Volume 2 (album Koes Plus)
| Volume 2 | ||||
|---|---|---|---|---|
| Album studio karya Koes Plus | ||||
| Dirilis | 27 Desember 1970[1] | |||
| Direkam | 27 April 1970 – 27 November 1970 | |||
| Studio | Dimita, Jakarta[2] | |||
| Genre | Psychedelic pop,[3] rock | |||
| Durasi | 33:10 | |||
| Label | Mesra | |||
| Produser | Dick Tamimi[2] | |||
| Kronologi Koes Plus | ||||
| ||||
Volume 2 adalah album kedua dari grup musik Koes Plus yang dirilis pada 27 Desember 1970 di bawah label Mesra. Album ini merupakan album masuknya Yok Koeswoyo sebagai bassist Koes Plus untuk menggantikan Totok AR yang keluar sebagai personil tetap Koes Plus.
Album ini kembali mengulangi sukses album Koes Plus sebelumnya dengan angka penjualan mencapai lebih dari 1,04 juta kopi. Album ini melahirkan beberapa hits seperti "Kisah Sedih Dihari Minggu", "Hidup Jang Sepi", "Andaikan Kau Datang" dan lainnya.
Latar Belakang
[sunting | sunting sumber]Setelah sukses album Dheg Dheg Plas, Koes Plus semakin percaya diri untuk merilis album berikutnya yang berjudul “Volume 2”. Dengan materi album yang begitu kuat dan banyaknya lagu yang berpotensi menjadi hits album ini akan dengan mudah memikat hati para pecinta musik Indonesia. Maka sang Ketua Tonny Koeswoyo pun mematok angka 3 juta keping sebagai target. Sayangnya, meskipun album ini sangat populer dan melahirkan banyak hits, ternyata penjualan kasetnya hanya mencapai angka sedikit di atas satu juta keping. Bagaimanapun, ini teteplah album yang luar biasa. Mengingat tak banyak band di Indonesia yang albumnya terjual jutaan kopi. Sesuai dengan judul albumnya ”Volume 2”, lagu-lagu di album ini memang bertaburan kata-kata cinta. Cobalah simak lagu "Kisah Sedih Di Hari Minggu", "Hidup Jang Sepi (Hidup Yang Sepi)", "Andaikan Kau Datang", "Bilakah Kau Pulang" dan "Hanja Pusaramu (Hanya Pusaramu)" yang tampil dengan nuansa klasik ala Bee Gees dan Grand Funk Railroad yang menghanyutkan. Yang menjadi lagu jagoan di album ini adalah lagu “Andaikan Kau Datang Kembali” yang kemudian berubah menjadi “Andaikan Kau Datang” saja setelah dituntut seorang video klip di TVRI. Koes Plus makin memantapkan posisinya sebagai band papan atas yang tak tergoyahkan oleh gempuran band-band baru. Album Volume 2 ditempatkan pada peringkat ke-21 dalam daftar "150 Album Indonesia Terbaik" versi majalah Rolling Stone Indonesia yang diterbitkan pada edisi #32 bulan Desember 2007.[4]
Daftar lagu
[sunting | sunting sumber]| No. | Judul | Pencipta | Vokal | Durasi |
|---|---|---|---|---|
| 1. | "Lagu Dalam Impian" | Tonny Koeswoyo | Yon dan Tonny | 2:19 |
| 2. | "Kisah Sedih Dihari Minggu" | Tonny Koeswoyo | Yon | 3:02 |
| 3. | "Kau Tinggalkan Aku" | Yon Koeswoyo | Yon bersama Tonny | 1:50 |
| 4. | "Pentjuri Hati (Pencuri Hati)" | Tonny Koeswoyo, Yok Koeswoyo, Murry | Yok | 2:22 |
| 5. | "Hidup Jang Sepi (Hidup Yang Sepi)" | Yon Koeswoyo | Yon | 3:14 |
| 6. | "Djangan Selalu Marah (Jangan Selalu Marah)" | Tonny Koeswoyo | Tonny | 2:19 |
| Durasi total: | 15:06 | |||
| No. | Judul | Pencipta | Vokal | Durasi |
|---|---|---|---|---|
| 7. | "Rahasia Hatiku" | Tonny Koeswoyo | Tonny bersama Yon | 3:24 |
| 8. | "Andaikan Kau Datang" | Tonny Koeswoyo | Yon | 3:07 |
| 9. | "Bilakah Kau Pulang" | Yon Koeswoyo | Yon | 2:48 |
| 10. | "Hanja Pusaramu (Hanya Pusaramu)" | Tonny Koeswoyo, Murry | Yok | 2:29 |
| 11. | "Mengapa Kau Sedih" | Yok Koeswoyo | Tonny | 3:58 |
| 12. | "Djandjimu (Janjimu)" | Murry | Yon | 2:18 |
| Durasi total: | 18:04 | |||
Personel
[sunting | sunting sumber]- Tonny Koeswoyo (dikreditkan sebagai "Tonny Koeswojo") – kibor, gitar, vokal
- Yon Koeswoyo (dikreditkan sebagai "Jon Koeswojo") – gitar, vokal
- Yok Koeswoyo (dikreditkan sebagai "Jok Koeswojo") – bass, gitar, vokal
- Kasmuri (Murry) – drum, gitar, vokal
Produksi
[sunting | sunting sumber]- Dick Tamimi – produser
- Rachman A. – teknisi perekaman
- Imam Kartolo – desain sampul
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Ginting 2009, hlm. 59.
- 1 2 "Dick Tamimi, Di Udara Dia Jaya!". komunitasaleut.com. Diakses tanggal 2 Februari 2023.
- ↑ "Volume 2". rateyourmusic.com. Diakses tanggal 2 Februari 2023.
- ↑ "150 Album Indonesia Terbaik". Rolling Stone Indonesia (dalam bahasa Indonesia) (32). Jakarta. Desember 2007. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
- Daftar pustaka
- Ginting, Asriat (2009). Musisiku. Jakarta: Republika. ISBN 978-979-1102-52-0.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- Volume 2 di Discogs
- (Indonesia) Volume 2 di Irama Nusantara