Antimon

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Antimonium)
Langsung ke: navigasi, cari
timahantimontelurium
As

Sb

Bi
Penampilan
abu-abu perak
Ciri-ciri umum
Nama, lambang, Nomor atom antimon, Sb, 51
Dibaca /ˈæntɪmɵnɪ/
AN-ti-mo-nee[note 1]
Jenis unsur metaloid
Golongan, periode, blok 155, p
Massa atom standar 121.760(1)
Konfigurasi elektron [Kr] 4d10 5s2 5p3
2, 8, 18, 18, 5
Kulit elektron dari antimon (2, 8, 18, 18, 5)
Sifat fisika
Fase solid
Massa jenis (mendekati suhu kamar) 6.697 g·cm−3
Massa jenis cairan pada t.l. 6.53 g·cm−3
Titik lebur 903.78 K, 630.63 °C, 1167.13 °F
Titik didih 1860 K, 1587 °C, 2889 °F
Kalor peleburan 19.79 kJ·mol−1
Kalor penguapan 193.43 kJ·mol−1
Kapasitas kalor 25.23 J·mol−1·K−1
Tekanan uap
P (Pa) 1 10 100 1 k 10 k 100 k
at T (K) 807 876 1011 1219 1491 1858
Sifat atom
Bilangan oksidasi 5, 3, -3
Elektronegativitas 2.05 (skala Pauling)
Energi ionisasi
(lebih lanjut)
pertama: 834 kJ·mol−1
ke-2: 1594.9 kJ·mol−1
ke-3: 2440 kJ·mol−1
Jari-jari atom 140 pm
Jari-jari kovalen 139±5 pm
Jari-jari van der Waals 206 pm
Lain-lain
Struktur kristal simple trigonal
Pembenahan magnetik diamagnetik[1]
Keterhambatan elektris (20 °C) 417 nΩ·m
Konduktivitas termal 24.4 W·m−1·K−1
Ekspansi termal (25 °C) 11 µm·m−1·K−1
Kecepatan suara (batang ringan) (20 °C) 3420 m·s−1
Modulus Young 55 GPa
Modulus Shear 20 GPa
Bulk modulus 42 GPa
Kekerasan Mohs 3.0
Kekerasan Brinell 294 MPa
Nomor CAS 7440-36-0
Isotop paling stabil
Artikel utama: Isotop dari antimon
iso NA Waktu paruh DM DE (MeV) DP
121Sb 57.36% Sb stabil dengan 70 neutron
123Sb 42.64% Sb stabil dengan 72 neutron
125Sb syn 2.7582 y β 0.767 125Te
· r


Antimon adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Sb dan nomor atom 51. Lambangnya diambil dari bahasa Latin Stibium. Antimon merupakan metaloid dan mempunyai empatalotropi bentuk. Bentuk stabil antimon adalah logam biru-putih. Antimoni kuning dan hitam adalah logam tak stabil. Antimon digunakan sebagai bahan tahan api, cat, keramik, elektronik, dan karet.

Sifat-sifat[sunting | sunting sumber]

Antimon merupakan unsur dengan warna putih keperakan, berbentuk kristal padat yang rapuh. Daya hantar listrik (konduktivitas) dan panasnya lemah. Zat ini menyublim (menguap dari fase padat) pada suhu rendah. Sebagai sebuah metaloid, antimon menyerupai logam dari penampilan fisiknya tetapi secara kimia ia bereaksi berbeda dari logam sejati.

Manfaat[sunting | sunting sumber]

Antimon dimanfaatkan dalam produksi industri semikonduktor dalam produksi diode dan detektor infra merah. Sebagai sebuah campuran, logam semu ini meningkatkan kekuatan mekanik bahan. Manfaat yang paling penting dari antimon adalah sebagai penguat timbal untuk batere. Kegunaan-kegunaan lain adalah campuran antigores, korek api, obat-obatan, dan pipa.

Oksida dan sulfida antimon, sodium antimonat, dan antimon triklorida digunakan dalam pembuatan senyawa tahan api, keramik, gelas, dan cat. Antimon sulfida alami (stibnit) diketahui telah digunakan sebagai obat-obatan dan kosmetika dalam masa Bibel.

Peringatan[sunting | sunting sumber]

Antimon dan senyawa-senyawanya adalah toksik (meracun). Secara klinis, gejala akibat keracunan antimon hampir mirip dengan keracunan arsen. Dalam dosis rendah, antimon menyebabkan sakit kepala dan depresi. Dalam dosis tinggi, antimon akan mengakibatkan kematian dalam beberapa hari.

Pada temperatur tinggi, antimon terkadang bisa mendai katalisator, membantu terurainya senyawa kimia menjadi unsur kimia asal terutama pada senyawa yang mempunyai relatif suhu leleh tinggi atau suhu nyala tinggi misalnya menguraikan thiner dari material anti gores pada cat logam atau menguraikan alkohol dari cairan rem atau minyak pelumas.

Senyawa antimon[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Magnetic susceptibility of the elements and inorganic compounds, in Handbook of Chemistry and Physics 81st edition, CRC press.


Kesalahan pengutipan: Ditemukan tag <ref> untuk kelompok bernama "note", tapi tidak ditemukan tag <references group="note"/> yang berkaitan