Boga bahari

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Makanan laut
Moluska bermanfaat
Coque blanche (Cerastoderma edule).jpg
Hasil laut ("seafood")
Abalon
Remis
Kerang
Periwinkel
Kupang
Tiram
Simping

Cumi-cumi
Gurita
Sotong

Industri perikanan
Budi daya perairan

Boga bahari, makanan laut atau hidangan laut (bahasa Inggris: seafood) adalah sebutan untuk makanan berupa hewan dan tumbuhan laut yang ditangkap, dipancing, diambil dari laut maupun hasil budidaya. Burung dan burung air yang terdapat di laut tidak termasuk ke dalam makanan laut.

Di beberapa negara, istilah "makanan laut" juga mencakup mamalia laut, ikan dan kerang yang ditangkap atau dikumpulkan nelayan dari air tawar (danau dan sungai). Makanan laut merupakan sumber protein, lemak, vitamin, dan mineral (seng, zat besi, selenium, magnesium, dan iodium).

Aneka makanan laut[sunting | sunting sumber]



Ikan makarel

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Makanan laut sudah dikonsumsi manusia sejak zaman purba. Orang Mesir kuno memanfaatkan makanan laut sebagai sumber protein. Makanan laut diperoleh dengan cara memancing di Laut Mediterania dan Sungai Nil, serta memelihara ikan di kolam. Orang Yunani kuno juga memakan ikan dan kerang-kerangan dalam bentuk segar atau kering.[1]

Kesegaran makanan laut[sunting | sunting sumber]

Ikan[sunting | sunting sumber]

Makanan laut tersedia dalam bentuk segar, kering, atau beku. Ikan segar atau ikan beku biasanya dijual setelah dibekukan di dalam lemari es atau didinginkan dengan es. Ciri-ciri ikan bermutu baik:

  • Warna tubuh ikan harus cerah, mengkilat, dan terlihat bagus
  • Ikan Tidak berbau amis atau bau menyengat seperti amonia
  • Mata ikan harus terlihat cerah, jernih, dan menonjol keluar
  • Daging ikan tidak lunak dan lentur bila ditekan
  • Bagian insang atau bagian yang mengandung pembuluh darah harus terlihat merah tua atau merah jambu, dan bukan warna coklat atau abu-abu.

Kerang, kepiting, udang[sunting | sunting sumber]

  • Hewan laut yang memiliki cangkang harus utuh, tidak retak, atau pecah
  • Cangkang kerang atau tiram yang masih hidup akan menutup bila dipegang dengan tangan
  • Kaki-kaki dari kepiting dan udang karang yang hidup masih bisa bergerak.

Penyimpanan dan pengolahan[sunting | sunting sumber]

Setelah dibeli di pasar atau ditangkap di laut, kesegaran makanan laut harus dipertahankan agar tidak rusak. Kesegaran makanan laut dijaga dengan memasukkannya ke dalam kemasan berisi es, kotak es, atau lemari es. Sebelum kualitasnya menurun, makanan laut harus segera dimasak atau dikonsumsi.

Pengolahan makanan laut:

Restoran makanan laut di Indonesia[sunting | sunting sumber]

  • Rumah makan boga bahari, termasuk rumah makan dengan akuarium atau kolam ikan hidup, rumah makan boga bahari Tionghoa, rumah makan khas Makassar atau Manado.
  • Warung kaki lima hidangan laut yang menyajikan berbagai hidangan rebus, bakar, dan tumis.

Namun harap diperhatikan bahwa ada beberapa jenis makanan laut tertentu yang jika sering dikonsumsi dalam jumlah banyak dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh kita sehingga berisiko tinggi terkena pirai. (lihat: http://www.easygouttreatment.com/food-that-causes-gout.htm)

Masakan dari makanan laut[sunting | sunting sumber]

Asia[sunting | sunting sumber]

Eropa[sunting | sunting sumber]

Afrika[sunting | sunting sumber]

Amerika[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Pigott, George M. (1990). Seafood: Effects of Technology on Nutrition. CRC Press. 

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]