Daftar tokoh Nusa Tenggara Barat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Daftar Tokoh Nusa Tenggara Barat ini hanya memuat nama tokoh-tokoh yang lahir di provinsi Nusa Tenggara Barat,Indonesia. Tokoh tersebut berasal dari etnis Sasak, Samawa, Mbojo serta etnis lain yang lahir di Nusa Tenggara Barat dan berperan dalam kehidupan masyarakat.

Daftar ini bukanlah suatu daftar yang statis, tetapi akan selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu sesuai perkembangan. Perangkat pemantau ini bisa digunakan untuk melihat perubahan terbaru dari artikel-artikel yang terkait dengan halaman ini. Jika pembaca melihat artikel tokoh di Wikipedia bahasa Indonesia yang semestinya masuk ke dalam daftar ini, silakan sunting halaman ini dan masukkan nama tokoh tersebut berikut keterangan dan pranalanya

Ahli Agama[sunting | sunting sumber]

Ahli Akuntansi dan Manajemen Sektor Publik[sunting | sunting sumber]

  • Harun Harun, BEcon (Unhas), MAcc (UWA), PhD (Waikato), CA (Indonesia), CPA (Australia) kini bekerja sebagai assistant professor bidang akuntasi dan manajemen sektor publik, Universitas Canberra, Australia[1]

Ahli Sejarah, Administrasi, Matematika, Sosiologi dan Bahasa[sunting | sunting sumber]

  • Helius Syamsuddin,Ahli Sejarah,Professor, Akademisi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, Jabar.
  • Umar Nimran, Ahli Administrasi,Professor, Akademisi Universitas Brawijaya(Unibraw), Malang, Jatim.
  • Syamsuddin AR,Ahli Bahasa,Professor, Akademisi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, Jabar.
  • Burhan Djamaluddin,Ahli sejarah Kebudayaan Islam, Akademisi UIN Sunan Ampel Surabaya.

Ahli Kesehatan[sunting | sunting sumber]

Ahli Ekonomi[sunting | sunting sumber]

  • Iwan Harsono, Akademisi Fakultas Ekonomi Universitas Mataram & Mantan Ketua Kawasan Pengembangan Ekonomit Terpadu (KAPET) NTB
  • Agus Suman, Akademisi, Professor ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya Malang.
  • Zulkieflimansyah, Politikus, Mengajar  FE UI.Rektor Universitas Teknologi Sumbawa.
  • Kurtubi,  Politikus, Ahli Ekonomi Perminyakan, Mengajar  FEUI dan Universitas Paramadina

Ahli Hukum[sunting | sunting sumber]

  • Galang Asmara, Akademisi Fakultas Hukum Universitas Mataram.
  • Lalu Husni, Akademisi Fakultas Hukum Universitas Mataram.
  • Idrus Abdullah, Akademisi Fakultas Hukum Universitas Mataram
  • Sirra Prayuna, Pengacara Nasional dan Ketua umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Mataram.

Ahli Politik[sunting | sunting sumber]

Ahli Pertanian[sunting | sunting sumber]

  • Mansur Ma'shum, Akademisi dan Mantan Rektor Universitas Mataram.
  • Baharuddin AB, Akademisi dan Koordinator Kopertis VIII.
  • Muhammad Ichsan, Akademisi dan Mantan Ketua Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET) NTB
  • Sunarpi, Akademisi dan Rektor Universitas Mataram.
  • Arifudin Sahidu Akademisi dan Pembantu Rektor 1 UNRAM

Birokrat & Pejabat Negara[sunting | sunting sumber]

Artis[sunting | sunting sumber]

Qari dan Qariah Nasional-Internasional, Olahragawan[sunting | sunting sumber]

Tuan Guru, Politisi, Pengusaha, Tetua Adat & Budayawan[sunting | sunting sumber]

  • Sitti Rauhun Zainuddin AM, putri Al-Maghfurlah Maulana Syaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid bersama Ummi Jauhariyah
  • Sitti Raihanun Zainuddin AM, putri Al-Maghfurlah Maulana Syaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid bersama Ummi Rahmatullah.
  • Lalu Gede M. Zainuddin Atsani, Rektor IAIH NW Lombok Timur.
  • Badrul Munir, Cendekiawan dan Mantan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat.
  • Nanang Samodra, Cendekiawan, Mantan Anggota DPR RI, Mantan Sekretaris Daerah NTB dan Politisi Partai Demokrat.
  • Abuya Zainul Arifin, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al Ikhwan Salama NaE, Bima, Mantan Bupati Bima.
  • Dane Rahil, Tokoh Adat dan Budaya Gumi Lombok Mirah Sasak Adi, (Pencipta Lagu Pemban Selaparang). Kepala Desa Lenek, Lombok Timur th 1935. Anggota DPRD Provinsi NTB th 1960. Pendiri Yayasan Amal Saleh Dana Dharma (Panti Sosial Bina Karya - PSBK) BALE SEKET (Rumah 50), kini Menjadi lembaga pendidikan formal sekolah Gratis SMK DANE RAHIL.
  • HL Mujitahid, Tokoh  Adat Majelis Adat Sasak Lombok.
  • H.L. Azhar,  Ketua Adat Majelis Adat Sasak Lombok
  • Willgo Zainar, Pengusaha, Politisi, dan Anggota DPR RI.
  • Lalu Winengan, Tokoh  Adat Majelis Adat Sasak Lombok.
  • Ferry Zulkarnain, Mantan Bupati Bima dengan Gelar Jena Teke (Raja Muda) Kesultanan Bima.
  • Siti Maryam Salahuddin, Putri Sultan Bima terakhir Muhammad Salahuddin, meraih gelar Doktor Bidang Filologi pada umur 83 tahun di UNPAD.
  • Daeng Moh.Abdurrahman (DMA)Kaharuddin, Sultan Sumbawa dengan Gelar Sultan Kaharuddin IV dinobatkan 11 April 2011.
  • Kahrul Zaman, Putra Sultan Kesultanan Dompu.
  • Abdul Muhiet El-Lefaqy, budayawan
  • Mawardin Sidik, Budayawan
  • A.D. Donggo, Sastrawan dan Budayawan
  • N. Marewo, Sastrawan dan Budayawan
  • Salman Faris, Sastrawan dan Akademisi

Bupati & Walikota[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Dr Harun Harun - University of Canberra". www.canberra.edu.au. Diakses tanggal 2016-10-18.