Sari Yok Koeswoyo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Sari Yok Koeswoyo
Latar belakang
Nama lahir Louisa Herning Hapsari
Nama lain Sari Yok Koeswoyo
Lahir 20 Agustus 1968
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
Pekerjaan Penyanyi, Artist
Tahun aktif 1978 - sekarang
Perusahaan rekaman Liman Record
Dipengaruhi The Beatles, The Everly Brothers
Pasangan Rachmat Ashari, Ervan Naro
Anak Dimitri, Michelle, Nabilla Latifah Ainun, Asyifa Ashari, Livya
Orang tua Yok Koeswoyo, Maria Sonya Tulaar (Meninggal 1973), Michelle Beguin (Ibu Tiri)
Agama Islam

Herning Hapsari atau yang lebih dikenal sebagai Sari Yok Koeswoyo (lahir di Jakarta, 20 Agustus 1968; umur 47 tahun) adalah penyanyi cilik di era tahun 1970-an. Herning merupakan anak pertama dari Yok Koeswoyo salah seorang personil dari group band Koes Bersaudara dan Koes Plus dengan istri pertamanya asal Tomohon, Minahasa Maria Sonya Tulaar. Ibunya meninggal pada tahun 1974 akibat kecelakaan mobil ketika ia dan adiknya alm. Rangga Panji Koeswoyo masih kecil. Ayahnya kemudian menikah lagi dengan seorang wanita Prancis yang bernama Michelle Beguin. Ibu tirinya inilah yang membesarkan mereka dengan penuh kasih sayang, karena dari perkawinanya dengan ayah Sari tidak dikaruniai anak.

Karier[sunting | sunting sumber]

Penyanyi Cilik[sunting | sunting sumber]

Sari Yok Koeswoyo mulai aktif dalam bernyanyi sejak tahun 1976 mengikuti jejak sepupunya Chicha Koeswoyo. Bakat menyanyi diturunkan dari ayahnya Yok Koeswoyo dan dari keluarga besar Koeswoyo lainnya yang banyak berkecimpung dalam dunia musik. Album perdananya yang bertitel Kemarau diluar dugaan langsung meraih Golden Record dan mengangkat namanya sebagai penyanyi anak-anak membayangi Chica Koeswoyo dan Yoan Tanamal. Kemudian berturut-turut ia merilis beberapa album dalam beberapa tahun kemudian seperti Jam Dinding, Paman Bloon, Tali, Kijang, dan Pesan Ibu. Namun album-album tersebut tak mampu menandingi keberhasilan pada album pertamanya tersebut.[1]

Ia juga sempat merilis beberapa album berbau operet cerita anak-anak album Bawang Merah & bawang Putih dan album Putri Bintang yang lumayan sukses di pasaran. Di penghujung masa kanak-kanaknya ia mengeluarkan album duet dengan adik laki-lakinya Angga Koeswoyo yang berjudul Saya sama Mama, Saya sama Papa dam album Berlari-lari. Album ini meraih penjualan yang lumayan sukses dan mereka kerap muncul di layar TVRI dalam jeda siaran niaga. Setelah beranjak remaja di tahun 1980-an ia beralih pada jenis lagu remaja. Ia sempat mengeluarkan album Malu-malu Mau, dilanjutkan dengan album Genit akh Kamu, Sweet Bali, dan Pilih yang Mana. Ia pun sempat melempar album dangdut berjudul Rama & Shinta.[2]

Ia pernah ikut ayahnya Yok Koeswoyo konser untuk rangkaian tur ke 10 kota di Indonesia, yang digelar pada 25 November 2006.

Aktris[sunting | sunting sumber]

Setelah dewasa, Sari lebih banyak terlibat dalam dunia akting. Ia pernah membintangi sebuah film layar lebar di tahun 2007 yang disutradari oleh KK Dheeraj yang berjudul 'Mau Dong Ah'. Dalam fim bergenre komedi itu ia beradu akting dengan Ruben Onsu, Komeng, Nunung Srimulat, Mpok Nori, dan Timbul Srimulat. Ia juga kerap bermain dalam beberapa sinetron televisi seperti 'Cinta Sejati', dsb.[3]

Seni lain[sunting | sunting sumber]

Meskipun ayahnya seorang personel band legendaris Koes Plus dan ia pun mantan penyanyi cilik, Sari ternyata lebih mencintai seni lukis dan seni rupa. Ia menyatakan dirinya selama ini asyik mempelajari seni lukis dan seni rupa. Sari juga menyenangi tari ballet dan tari Bali. Ini cukup banyak menolongnya saat tampil di atas panggung. Sehingga Sari tak merasa canggung lagi dalam olah gerak. Juga sewaktu Sari duduk di kelas satu SD, ia pernah menjadi juara deklamasi.


Kehidupan pribadi dan sosial[sunting | sunting sumber]

Sari Koeswayo menikah sebanyak 4 kali. Dari suami pertamanya, dikaruniai dua orang anak, yaitu Dimitri dan Michelle. Ia kemudian menikah lagi dengan Rachmat Ashari. Dari pernikahan keduanya ini, mereka dikaruniai 2 orang putri bernama Nabilla Latifah Ainun dan Asyifa Azhari. Mereka bercerai pada bulan April 2003. Kemudian Sari menikah secara siri dengan pesinetron berdarah Minangkabau-Manado bernama Ervan Naro. Dari perkawinannya itu ia memperoleh seorang anak yang bernama Livya. Pernikahan inipun tak berlangsung lama. Kemudian ia menikah lagi dengan warga negara Amerika Serikat bernama Craig Neff. Kini ia bermukim di Utah Amerika tempat asal suaminya.

Pada tahun 2006, Sari pernah terjerat kasus di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (19/12/2006), karena dituduh melakukan penganiayaan terhadap seorang wanita di sebuah klub malam. Kasus ini akhirnya selesai dengan perdamaian.

Sari telah berpindah agama dari Nasrani ke Islam pada tahun 1986 mengikuti jejak sepupunya Chicha Koeswoyo pada tahun 1985 dan temannya sesama penyanyi cilik Vien Is Harianto tahun 1980. Keputusannya menjadi mualaf bukan hal yang aneh, karena ayahnya seorang Muslim yang menikah beda agama dengan ibunya yang beragama Nasrani. Disamping itu dari silsilah keluarga besar ayahnya Koeswoyo, ia masih termasuk generasi 8 trah dari Sunan Muria di Tuban.

Sari Yok Koeswoyo cukup fasih berbahasa Perancis yang dipelajarinya secara otodidak dari istri kedua ayahnya berasal dari Perancis. Sari juga mampu membuat masakan Perancis seperti : chour, fleurs dan pizza.[4]


Diskografi[sunting | sunting sumber]

Lagu Anak-anak[sunting | sunting sumber]

  • "Gembala"
  • "Rumpun Bambu"
  • "Genitlah Kamu" yang pernah di tayangkan di TVRI pada tahun 80an.
  • "Bintang Kecil"
  • "Pelangi"
  • "Kemarau"
  • "Bermain Tali" (mendapat penghargaan Piringan Emas Puspen HanKam)
  • "Empat kali Tujuh"
  • dsb

Lagu Remaja[sunting | sunting sumber]

  • "Malu tapi mau"
  • "Untuk Sobat Lama"
  • "Impian Indah"
  • dll.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Senin, 18 Desember 2006
  2. ^ [3]
  3. ^ Senin, 25 Desember 2006
  4. ^ [4]