Ekonomi Singapura

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Ekonomi Singapura
Singapore Skyline at blue hour (8026584052).jpg
Downtown Core, Singapura
Mata uang Dolar Singapura (SGD/S$)
Tahun fiskal 1 April – 31 Maret
Organisasi perdagangan WTO, APEC, IOR-ARC, ASEAN
Statistik
PDB US$445,172 milyar (2014 est, PPP)
Pertumbuhan PDB 2.8% (2014)
PDB per kapita $81.345 (PPP, 2014 est.),[1] $56,112 (nominal, 2014 est.)[2]
PDB per sektor pertanian: 0%; industri: 26.6%; jasa: 73.4% (2011 est.)
Inflasi (IHK) 1.5%[3]
Penduduk
di bawah garis kemiskinan
N/A
Koefisien gini 47.3 (2011)
Angkatan kerja
berdasarkan sektor
Perakitan 15.5%, konstruksi 13.7%, jasa 70.1%, lain-lain 0.8%(2013 est.)
Pengangguran 1.9% (2013 est.)
Industri utama elektronik, kimia, jasa keuangan, peralatan pengeboran minyak, pengilangan minyak bumi, pemrosesan karet dan produk karet, pemrosesan makanan dan minuman, konstruksi lepas pantai, sains, reekspor
Peringkat kemudahan melakukan bisnis 1st[4]
Eksternal
Ekspor US$410.3 billion (2013 est.)[5]
Komoditas ekspor mesin dan peralatan (termasuk elektronik dan telekomunikasi, obat dan kimia lainnya, produk pengilangan minyak bumi
Tujuan ekspor utama  Malaysia 12.2%
 Hong Kong 10.9%
 China 10.7%
 Indonesia 10.5%
 Amerika Serikat 5.5%
 Jepang 4.6%
 Australia 4.2%
 Korea Selatan 4.0% (2012 est.)[6]
Impor US$373 milyar (2013 est.)[5]
Komoditas impor mesin dan peralatan, bahan bakar, kimia, makanan, barang jadi
Negara asal impor utama  Malaysia 10.6%
 China 10.3%
 Amerika Serikat 10.2%
 Korea Selatan 6.8%
 Jepang 6.2%
 Indonesia 5.3%
 Arab Saudi 4.5%
 Uni Emirat Arab 4.1% (2012 est.)[7]
Modal investasi langsung asing $746,7 milyar (2012 est.)
Utang kotor luar negeri $1,174 triliun (31 December 2012 est.)
Pembiayaan publik
Utang publik 118.2% of GDP (2011 est.)
Pendapatan S$59.51 milyar (2014 est.)
Beban S$56.66 milyar (2014 est.) note: expenditures include both operational and development expenditures
Bantuan ekonomi none
Peringkat utang
Cadangan mata uang asing US$273,658 milyar (Juli 2014)[10]
Sumber data utama: CIA World Fact Book

Singapura memiliki sistem ekonomi pasar berorientasi perdangangan yang maju.[11][12] Ekonomi Singapura merupakan salah satu yang paling terbuka di dunia,[13] korupsi terendah ke-7,[14] paling pro-bisnis,[15] dengan pajak rendah (14.2% dari Produk Domestik Bruto)[16] serta memiliki PDB per kapita tertinggi ketiga dunia. Badan usaha milik negara memainkan peranan yang penting dalam ekonomi negara, yang memiliki beberapa perusahaan, seperti Temasek Holdings, yang memegang saham mayoritas di beberapa perusahaan besar negara itu seperti Singapore Airlines, SingTel, ST Engineering dan MediaCorp.

Ekspor, terutama bidang elektronik, kimia, dan jasa mencirikan bahwa Singapura merupakan penghubung regional utama untuk manajemen kekayaan[17][18][19] yang menyediakan sumber pendapatan utama bagi ekonomi, sehingga negara ini bisa membeli bahan mentah yang tidak mereka miliki. Selain itu, air juga tidak tersedia dalam jumlah banyak di Singapura[20] maka dari itu air juga dianggap sumber daya khusus di Singapura. Singapura memiliki tanah subur yang terbatas[21] sehingga mereka bergantung pada taman agroteknologi[22] untuk produksi dan konsumsi pertanian. Sumber daya manusia juga menjadi bagian penting bagi kesehatan ekonomi Singapura.[23] Ekonomi Singapura menempati posisi ke-5 menurut Scientific American Biotechnology pada tahun 2013 untuk 2 tahun berturut-turut.[24]

Singapura bergantung pada konsep perdagangan intermediet sampai reekspor, dengan cara membeli barang mentah kemudian diolah untuk diekspor kembali, speerti contohnya pada industri fabrikasi wafer dan pengilangan minyak. Singapura juga memiliki pelabuhan strategis yang menjadikannya lebih kompetitif daripada negara tetangganya. Singapura memiliki rasio perdangangan terhadap PDB tertinggi dunia, rata-rata berkisar 400% selama 2008–11.[25] Pelabuhan SIngapura adalah pelabuhan kedua tersibuk di dunia menurut volume kargo. Selain itu, infrastruktur pelabuhan yang baik ditambah pekerja berkeahlian, sebagai hasil dari suksesnya sistem pendidikan negara itu.

Pemerintah Singapura mengkampanyekan penabungan penghasilan dan investasi melalui kebijakan seperti Central Provident Fund, yang digunakan untuk mendanai kesehatan dan kebutuhan lanjut usia. Tingkat penduduk yang menabung termasuk yang tertinggi di dunia sejak 1970-an.[26]

Sejarah ekonomi[sunting | sunting sumber]

Di bawah ini merupakan tabel tren PDB Singapura yang diestimasi International Monetary Fund.

Tahun Pendapatan domestik bruto
(S$ juta)
Kurs dolar AS PDB Nominal per kapita GDP
(per % USA)
PDB per kapita (PPP)
(per % USA)
1980 25,117 2.14 dolar Singapura 39.65 55.00
1985 39,036 2.20 dolar Singapura 36.63 63.41
1990 66,778 1.81 dolar Singapura 52.09 74.76
1995 119,470 1.41 dolar Singapura 86.14 90.60
2000 159,840 1.72 dolar Singapura 66.19 91.48
2005 194,360 1.64 dolar Singapura 67.54 103.03
2007 224,412 1.42 dolar Singapura 74.61 107.92
2008 235,632 1.37 dolar Singapura 73.71 107.27
2009 268,900 1.50 dolar Singapura 78.53 108.33
2010 309,400 1.32 dolar Singapura 82.13 119.54
2011 270,020 1.29 dolar Singapura
2013 1.26 dolar Singapura

Data dan fakta[sunting | sunting sumber]

Persentase pertumbuhan ekonomi: 3.7% (2013)[27]

Pertumbuhan produksi industri: 6.8% (2007 est.)

Produksi listrik: 41.137,7 milyar kWh (2007)

Produksi listrik menurut sumber:
bahan bakar fosil: 100%
hidro: 0%
nuklir: 0%
lainnya: 0% (1998)

Konsumsi litrik: 37.420.3 milyar kWh (2007)

Ekspor listrik: 0 kWh (2007)

Impor listrik: 0 kWh (2007)

Produk pertanian: karet, kopra, buah-buahan; sayuran, ternak, telur, ikan, anggrek, ikan hias

Peringkat internasional[sunting | sunting sumber]

 Peringkat internasional Singapura
Peringkat politik
Organisasi Survei Peringkat
Freedom House Kebebasan sipil dan politik "Bebas sebagian"[28]
Freedom House Kebebasan pers "Tidak bebas"[29]
Reporters Without Borders Kebebasan pers 133 dari 175[30]
The Economist Level demokrasi 82 dari 167[31]
Transparency International Indeks Persepsi Korupsi 1 dari 180 (2010)[32]
Privacy International dan Electronic Privacy Information Center Privasi dari pengawasan pemerintah "Endemic surveillance society" status[33]
Peringkat ekonomi
Organisasi Survei Peringkat
International Monetary Fund GDP (nominal) per kapita 23 dari 180[34]
International Monetary Fund GDP (PPP) per kapita 5 dari 181[35]
International Monetary Fund Jumlah cadangan devisa 9 dari 156[36]
Perserikatan Bangsa-Bangsa koefisien GINI Koefisien Gini "42.5" (Negara berpendapatan tinggi tak setara)[37]
Bank Dunia Kemudahan berbisnis 1 dari 183[38]
World Economic Forum Kemudahan melakukan dagang 1 dari 118[39]
World Economic Forum Kekompetitifan Global 3 dari 133[40]
Peringkat sosial
Perserikatan Bangsa-Bangsa Indeks Pembangunan Manusia ke-23 dunia ("Negara maju")[41]
The Economist Kualitas hidup 11 dari 111[42]
Perserikatan Bangsa-Bangsa Kepadatan penduduk 2 dari 239[43]
The Economist Biaya hidup 11 dari 111[42]
Perserikatan Bangsa-Bangsa Jumlah imigran 22 dari 192[44]
International Energy Agency Emisi karbon dioksida per kapita 58 dari 210[45]
Center for Strategic and International Studies Jumlah tentara 62 dari 166[46]
Perserikatan Bangsa-Bangsa Tingkat kelahiran 221 dari 223[47]

Lihat juga[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ http://www.imf.org/external/pubs/ft/weo/2014/02/weodata/weorept.aspx?sy=2012&ey=2019&scsm=1&ssd=1&sort=country&ds=.&br=1&pr1.x=71&pr1.y=12&c=576&s=NGDPD%2CNGDPDPC%2CPPPGDP%2CPPPPC&grp=0&a=
  2. ^ "World Economic and Financial Surveys World Economic Outlook Database". International Monetary Fund. International Monetary Fund. 17 June 2011. Diakses tanggal 18 April 2013. 
  3. ^ "TAKE A LOOK-Asia inflation: Singapore inflation eases in December". Reuters. 
  4. ^ "Doing Business in Singapore 2013". World Bank. Diakses tanggal 22 October 2012. 
  5. ^ a b "EAST & SOUTHEAST ASIA :: SINGAPORE". CIA – The World Factbook. Central Intelligence Agency. 2013. Diakses tanggal 18 April 2013. 
  6. ^ "Export Partners of Singapore". CIA World Factbook. 2012. Diakses tanggal 23 July 2013. 
  7. ^ "Import Partners of Singapore". CIA World Factbook. 2012. Diakses tanggal 23 July 2013. 
  8. ^ "Sovereigns rating list". Standard & Poor's. Diakses tanggal 26 May 2011. 
  9. ^ a b c Rogers, Simon; Sedghi, Ami (15 April 2011). "How Fitch, Moody's and S&P rate each country's credit rating". The Guardian. Diakses tanggal 28 May 2011. 
  10. ^ "International Reserves and Foreign Currency Liquidity – SINGAPORE". International Monetary Fund. 5 May 2011. Diakses tanggal 31 May 2011. 
  11. ^ Central Intelligence Agency (6 August 2012). "CIA – The World Factbook". cia.gov. Diakses tanggal 13 August 2012. 
  12. ^ Ministry of Trade and Industry Singapore. "Free Market System". mti.gov.sg. 
  13. ^ World Economic Forum. "Global Enabling Trade Report" (PDF). 
  14. ^ "Corruption Perceptions Index 2014". Transparency International. Transparency International. 2014. Diakses tanggal 1 January 2015. 
  15. ^ "World Bank Doing Business Report 2012". World Bank. 
  16. ^ "Country Rankings". 2013 Index of Economic Freedom. The Heritage Foundation. 2013. Diakses tanggal 18 April 2013. 
  17. ^ Aun Long, Jek; Danny Tan (June 2010). "The growth of the private wealth management industry in Singapore and Hong Kong" (PDF). Capital Markets Law Journal 6 (1): 104–126. doi:10.1093/cmlj/kmq022. Diakses tanggal 18 April 2013. 
  18. ^ Neil Chatterjee; John O'Donnell (14 November 2008). "Wealth management prospers in Singapore". The New York Times. Diakses tanggal 18 April 2013. 
  19. ^ "Wealth Management". UBS. UBS. 3 April 2013. Diakses tanggal 18 April 2013. 
  20. ^ Jorn Madslien (6 May 2008). "Singapore water makes global waves". BBC News. Diakses tanggal 18 April 2013. 
  21. ^ Shim Kim Fah (1990). "Part IV Country Papers (Contd.)". FAO Corporate Document Repository. Agriculture and Consumer Protection. Diakses tanggal 18 April 2013. 
  22. ^ "Agrotechnology Parks". Agri-Food & Veterinary Authority of Singapore. Government of Singapore. 14 November 2012. Diakses tanggal 18 April 2013. 
  23. ^ Brenda S.A. Yeoh; Weiqiang Lin (April 2012). "Rapid Growth in Singapore's Immigrant Population Brings Policy Challenges". Migration Policy Institute. Migration Policy Institute. Diakses tanggal 18 April 2013. 
  24. ^ http://www.saworldview.com/scorecard/2013-scientific-american-worldview-overall-scores/
  25. ^ "WTO Trade Policy Review: Singapore". WTO. 
  26. ^ Siddiqui, Kalim (2010). "The Political Economy of Development in Singapore". Research in Applied Economics 2 (2): 6–7. doi:10.5296/rae.v2i2.524. 
  27. ^ Saad, Imelda (31 December 2013). "Singapore's economy grew by 3.7% in 2013, says PM Lee". Channel News Asia. Diakses tanggal 13 February 2014. 
  28. ^ Freedom in the World
  29. ^ Freedom of the Press
  30. ^ Press Freedom Index
  31. ^ Democracy Index
  32. ^ Corruption Perceptions Index
  33. ^ Privacy International
  34. ^ Daftar negara menurut PDB (nominal) per kapita
  35. ^ Daftar negara menurut PDB (PPP) per kapita
  36. ^ Daftar negara menurut cadangan devisa
  37. ^ List of countries by income equality
  38. ^ Ease of Doing Business Index
  39. ^ Global Enabling Trade Report
  40. ^ Global Competitiveness Report
  41. ^ Human Development Index
  42. ^ a b Quality-of-life index
  43. ^ List of countries and dependencies by population density
  44. ^ List of countries by immigrant population
  45. ^ List of countries by carbon dioxide emissions per capita
  46. ^ List of countries by number of troops
  47. ^ List of countries and territories by fertility rate

Pranala luar[sunting | sunting sumber]