Bojongsoang, Bandung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Bojongsoang
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Barat
KabupatenBandung
Pemerintahan
 • CamatDrs.Yiyin Sodikin, M. Si.
Populasi
 • Total88,154 jiwa jiwa
Kode Kemendagri32.04.08 Edit the value on Wikidata
Desa/kelurahan6
Pemandangan di sekitar Bojongsoang

Bojongsoang adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Bojongsoang terletak sekitar 7 km di sebelah tenggara Kota Bandung atau sekitar 25 km dari Soreang, ibukota Kabupaten Bandung.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Bojongsoang berada di tengah-tengah cekungan bandung. Bojongsoang merupakan salah satu jalur penghubung antara Kota Bandung dengan kecamatan-kecamatan di Kabupaten Bandung bagian timur seperti Ciparay dan Majalaya. Bojongsoang dilintasi jalur kereta api Bandung - Ciwidey yang dibangun pada jaman penjajahan Belanda. Kini jalur tersebut sudah tidak aktif lagi.

Topografi[sunting | sunting sumber]

Bojongsoang berada di tengah Cekungan Bandung sehingga kontur tanahnya relatif datar yang dipenuhi Persawahan di bagian tengah dan timur. Sungai Citarum mengalir di sebelah selatan kecamatan yang menjadi batas alam dengan kecamatan Baleendah. Terletak di DAS Citarum sebagian wilayah kecamatan Bojongsoang sering terdampak banjir yang terjadi setiap musim hujan. Di Bojongsoang sering dijumpai Empang yang cukup luas di bekas area persawahan yang terbengkalai.

Perkembangan Wilayah[sunting | sunting sumber]

Bojongsoang kini merupakan kecamatan yang padat penduduk dan cukup pesat perkembangannya mengingat posisinya yang strategis dan jaraknya yang cukup dekat dengan Kota Bandung. Berbagai macam perumahan dan cluster dibangun di tiap penjuru wilayah Bojongsoang menggantikan sawah dan empang. Aktivitas perekonomian juga sangat berkembang dengan dibangunnya berbagai pusat perbelanjaan seperti Transmart dan Yogya Group Toserba. Dengan rencana pembangunan kota baru Tegalluar di desa Tegalluar dan Sapan di ujung timur kecamatan Bojongsoang dapat dipastikan perkembangan Bojongsoang kedepannya akan semakin pesat walaupun dampak negatifnya yaitu berkurangnya lahan kosong dan persawahan serta laju urbanisasi yang mungkin tidak terkendali.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]