Universitas Teknologi Digital Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari STMIK Akakom)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI)
UTDI-logo.png
Lambang UTDI
MotoDigital Global Integity
JenisPerguruan tinggi swasta
Didirikan30 Juni 1979; 42 tahun lalu (1979-06-30)
RektorIr. Totok Suprawoto, M.M., M.T.
Staf akademik
77 (2017)[1]
Jumlah mahasiswa9.685 (2018)
Alamat
Jl. Raya Janti (Majapahit) No. 143, Karang Jambe, Banguntapan
, , ,
7°47′37″S 110°24′20″E / 7.7935181°S 110.4054529°E / -7.7935181; 110.4054529
Warna     Biru      Kuning
Nama julukanKampus Programmer
Situs webutdi.ac.id
Universitas Teknologi Digital Logo.svg
Landmark Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI)

Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) adalah perguruan tinggi swasta di D. I. Yogyakarta yang merupakan perubahan bentuk dari STMIK Akakom. Sejarah berdirinya UTDI dimulai dari Akademi Aplikasi Komputer (AKAKOM) tahun 1979, lalu berkembang menjadi AMIK Akakom pada tahun 1985, selanjutnya menjadi STMIK Akakom pada tahun 1992, dan sekarang menjadi UTDI mulai tahun 2021.

UTDI dari awal berdirinya telah menghasilkan lulusan yang berkontribusi di berbagai bidang, khususnya industri teknologi informasi. Saat ini, UTDI memiliki 2 fakultas dengan 9 program studi. Saat ini UTDI telah berkolaborasi dengan NIIT, Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI),[2] SEAMOLEC, National Taipei University of Technology (Taipei Tech), PT. Asuransi Sinarmas, PT. Gamatechno, Refractory, PT. Sebangsa Bersama, Dilo, PT. CBN, PT. Indonesia Indicator, Software Seni, dan berbagai perusahaan IT. Selain itu, juga bekerjasama dengan lembaga sertifikasi seperti Cisco Networking Academy, Oracle Academy, MyOB dan Cloud Academy.[3]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Gedung pertama STMIK AKAKOM Yogyakarta pada tahun 1989

Pada tanggal 30 Juni 1979 didirikan Yayasan Pendidikan Widya Bakti Yogyakarta yang bertujuan mengembangkan dan menyebarluaskan pengetahuan tentang teknologi komputer dan informatika di kalangan masyarakat Indonesia melalui usaha pendidikan yang sistematis dan ilmiah. Yayasan tersebut mengelola sebuah akademi yang bernama Akademi Aplikasi Komputer, yang kemudian disingkat menjadi AKAKOM.

Landmark STMIK Akakom tahun 1992

Kemudian pada tanggal 31 Maret 1983, Akademi Aplikasi Komputer (AKAKOM), diubah menjadi Akademi Komputer dan Informatika Akakom. Pada tanggal 2 Mei 1985, nama Akademi Komputer dan Informatika Akakom diubah dan dibakukan menjadi Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Akakom. AMIK Akakom kemudian berubah menjadi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Akakom pada tanggal 8 Juni 1992, berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 262/DIKTI/Kep/1992 dengan status terdaftar bagi program sarjana dan status diakui bagi program diplomanya.

Pada tanggal 27 Oktober 2021, STMIK Akakom, berubah menjadi Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI), berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI Nomor 463/E/O/221 Tentang Izin Perubahan Bentuk dari Sekolah Tinggi Bentuk Menjadi Universitas.

Atribut identitas[sunting | sunting sumber]

[sunting | sunting sumber]

  • Segi tiga di tengah melambangkan orientasi gerak universitas yaitu melaksanakan tri darma perguruan tinggi.
  • Lingkaran berjumlah lima mengandung arti bahwa universitas berjuang membangun karakter berbudi pekerti luhur berlandaskan Pancasila. Lingkaran berjumlah lima juga melambangkan lima orang pendiri Yayasan Pendidikan Widya Bakti Yogyakarta dan STMIK Akakom sebagai cikal bakal Universitas Teknologi Digital Indonesia.
  • Bentuk lingkaran dengan saling berkaitan membentuk kesan universitas yang mengembangkan teknologi dengan keluwesannya (adaptif), dengan bidang ilmu pengetahuan yang saling berkaitan dan bersinergi, demikian pula seluruh komponen organisasi yang mampu bersatu dan bersinergi untuk mewujudkan visi dan misi universitas.
  • Tanda panah melambangkan penyelesaian masalah yang berarti segala bentuk permasalahan akan dapat diselesaikan dengan cara penanganan yang memberikan keseimbangan dalam berbagai aspek. Panah masuk berwarna biru melambangkan input universitas yang meliputi sumber daya, teknologi, data, ide-ide yang akan dikelola dengan manajemen ilmu pengetahuan secara ilmiah, profesional dan bertanggungjawab. Panah keluar berwarna kuning emas melambangkan output universitas yang meliputi sumber daya manusia, hasil riset, ilmu pengetahuan, dan inovasi teknologi yang siap dikembangkan ke segala arah untuk mensejahterakan masyarakat dan memajukan bangsa Indonesia.
  • Bentuk cakra yang merupakan senjata pamungkas Sri Kresna yang melambangkan segala permasalahan akan dapat diselesaikan dengan ridha Tuhan, ketekunan, kecermatan, kebijaksanaan dan demi kebaikan umat.
  • Warna biru melambangkan kecerdasan, kepercayaan dan kebenaran. Warna kuning sebagai turunan warna emas melambangkan generasi emas. Dengan harapan UTDI dapat menjadi kepercayaan dalam membangun kecerdasan bangsa, berpegang teguh kebenaran dan akan menghadirkan generasi emas untuk Indonesia.

Warna Khas[sunting | sunting sumber]

Warna Khas UTDI
Warna RGB CMYK Hex
     Biru 41,46,89 100,98,36,34 #292E59
     Kuning 248,185,53 0,36,86,0 #F8B935
     Orange 240,133,25 0,60,100,0 #F08519

Bendera almamater[sunting | sunting sumber]

Bendera almameter yang bentuk, warna, dan maknanya.

  • Warna abu-abu melambangkan kesederhanaan, sedangkan warna kuning melambangkan keagungan; dilandasi dengan kesederhanaan STMIK AKAKOM bertekad mengabdikan diri dalam bidang pendidikan untuk mewujudkan cita-citanya yang luhur.
  • Ditengah-tengah bendera tertera lambang STMIK AKAKOM dengan warna dasar abu-abu dan lambang kuning, sedangkan pada bagian atas lambang terdapat nama almameter dan pada bagian bawah lambang terdapat nama daerah tempat AKAKOM berada, Yogyakarta.
  • Arti secara keseluruhan, STMIK AKAKOM dengan kesederhanaannya akan mengarahkan segala kemampuannya dalam mewujudkan cita-citanya yang luhur untuk mengabdi kepada nusa dan bangsa dengan mengembangkan pendidikan melalui ilmu pengetahuan bidang informatika.

Mars[sunting | sunting sumber]

Kami kusuma nusantara harapan bangsa

Kami taruna Indonesia siap mengabdi negara

Kami teruna Indonesia siaga berlaga

Trus melangkah maju ke depan singkirkan semua rintangan

Universitas Teknologi Digital Indonesia

Membangun bangsa tugas kami, 'tuk Indonesia jaya

Ayo terus maju, maju melaju, maju laju bahtera laju

Kampus[sunting | sunting sumber]

Ruang Kelas UTDI 1

STMIK Akakom yang sekarang bernama Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) merupakan sekolah tinggi komputer pertama yang ada di Yogyakarta senantiasa ingin dapat memberikan nuansa IT dan menjadi kampus IT kebanggaan di kota Yogyakarta. UTDI siap meluluskan sarjana D-3 dan S-1 dibidang IT yang berdaya saing tinggi dibidangnya.

Lokasi kampus UTDI berada di Jalan Raya Janti (Majapahit) No. 143, Karang Jambe, Banguntapan, Bantul. Lokasi ini sangat mudah dijangkau dari segala arah. Kampus UTDI dekat dengan bermacam-macam fasilitas umum seperti Bandar Udara Internasional Adisutjipto, terminal bus, pusat perbelanjaan terbesar di Yogyakarta, pusat kegiatan pameran (Jogja Expo Center-JEC) dan akses ke luar kota yang mudah. Lingkungan kampus UTDI sangat kondusif untuk kegiatan belajar mengajar karena tidak berada di tepi jalan utama.

Fasilitas kampus[sunting | sunting sumber]

Gedung UPT Laboratorium Terpadu UTDI
Lab. Perangkat Keras UTDI
Lab. Aplikasi UTDI
Masjid kampus

UTDI memiliki ruang kelas yang nyaman untuk pembelajaran. UTDI juga memiliki 1 unit laboratorium terpadu 4 lantai yang terdiri dari (1) Lab. Jaringan Komputer & Sistem Operasi, (2) Lab Basis Data, (3) Lab Multimedia, (4) Lab Sertifikasi, (5) Lab Peripheral, (6) Lab Perangkat Keras, (7) Lab Bahasa, (8) Lab Komputer Dasar, (9) Lab Akuntansi, (10) Lab Pemrograman, dan (11) Lab Cloud Computing. Selain itu UTDI juga memiliki ruang perpustakaan, klinik mahasiswa, student lounge, koperasi, masjid, lapangan olah raga (basket, volly & futsal), auditoriumt Ruang Presentasi dan Bale Lantip.

Prestasi[sunting | sunting sumber]

  • Juara 1 DINAKOM tingkat Nasional dengan aplikasi “Mas Tupang” 2018[4]
  • Juara 1 Elinfo Competition 2017 dengan aplikasi “E-Penting (Electronic Personal Accounting)”
  • Juara 1 Futsal dalam PEMDAS CUP 2018
  • Juara 3 Lomba Dayung PALASTTA (LDP) tingkat Internasional
  • Juara 2 Dinacom Competition 2017

Fakultas & Program Studi[sunting | sunting sumber]

Universitas Teknologi Digital Indonesia memiliki 2 fakultas dengan 9 program studi.

Ruang Kelas UTDI 2

Fakultas Teknologi Informasi[sunting | sunting sumber]

Prodi. Teknologi Informasi (S2)[sunting | sunting sumber]

Program studi Magister Teknologi Informasi di program pascasarjana STMIK Akakom diarahkan untuk mempunyai kompetensi yang kuat di bidang teknologi perangkat lunak dan data. Calon lulusan merupakan profesional yang kompeten dalam merancang arsitektur data untuk suatu organisasi serta mampu menggunakan berbagai macam perangkat pengembangan untuk merekayasa data serta melakukan pemrosesan menggunakan berbagai algoritma untuk mengubah data menjadi insights serta menerapkan hasilnya untuk keperluan sistem smart. Prodi Magister berakreditasi Baik, berdasarkan SK dari BAN-PT nomor 8794/SK/BAN-PT/Ak-PKP/M/VI/2021.

Prodi. Informatika (S1)[sunting | sunting sumber]

Program Studi Informatika merupakan program studi yang unggul dan mampu bersaing di tingkat internasional untuk  bidang Big Data yang berfokus pada Data Engineering,  yang bersifat adaptif serta berlandaskan nilai-nilai luhur Budaya Bangsa. Profil lulusan untuk program studi Teknik Informatika menghasilkan 7 profil yaitu Computer Support Specialist, Software Development Application, Web Developer,  Computer Systems Analysis, Software Developer (Systems Software), Computer and Information Research Scientist dan Digitalpreneur.

Prodi. Sistem Informasi (S1)[sunting | sunting sumber]

Program Studi Sistem Informasi memberikan penekanan dan fokus dalam penerapan Sistem Informasi di bidang data engineering untuk Business Intelligence. Dengan fokus pada bidang data engineering yang akan digunakan dalam Business Intelligence, diharapkan profil lulusan yang muncul dari prodi ini yaitu pada bidang Data Engineering, Business  Analyst, Information System Auditor, T ConsultantS, Database Administrator, Application Development, User Interface (UI/UX) Designer.

Prodi. Teknik Komputer (S1)[sunting | sunting sumber]

Program studi Teknik Komputer ini memiliki keunggulan pada bidang keahlian dan keilmuan mengenai Keamanan Jaringan, Internet of Things, Infrastruktur Big Data serta InfrastrSPPur IoT. Prodi Teknik Komputer ini akan menghasilkan profil lulusan diantaranya yaitu sebagai System Engineer, Perekayasa Keamanan Jaringan, Perekayasa Infrastruktur Big Data & IoT, Perekayasa Sistem IoT, Konsultan IT, Pengajar serta Technopreneur.

Prodi. Rekayasa Perangkat Lunak Aplikasi (D3)[sunting | sunting sumber]

Pembelajaran pemanfaatan Teknologi Web, Teknologi Mobile, dan Integrasi Teknologi Web dan Mobile dalam mendukung proses bisnis akan menjadi fokus program studi Rekayasa Perangkat Lunak Aplikasi. Profil lulusan prodi ini diharapkan mampu menyelesaikan rekayasa sistem informasi dalam bidang manajemen data untuk keperluan bisnis dalam organisasi dan kemasyarakatan, mampu melakukan implementasi dalam bentuk pemrograman pada platform web dan mobile, mampu mengekstrak data dari sumber luar. Profesi lulusan program studi Rekayasa Perangkat Lunak Aplikasi ini meliputi, Programmer Aplikasi Komputer tingkat junior, Database Operator/Administrator, Web Designer, IT support, Technopreneurship.

Prodi. Teknologi Komputer (D3)[sunting | sunting sumber]

Program studi Teknologi Komputer merupakan program studi yang fokus dan berkompeten pada penyelenggaraan pendidikan ahli madya komputer yang kompeten dalam bidang Jaringan Komputer,  Internet of Things dan Aplikasi Mobile. Dengan fokus kompetensi pada bidang tersebut, maka lulusan dari program studi ini akan memiliki keahlian pada bidang-bidang pekerjaan sebagai Administrator Jaringan, Keamanan Jaringan, Pengembang Sistem IOT, Pengembang Aplikasi Mobile, Technopreneur.

Prodi. Sistem Informasi Akuntansi (D3)[sunting | sunting sumber]

Program Studi Sistem Informasi Akuntansi berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi di bidang komputerisasi akuntansi, perpajakan dan kewirausahaan. Sehingga fokus keahlian dan kompetensi prodi ini meliputi bidang akuntansi dan bisnis.  Profesi lulusan dari prodi ini meliputi : Pengembang Aplikasi Junior, Manager Muda, Supervisor Bidang Komputer atau Akuntansi, Entrepreneur, Profesional bidang Komputer  dan Akuntansi.

Fakultas Bisnis & Manajemen[sunting | sunting sumber]

Prodi. Bisnis Digital (S1)[sunting | sunting sumber]

Program Studi Bisnis Digital merupakan program studi yang menekankan pada bidang keilmuan dan keahlian mengenai Startup Bisnis Digital, Digipreneur, Manajemen Bisnis, Analisis Data, Marketplace, Sistem Informasi Enterprise, Big Data. Fokus pembelajaran yang dilakukan pada bidang keilmuan dan keahlian tersebut akan menghasilkan lulusan di bidang Internet marketing, e- Business Analyst, Data Science Analyst, Entrepreneur, Social Media Marketing, Startup Business Digital, Ahli teknologi Keuangan Digital (Fintech), Profesional Bisnis Digital, Researcher e Business, Digipreneur.

Prodi. Manajemen Ritel (S1)[sunting | sunting sumber]

Manajemen Retail merupakan program studi yang memiliki fokus dan kompetensi di bidang Online Retail, Offline Retail, Omni Channel Retail. Profil lulusan pada manajemen retail ini diharapkan akan sesuai dengan fokus dan kompetensinya antara lain sebagai Retail Owner, Retail Leader & Manager, Brand Manager, Category Manager, Product Manager.

Organisasi Kemahasiswaan[sunting | sunting sumber]

Organisasi kemahasiswaan merupakan wahana dan sarana untuk menampung kegiatan ekstrakurikuler di perguruan tinggi yang kegiatannya dibawah pengendalian Waket 3. Organisasi kemahasiswaan ini diselenggarakan dari, oleh, dan untuk mahasiswa.

Mulai periode 2002 organisasi mahasiswa terdiri atas:

  • Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), yang bertugas melaksanakan aspirasi mahasiswa, mengkoordinasi Unit Kegiatan Mahasiswa, dan melaksanakan kegiatan yang sifatnya umum
  • Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), yang berfungsi sebagai penyalur aspirasi mahasiswa, dan mengawasi kinerja BEM
  • Lembaga Keuangan Mahasiswa (LKM), yang bertugas mengelola keuangan lembaga kemahasiswaan (Keluarga Mahasiswa STMIK AKAKOM)
  • Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), yang bertugas pengelola kegiatan yang khas berupa minat bakat dan penalaran
  • Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), yang berfungsi untuk menampung kegiatan yang bersifat pengembangan apresiasi dalam bidang keilmuan dan keterampilan sesuai dengan jurusannya
  • Lembaga-lembaga otonom (LMO) yang mewadahi berbagai kegiatan yang tidak tertampung kelembagaan diatas dan memiliki karakteristik yang khas

Beasiswa[sunting | sunting sumber]

Beasiswa Bidikmisi[5][sunting | sunting sumber]

BIDIKMISI adalah bantuan biaya pendidikan bagi calon mahasiswa tidak mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademik baik untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada program studi unggulan sampai lulus tepat waktu.

Beasiswa Yayasan[sunting | sunting sumber]

Beasiswa yang dikelola oleh Yayasan Pendidikan Widya Bakti. Beasiswa merupakan bantuan biaya bagi mahasiswa berprestasi dengan kriteria berdasarkan nilai IP Kumulatif pada setiap semester sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh yayasan.

Beasiswa PPA[sunting | sunting sumber]

Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) bagi mahasiswa perguruan tinggi swasta yang dikelola oleh Kopertis Wilayah V. Beasiswa ini terbagi menjadi beberapa periode yang ditentukan langsung oleh pihak kopertis.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Dikti, Forlap (2017). Profil Perguruan Tinggi STMIK AKAKOM. Pangkalan Data Perguruan Tinggi Indonesia (Laporan). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-07-17. Diakses tanggal 16 Juli 2018. 
  2. ^ "MoU dengan ACCI". ACCI. Diakses tanggal 17 Mei 2018. 
  3. ^ "STMIK AKAKOM Kembangkan Cloud Academy". Tribun Jogja. Diakses tanggal 24 Juni 2018. 
  4. ^ "Mahasiswa STMIK AKAKOM Kembangkan Aplikasi Pencari Tukang Bangunan". Tribun Jogja. Diakses tanggal 7 Maret 2018. 
  5. ^ "Beasiswa BIDIKMISI". Situs Resmi Bidikmisi. Diakses tanggal 16 Juli 2018.