelson, "Review," in Journal of Economic Literature (Dec, 2012) 50#4 pp 1106-1109
  12. ^ Chris Giles in London, Ralph Atkins in Frankfurt and Krishna Guha in Washington. "The undeniable shift to Keynes". Financial Times. Diakses tanggal 23 January 2009. 
  13. ^ Robert Reich (29 March 1999). "The Time 100: John Maynard Keynes". Time (magazine). Diakses tanggal 18 June 2009. 
  14. ^ "The IMF in Britain: Toothless truth tellers". Economist.com. 11 May 2013. Diakses tanggal 2 October 2013. 
  15. ^ "The Bloomsbury Group". Therem.net. 22 August 2007. Diakses tanggal 26 May 2012. 

Referensi[sunting | sunting sumber]

Bacaan lanjutan[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Gelar kebangsawanan
Ciptaan baru Baron Keynes
1942–1946
Hilang
  1. ^ http://www.rba.gov.au/publications/rdp/2000/pdf/rdp2000-04.pdf