Lompat ke isi

Cilengkrang, Bandung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Cilengkrang
Cilengkrang di Kabupaten Bandung
Cilengkrang
Cilengkrang
Peta lokasi Kecamatan Cilengkrang
Cilengkrang di Jawa Barat
Cilengkrang
Cilengkrang
Cilengkrang (Jawa Barat)
Cilengkrang di Jawa
Cilengkrang
Cilengkrang
Cilengkrang (Jawa)
Cilengkrang di Indonesia
Cilengkrang
Cilengkrang
Cilengkrang (Indonesia)
Koordinat: 6°54′18″S 107°41′39″E / 6.905019097137845°S 107.69407120105159°E / -6.905019097137845; 107.69407120105159Koordinat: 6°54′18″S 107°41′39″E / 6.905019097137845°S 107.69407120105159°E / -6.905019097137845; 107.69407120105159
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Barat
KabupatenBandung
Pemerintahan
 • Camat-
Populasi
 • Total- jiwa
Kode Kemendagri32.04.07 Edit nilai pada Wikidata
Kode BPS3204300 Edit nilai pada Wikidata
Desa/kelurahan6

Cilengkrang adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Cilengkrang terletak 11 km di sebelah timur Kota Bandung atau sekitar 28 km dari ibukota Kabupaten Bandung Soreang.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Cilengkrang terbentuk sebagai dampak dari perluasan Kota Bandung pada tahun 1987. Pada waktu itu Cilengkrang masih menjadi bagian Kecamatan Ujungberung di bawah administrasi Kabupaten Bandung. Kecamatan Ujungberung kemudian dipecah menjadi 3 bagian, sebagian masuk wilayah Kota Bandung sementara sisa desa yang masih tergabung dengan Kabupaten Bandung dimekarkan menjadi 2 kecamatan yaitu Cilengkrang dan Cileunyi.

Topografi[sunting | sunting sumber]

Kontur tanah kecamatan Cilengkrang cenderung menanjak ke arah utara karena terletak di kaki gunung Manglayang dan Bukittunggul yang masih merupakan rangkaian pegunungan Bandung Utara. Dengan kontur tanah seperti ini lebih cocok untuk kawasan perkebunan. Cilengkrang, bersama dengan Cimenyan saat ini mengalami alih fungsi lahan yang luar biasa dengan semakin padatnya pemukiman penduduk. Bencana tanah longsor menjadi sering terjadi dan banjir menjadi sering melanda kawasan yang terletak di bawahnya yaitu Gedebage yang masuk wilayah Kota Bandung dan menimbulkan masalah antar-wilayah.