Yok Koeswoyo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Yok Koeswoyo
Latar belakang
Nama lahir Koesroyo Koeswoyo
Nama lain Yok Koeswoyo
Lahir 3 September 1943
Bendera Indonesia Tuban, Jawa Timur, Indonesia
Pekerjaan Penyanyi, Bassist, Arranger
Tahun aktif 1962 - sekarang
Perusahaan rekaman Remaco, Dimita Moulding Company. Ltd
Dipengaruhi The Beatles, The Everly Brothers
Pasangan Maria Sonya Tulaar (Meninggal 1973), Michelle Beguin
Anak Sari Yok Koeswoyo, Angga Koeswoyo (Meninggal)
Orang tua Raden Koswoyo, Rr. Atmini
Agama Islam
Anggota
Koes Bersaudara, Koes Plus

Koesroyo Koeswoyo (lahir di Tuban, Jawa Timur, 3 September 1943; umur 71 tahun) merupakan salah satu anggota grup band Koes Plus dan Koes Bersaudara. Yok merupakan pemain bass sekaligus backing vocal.

Koes Bersaudara[sunting | sunting sumber]

Yok Koeswoyo mulai aktif bermusik sejak awal dibentuknya grup musik bersama saudara kandungnya keluarga Koeswoyo yakni :(Jon Koeswoyo pada Bass, Tonny Koeswoyo pada gitar, Nomo Koeswoyo pada drum, Yon Koeswoyo pada vokal, dan Yok Koeswoyo pada vokal) dan seorang dari luar keluarga Koeswoyo yang bernama Jan Mintaraga sebagai gitaris awalnya. Pada mulanya mereka menamakan grup ini Kus Brothers di tahun 1958. Sebetulnya inspirasi duet Yon dan Yok itu adalah Kalin Twins, dua penyanyi Amerika bersaudara yang kembar. Namun dalam perkembangannya grup ini meniru pola Everly Brothers di Amerika, karena menggunakan 2 penyanyi kakak beradik yakni Yon dan Yok. Mereka merekam album pertama di tahun 1962. Setelah Jan Mintaraga mengundurkan diri, grup ini berganti nama menjadi Kus Bersaudara pada tahun 1963.

Beberapa waktu kemudian kakak tertua mereka Jon Koeswoyo pun mengundurkan diri, sehingga menyisakan 4 personil kakak beradik yang dipimpin oleh Tonny Koeswoyo. Grup ini kemudian kembali mengganti namanya menjadi Koes Bersaudara. Dalam formasi yang baru ini Yok didaulat memegang alat musik bass menggantikan peran Jon, disamping sebagai backing vocal mendampingi suara Yon. Grup ini meraih kesuksesan dalam beberapa album rekaman berikutnya selama beberapa tahun sebelum dipenjarakan oleh rezim Orde Lama Soekarno di Penjara Glodok pada tanggal 29 Juni 1965. Mereka dianggap memainkan lagu-lagu ngak-ngik-ngok (kebarat-baratan) yang terlarang masa itu. Mereka akhirnya dibebaskan pada tanggal 29 September 1965 (tepat sehari sebelum pecahnya Gerakan 30 September PKI). Selepas itu karir bermusik mereka kembali berjalan.

Keluar dari Koes Bersaudara[sunting | sunting sumber]

Meski meraih kesuksesan dalam bermusik, namun kehidupan anggota grup ini tetap dalam kesulitan ekonomi. Nomo Koeswoyo berinisiatif meninggalkan posisinya sebagai penabuh drum pada tahun 1969. Ia memilih berusaha di luar bidang musik sebagai pedagang untuk menghidupi keluarganya. Oleh Tonny Koeswoyo ia disuruh memilih untuk fokus pada musik di Koes Bersaudara atau keluar. Nomo bersikap lebih pragmatis dan memiliki prinsip yang berbeda dengan sang kakak, karena saat itu ia telah menikah dan telah memiliki 1 orang anak. Posisi drummer yang ditinggalkan Nomo Koeswoyo kemudian digantikan oleh Kasmuri (dikenal dengan panggilan Murry). Group ini pun mengubah namanya menjadi Koes Plus.

Yok Koeswoyo sempat memprotes keras terhadap keputusan kakaknya Tonny yang mengeluarkan Nomo dari band yang dipimpinnya. Ia pun memilih ikut mengundurkan diri sebagai wujud solidaritas terhadap kakak laki-laki ketiganya tersebut. Solidaritas kepada abangnya tersebut bahkan dilakukan dengan cara tidak mengizinkan alat musik (milik keluarga Koeswoyo) yakni bass miliknya dan juga drum yang ditinggalkan Nomo untuk dimainkan oleh para pemain pengganti di luar keluarga Koeswoyo. Mereka mengatakan agar band dibubarkan saja. Namun Tonny tetap bersikukuh meneruskan kiprahnya bermusik dengan Yon. Oleh Tonny, posisinya sebagai pemain bass digantikan oleh bassis lain yang berasal dari luar keluarga Koeswoyo yakni Totok Adji Rahman. Mereka menghasilkan album I Koes Plus volume I di tahun 1969.


Masuk Koes Plus[sunting | sunting sumber]

Yok akhirnya berubah pikiran dan bersedia bergabung grup Band Koes Plus menggantikan posisi Totok Adji Rahman sebagai bassis di tahun 1970. Sejak itu tetap berada dalam grup Koes Plus yang di kemudian hari berhasil meraih kesuksesan menjadi salah satu grup legendaris di Indonesia. Koes Plus melahirkan lebih dari 100 album dan sebagian besar menjadi lagi-lagu hits yang melegenda hingga saat ini. Dalam Grup Koes Plus selain sebagai bassis dan backing vocal, ia juga ikut menciptakan lagu dan bernyanyi. Beberapa lagu yang dinyayikannya diantaranya adalah "Kolam Susu", "Why Do You Love Me", "Tul Jaenak", dsb. Suara Yok sangat tinggi, banyak lagu yang dinyanyikannya kerap menggunakan nada-nada yang cukup tinggi.


Reuni Koes Bersaudara[sunting | sunting sumber]

Tahun 1977, atas desakan keluarga dan penggemar, Koes Bersaudara kembali bersatu sebagai sebuah grup musik dengan ditandai lagu "Kembali" yang direkam di album Koes Bersaudara Seri Perdana tahun 1977. Kesuksesan album ini kemudian diikuti 4 buah album berikutnya hingga tahun 1978. Dalam reuni ini, seluruh personil ikut menyumbangkan lagu dan sebagian menyanyikan sendiri lagu-lagu ciptaannya. Koes Bersaudara mulai era ini mencirikan setiap personilnya membuat lagu dan umumnya menyayikan sendiri lagu ciptaannya. Namun album-album tersebut tak begitu sukses di pasaran. Popularitas grup Koes Plus yang sudah begitu kuat di pasaran era 1970an tak bisa ditandingi oleh kembalinya Koes Bersaudara yang pernah populer di era 1960an. Grup ini akhirnya bubar, Yok bersama saudaranya Tonny dan Yon serta Murry kembali mengusung Grup Koes Plus.

Tahun 1979 - 1980 Koes Bersaudara mencoba kembali bersatu dengan melempar 2 buah album yang juga tak begitu sukses di pasaran. Grup ini pun kembali vakum selama beberapa tahun kemudian. Yok bersama kedua abangnya kembali kepada grup Koes Plus, sedangkan Nomo berkarier sebagai penyanyi solo dan kembali menekuni bisnisnya yang cukup sukses di kala itu.

Pada tahun 1986 Koes Bersaudara kembali bersatu dan mengeluarkan 6 buah album di tahun 1987. Grup ini sempat meraih kesuksesan dengan lagu "Kau Datang Lagi" pada album yang sama yang direkam tahun 1987. Namun kebersamaan itu tak berlangsung lama, karena pada tahun 1987 itu pula kemudian sang kakak Tonny Koeswoyo meninggal dunia karena penyakit kanker yang dideritanya. Sepeninggal Tonny, Koes Bersaudara masih sempat mengeluarkan 8 buah album di tahun 1988 dan 2 buah album di tahun 2000.


Koes Plus pasca Kematian Tonny Koeswoyo[sunting | sunting sumber]

Yok Koeswoyo masih sempat mengikuti perjalanan karir bermusik Koes Plus pasca wafatnya Tonny Koeswoyo di tahun 1987 hingga tahun 1997. Beberapa album telah mereka selesaikan dengan beberapa kali perubahan pada formasi anggota Koes Plus. Di penghujung tahun 1997, Yok memutuskan untuk beristirahat dari dunia musik, secara informal ia tidak lagi meibatkan dirinya dalam band Koes Plus. Meski demikan ia tidak meninggalkan sama sekali dunia musik yang telah ditekuninya sejak tahun 1962. Kadang-kadang hadir di pentas-pentas musik nostalgia bersama Koes Plus dengan berbagai formasi atau Koes Bersaudara pasca wafatnya Tonny Koeswoyo.


Kehidupan pribadi dan sosial[sunting | sunting sumber]

Yok Koeswoyo adalah anak ketujuh dari sembilan bersaudara anak dari pasangan Raden Koswoyo dan Rr. Atmini asal Tuban Jawa Timur. Sang ayah adalah pensiunan pegawai di Kementrian Dalam Negeri. Yok menikah dua kali. Pertama ia menikah dengan Maria Sonya Tulaar, seorang wanita asal Minahasa. Dari pernikahan beda agama ini ia memperoleh 2 orang anak yakni Sari Luise Herning Hapsari (Sari Yok Koeswoyo)yang mengikuti jejaknya sebagai penyanyi dan aktris, dan alm. Rangga Panji (Angga Koeswoyo) yang sempat menjadi pemain gitar Kelompok Band Junior (Band). Maria Sonya Tulaar meninggal karena kecelakaan pada saat mendampingi Yok menyelesaikan album bersama Koes Plus di ujung tahun 1973. Kesedihan atas kehilangan istrinya ini sempat ia torehkan dalam sebuah lagu yang berjudul "Maria". Sepeninggal Maria, Yok kemudian menikah lagi dengan seorang wanita Perancis yang bernama Michelle Beguin. Pernikahan kedua ini tidak memperoleh anak.

Instrumen[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]