Sidat
| Sidat | |
|---|---|
| Seekor ikan sidat dari famili anguillidae | |
| Belut moray | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Actinopterygii |
| Superordo: | Elopomorpha |
| Ordo: | Anguilliformes |
| Subordo | |
|
Anguilloidei | |
Sidat (ordo Anguilliformes) adalah kelompok ikan yang memiliki tubuh ramping dan memanjang. Ikan ini masuk dalam Ordo Anguilliformes, yang terdiri atas 4 subordo, 19 famili, 110 genera, dan 400 spesies. Kebanyakan hidup di laut pada fase dewasanya. Beberapa spesies, terutama dari genus Anguilla, memiliki perilaku katadromus (catadromous), yaitu menghabiskan sebagian besar hidupnya di air tawar, tetapi melakukan perkawinan dan memijah di perairan laut.
Sebagai hewan konsumsi, terdapat beberapa jenis yang ditangkap dan juga dibibitkan, yaitu dari jenis Anguilla rostrata (sidat amerika) dan A. anguilla (sidat eropa). Di Indonesia dikenal empat jenis sidat konsumsi, yaitu A. bicolor, A. marmorata, A. celebensis, dan A. interioris.[1]
Sidat diketahui gemar memakan krustasea seperti udang-udangan dan kepiting, tetapi juga memakan berbagai jenis hewan air lainnya, yaitu cacing, serangga air, moluska, dan ikan. Sidat muda (glass eel) memakan organisme kecil seperti fitoplankton dan zooplankton, atau krustasea berukuran kecil[butuh rujukan].
Description
[sunting | sunting sumber]
Belut adalah ikan memanjang, memiliki rentang panjang dari 5 cm (2 in) pada belut berahang satu (Monognathus ahlstromi) hingga 4 m (13 ft) pada belut moray raksasa ramping.[2] Berat belut dewasa berkisar dari 30 g (1 oz) hingga lebih dari 25 kg (55 pon). Mereka tidak memiliki sirip perut, dan juga banyak spesies yang tidak memiliki sirip dada. Sirip punggung dan sirip anal mereka menyatu dengan sirip ekor, membentuk sebuah pita tunggal yang membentang sepanjang sebagian besar tubuh mereka. Belut berenang dengan menghasilkan gelombang yang mengalir sepanjang tubuh mereka. Mereka bisa berenang mundur dengan cara membalikkan arah gelombangnya.
Kebanyakan belut tinggal di perairan dangkal laut dan bersembunyi di pasir, lumpur, atau di antara batu - batu. Sebagian besar spesies belut adalah nokturnal, sehingga mereka jarang terlihat. Terkadang, mereka terlihat hidup bersama di dalam lubang atau "lubang belut". Beberapa belut juga hidup di perairan yang lebih dalam pada landas benua serta pada lereng laut dengan kedalaman hingga 4.000 m (13.000 ft). Hanya anggota genus Anguilla yang secara teratur mendiami air tawar, tetapi mereka pun tetap kembali ke air laut untuk berkembangbiak.[3]
Jenis belut sejati terberat adalah conger eropa. Ukuran maksimum dari spesies ini yang pernah tercatat mencapai panjang 3 m (10 ft) dan memiliki berat 110 kg (240 pon). Terdapat belut - belut yang lebih panjang, tetapi tidak seberat conger eropa, contohnya belut moray raksasa ramping, yang panjangnya mencapai 4 m (13 ft).[4]
Deskripsi
[sunting | sunting sumber]
Sidat adalah ikan memanjang, memiliki rentang panjang dari 5 cm (2 in) pada sidat berahang satu (Monognathus ahlstromi) hingga 4 m (13 ft) pada belut armang raksasa ramping.[2] Berat sidat dewasa berkisar dari 30 g (1 oz) hingga lebih dari 25 kg (55 pon). Mereka tidak memiliki sirip perut, dan juga banyak spesies yang tidak memiliki sirip dada. Sirip punggung dan sirip anal mereka menyatu dengan sirip ekor, membentuk sebuah pita tunggal yang membentang sepanjang sebagian besar tubuh mereka. Sidat berenang dengan menghasilkan gelombang yang mengalir sepanjang tubuh mereka. Mereka bisa berenang mundur dengan cara membalikkan arah gelombangnya.
Kebanyakan sidat tinggal di perairan dangkal laut dan bersembunyi di pasir, lumpur, atau di antara batu - batu. Sebagian besar spesies sidat adalah nokturnal, sehingga mereka jarang terlihat. Terkadang, mereka terlihat hidup bersama di dalam lubang atau "lubang sidat". Beberapa sidat juga hidup di perairan yang lebih dalam pada landas benua serta pada lereng laut dengan kedalaman hingga 4.000 m (13.000 ft). Hanya anggota genus Anguilla yang secara teratur mendiami air tawar, tetapi mereka pun tetap kembali ke air laut untuk berkembangbiak.[3]
Jenis sidat sejati terberat adalah conger eropa. Ukuran maksimum dari spesies ini yang pernah tercatat mencapai panjang 3 m (10 ft) dan memiliki berat 110 kg (240 pon). Terdapat sidat - sidat yang lebih panjang, tetapi tidak seberat conger eropa, contohnya belut armang raksasa ramping, yang panjangnya mencapai 4 m (13 ft).[4]
Klasifikasi
[sunting | sunting sumber]Subordo Anguilloidei
- Anguillidae (sidat air tawar)
- Chlopsidae
- Heterenchelyidae
- Moringuidae
- Muraenidae (Belut armang)
- Myrocongridae
Subordo Nemichthyoidei
Subordo Congroidei
- Colocongridae
- Congridae
- Termasuk Macrocephenchelyidae
- Muraenesocidae
- Nettastomatidae
- Derichthyidae
- Termasuk Nessorhamphidae
- Ophichthidae
Subordo Synaphobranchoidei
- Synaphobranchidae
- termasuk Simenchelyidae, Nettodaridae, dan Dysommidae
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ LPSDPL Serang. "Sidat (Anguilla spp.)". Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Serang Ditjen Pengelolaan SD Laut KKP. Diakses tanggal 6 April 2022.
- 1 2 McCosker, John F. (1998). Paxton, J.R.; Eschmeyer, W.N. (ed.). Encyclopedia of Fishes. San Diego: Academic Press. hlm. 86–90. ISBN 0-12-547665-5.
- 1 2 Prosek, James (2010). Eels: An Exploration. New York: HarperCollins. ISBN 978-0-06-056611-1.
- 1 2 FishBase Diarsipkan 10 November 2013 di Wayback Machine.. FishBase (15 November 2011).