Piala Asia AFC 2011

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Piala Asia AFC 2011
(Arab) كأس آسيا 2011
2011 Asian Cup Logo.svg
Logo Piala Asia AFC 2011
Informasi turnamen
Tuan rumah  Qatar
Jadwal
penyelenggaraan
729 Januari 2011
Jumlah
tim peserta
16 (dari 1 konfederasi)
Tempat
penyelenggaraan
5 (di 2 kota)
Hasil turnamen
Juara Gold medal blank.svg  Jepang (gelar ke-4)
Juara kedua Silver medal blank.svg  Australia
Juara ketiga Bronze medal blank.svg  Korea Selatan
Juara keempat  Uzbekistan
Statistik turnamen
Jumlah pertandingan 32
Jumlah gol 90 (2,81 per pertandingan)
Jumlah penonton 405.361 (12.668 per pertandingan)
Pencetak gol
terbanyak
Bendera Korea Selatan Koo Ja-Cheol (5 gol)
Pemain terbaik Bendera Jepang Keisuke Honda
Penghargaan fair play  Korea Selatan
Jumlah Kartu kuning 75 (2,34 per pertandingan)
Jumlah Kartu kuningKartu kuningKartu merah 2 (0,06 per pertandingan)
Jumlah Kartu merah 3 (0,09 per pertandingan)
2007
2015

Piala Asia AFC 2011 adalah edisi kelima belas turnamen sepak bola Piala Asia AFC. Putaran final turnamen ini diselenggarakan di Qatar pada tanggal 7 hingga 29 Januari 2011. Ini adalah kali kedua Qatar menjadi tuan rumah Piala Asia AFC setelah penyelengaraan edisi 1988. Enam belas tim berpartisipasi pada putaran final, di mana Irak, Arab Saudi, dan Korea Selatan lolos otomatis sebagai tiga tim terbaik pada edisi sebelumnya, sementara Qatar lolos otomatis sebagai tuan rumah penyelenggara, dan India serta Korea Utara sebagai pemenang Piala Challenge AFC pada edisi 2008 dan 2010. Sepuluh tim lainnya merupakan dua tim terbaik dari babak kualifikasi yang dibagi dalam lima grup.

Jepang kembali menjuarai turnamen ini untuk keempat kalinya setelah mengalahkan Australia pada pertandingan final di Stadion Internasional Khalifa, Doha melalui gol tunggal Tadanari Lee pada perpanjangan waktu. Selaku juara, Jepang berhak mewakili Asia pada Piala Konfederasi FIFA 2013 yang digelar di Brasil. Korea Selatan berada pada peringkat ketiga setelah mengalahkan Uzbekistan dalam pertandingan perebutan tempat ketiga di Stadion Jassim Bin Hamad, Doha. Pemain Jepang Keisuke Honda menjadi pemain terbaik sepanjang turnamen, sementara pemain Korea Selatan, Koo Ja-Cheol menjadi pemain yang mencetak gol terbanyak sepanjang putaran final dengan 5 gol.

Bola resmi pertandingan untuk edisi ini adalah bola buatan Nike, yaitu Nike T90 Tracer.[1][2] Slogan resmi turnamen adalah "Yalla Asia" di mana sebuah lagu dinyanyikan oleh Jay Sean dan Karl Wolf serta menampilkan Radhika Vekaria. Lagu tersebut digubah dan ditulis oleh Radhika Vekaria, Max Herman, dan Zoulikha El Fassi. Max Herman memproduksi rekaman untuk Proyek Zoul 2011.

Tuan rumah[sunting | sunting sumber]

Hasil pemungutan suara
Negara Jumlah
 Qatar 6
 Iran 5
 India 1
Total suara 12

India, Iran, dan Qatar menyatakan diri berminat untuk menyelenggarakan turnamen edisi ini.[3] Australia juga menyatakan minatnya untuk mengajukan diri walaupun sudah terlambat.[4] Qatar secara resmi menyerahkan penawaran mereka pada 19 Juni 2007.[5] India kemudian mengundurkan diri dari penawaran,[6] sementara Iran gagal untuk menyerahkan dokumentasi penawaran pada batas waktu yang ditentukan.[6]

Pada 29 Juli 2007, saat Piala Asia AFC 2007 tengah berlangsung di empat negara di Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam), Presiden AFC, Mohamed Bin Hammam, menyatakan bahwa Komite Eksekutif AFC telah memutuskan bahwa turnamen edisi ini akan diselenggarakan di Qatar.[3] Ia menyatakan bahwa Qatar telah memberikan presentasi yang mengagumkan.[3] Qatar sebelumnya pernah menyelenggarakan Piala Asia pada tahun 1988.[7]

Pada kesempatan tersebut, juga diputuskan bahwa turnamen akan diselenggarakan pada bulan Januari, dari pilihan lain pada bulan Juli dan Agustus.[8] Pada Juli dan Agustus diperkirakan akan terlalu panas di Timur Tengah.[8]

Peserta[sunting | sunting sumber]

Kualifikasi[sunting | sunting sumber]

Peta peserta Piala Asia AFC 2011.
  Lolos ke putaran final
  Gagal melaju ke putaran final
Negara Status kelolosan Tanggal lolos Penampilan sebelumnya
 Qatar Tuan rumah 29 Juli 2007 7 (1980, 1984, 1988, 1992, 2000, 2004, 2007)
 Irak Juara Piala Asia AFC 2007 25 Juli 2007 6 (1972, 1976, 1996, 2000, 2004, 2007)
 Arab Saudi Juara kedua Piala Asia AFC 2007 25 Juli 2007 7 (1984, 1988, 1992, 1996, 2000, 2004, 2007)
 Korea Selatan Juara ketiga Piala Asia AFC 2007 28 Juli 2007 11 (1956, 1960, 1964, 1972, 1980, 1984, 1988, 1996, 2000, 2004, 2007)
 India Juara Piala Challenge AFC 2008 13 Agustus 2008 2 (1964, 1984)
 Uzbekistan Juara kedua Grup C 18 November 2009 4 (1996, 2000, 2004, 2007)
 Suriah Juara Grup D 18 November 2009 4 (1980, 1984, 1988, 1996)
 Iran Juara Grup E 6 Januari 2010 11 (1968, 1972, 1976, 1980, 1984, 1988, 1992, 1996, 2000, 2004, 2007)
 Republik Rakyat Tiongkok Juara kedua Grup D 6 Januari 2010 9 (1976, 1980, 1984, 1988, 1992, 1996, 2000, 2004, 2007)
 Jepang Juara Grup A 6 Januari 2010 6 (1988, 1992, 1996, 2000, 2004, 2007)
 Bahrain Juara kedua Grup A 6 Januari 2010 3 (1988, 2004, 2007)
 Uni Emirat Arab Juara Grup C 6 Januari 2010 7 (1980, 1984, 1988, 1992, 1996, 2004, 2007)
 Korea Utara Juara Piala Challenge AFC 2010 27 Februari 2010 2 (1980, 1992)
 Australia Juara Grup B 3 Maret 2010 1 (2007)
 Kuwait Juara kedua Grup B 3 Maret 2010 8 (1972, 1976, 1980, 1984, 1988, 1996, 2000, 2004)
 Yordania Juara kedua Grup E 3 Maret 2010 1 (2004)
Keterangan
1 Cetak tebal menyatakan juara pada tahun tersebut.
2 Cetak miring menyetakan tuan rumah penyelenggara pada tahun tersebut.

Skuat[sunting | sunting sumber]

Setiap negara peserta mengumpulkan skuat final yang terdiri atas 23 orang pemain pada tanggal 28 Desember 2010.[10]

Pengundian[sunting | sunting sumber]

Penempatan pot dilakukan berdasarkan prestasi pada turnamen edisi sebelumnya. Sementara, untuk tim yang melaju ke putaran final selaku juara Piala Challenge AFC, mereka ditempatkan di pot terakhir.[11]

Pot A Pot B Pot C Pot D

Sebagai tuan tumah, Qatar langsung masuk ke Grup A, sehingga tempat pertandingan yang melibatkan mereka telah diketahui terlebih dahulu sebelum undian dilaksanakan.[11]

Pengundian dilaksanakan pada 23 April 2010 dimulai pukul 19.00 waktu setempat, bertempat di Aspire Dome, Doha, Qatar.[11][12][13]

Grup A Grup B Grup C Grup D
 Qatar
 Kuwait
 Republik Rakyat Tiongkok
 Uzbekistan
 Arab Saudi
 Jepang
 Yordania
 Suriah
 Korea Selatan
 India
 Australia
 Bahrain
 Irak
 Korea Utara
 Uni Emirat Arab
 Iran

Lokasi penyelenggaraan[sunting | sunting sumber]

Lima stadion di dua kota yang berbeda menjadi lokasi penyelenggaraan pertandingan pada putaran final.[14] Hal ini didasarkan pada keputusan anggota Komite Penyelenggara AFC untuk turnamen ini.

Doha Ar-Rayyan Doha
Stadion Internasional Khalifa Stadion Ahmed bin Ali Stadion Thani bin Jassim
Kapasitas: 40.000 Kapasitas: 21.282 Kapasitas: 21.175
Stadion Internasional Khalifa Stadion Ahmed bin Ali Stadion Thani bin Jassim
Doha Doha
Stadion Suheim bin Hamad Stadion Jassim bin Hamad
Kapasitas: 12.000 Kapasitas: 12.946
Stadion Suheim bin Hamad Stadion Jassim bin Hamad

Wasit[sunting | sunting sumber]

12 tim perwasitan yang terdiri atas 1 orang wasit dan 2 orang asisten wasit telah ditunjuk oleh AFC. Salah satu tim berasal dari Konfederasi Sepak Bola Afrika.[15][16]

Wasit Asisten Wasit
Nama Negara Nama Negara
Ben Williams Bendera Australia Australia Benjamin Wilson Bendera Australia Australia
Hakan Anaz Bendera Australia Australia
Yuichi Nishimura Bendera Jepang Jepang Toru Sagara Bendera Jepang Jepang
Toshiyuki Nagi Bendera Jepang Jepang
Kim Dong-jin Bendera Korea Selatan Korea Selatan Jeong Hae-sang Bendera Korea Selatan Korea Selatan
Jang Jun-mo Bendera Korea Selatan Korea Selatan
Subkhiddin Mohd Salleh Bendera Malaysia Malaysia Mu Yuxin Bendera Republik Rakyat Tiongkok Tiongkok
Mohd Sabri bin Mat Daud Bendera Malaysia Malaysia
Abdullah Al Hilali Bendera Oman Oman Bakhadyr Kochkarov Bendera Kirgizstan Kirgizstan
Hamed Al-Mayahi Bendera Oman Oman
Abdulrahman Abdou Bendera Qatar Qatar Mohammad Jaber Dharman Bendera Qatar Qatar
Hassan Rashid Al Thawadi Bendera Qatar Qatar
Khalil Ibrahim Al Ghamdi Bendera Arab Saudi Arab Saudi Hassan Kamranifar Bendera Iran Iran
Reza Sokhandan Bendera Iran Iran
Abdul Malik Abdul Bashir Bendera Singapura Singapura Jeffrey Goh Gek Pheng Bendera Singapura Singapura
Haja Maidin bin Peer Mohamed Bendera Singapura Singapura
Nawaf Shukralla Bendera Bahrain Bahrain Khaled Rashed Al Allan Bendera Bahrain Bahrain
Mohammed Jawdat Al-Nahlawi Bendera Suriah Suriah
Ali Al-Badwawi Bendera Uni Emirat Arab Uni Emirat Arab Saleh Mohamed Al-Marzouqi Bendera Uni Emirat Arab Uni Emirat Arab
Yaser Ahmad Marad Bendera Kuwait Kuwait
Ravshan Irmatov Bendera Uzbekistan Uzbekistan Abdukhamidullo Rasulov Bendera Uzbekistan Uzbekistan
Rafael Ilyasov Bendera Uzbekistan Uzbekistan
Mohamed Benouza Bendera Aljazair Aljazair Mohamed Meknous Bendera Aljazair Aljazair
Abdelhak Etchiali Bendera Aljazair Aljazair

Empat orang wasit juga ditugaskan sebagai wasit cadangan.

Nama Negara
Alireza Faghani Bendera Iran Iran
Mohsen Torky Bendera Iran Iran
Valentin Kovalenko Bendera Uzbekistan Uzbekistan
Abdullah Balideh Bendera Qatar Qatar

Pada pelaksanaan turnamen, tim wasit dari Afrika tidak memimpin satupun pertandingan. Sementara, wasit Mohsen Torky sempat memimpin satu pertandingan babak grup.

Babak grup[sunting | sunting sumber]

Kriteria tie-break[sunting | sunting sumber]

Pada babak penyisihan grup, jika terdapat dua atau lebih tim yang tergabung dalam satu grup yang sama imbang pada jumlah poin yang sama, maka urutan posisi akhir akan ditentukan menurut kriteria tie-break yang urutannya sebagai berikut.[10]

  1. angka poin yang didapat pada pertandingan di antara tim yang dipertanyakan pada babak penyisihan grup
  2. selisih gol yang dihasilkan pada pertandingan di antara tim yang dipertanyakan pada babak penyisihan grup
  3. jumlah gol yang dicetak pada pertandingan di antara tim yang dipertanyakan pada babak penyisihan grup
  4. selisih gol dalam keseluruhan babak penyisihan grup
  5. jumlah gol yang dicetak dalam keseluruhan babak penyisihan grup
  6. adu tendangan penalti, bila hanya hanya dua tim yang dipertanyakan, dan kedua tim sedang di tempat pertandingan.
  7. angka yang dihitung berdasarkan jumlah kartu yang diperoleh pada babak penyisihan grup, dengan ketentuan penghitungan:
    1. setiap kartu kuning: 1 poin
    2. setiap kartu merah sebagai hasil dua kartu kuning: 3 poin
    3. setiap kartu merah langsung: 3 poin
    4. setiap kartu kuning yang diikuti sebuah kartu merah: 4 poin
  8. pengundian

Grup A[sunting | sunting sumber]

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1  Uzbekistan 3 2 1 0 6 3 +3 7 Lolos ke babak gugur
2  Qatar (H) 3 2 0 1 5 2 +3 6
3  Republik Rakyat Tiongkok 3 1 1 1 4 4 0 4
4  Kuwait 3 0 0 3 1 7 −6 0
Sumber: WorldFootball.net
(H) Tuan rumah.


Grup B[sunting | sunting sumber]

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1  Jepang 3 2 1 0 8 2 +6 7 Lolos ke babak gugur
2  Yordania 3 2 1 0 4 2 +2 7
3  Suriah 3 1 0 2 4 5 −1 3
4  Arab Saudi 3 0 0 3 1 8 −7 0


Grup C[sunting | sunting sumber]

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1  Australia 3 2 1 0 6 1 +5 7 Lolos ke babak gugur
2  Korea Selatan 3 2 1 0 7 3 +4 7
3  Bahrain 3 1 0 2 6 5 +1 3
4  India 3 0 0 3 3 13 −10 0


Grup D[sunting | sunting sumber]

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1  Iran 3 3 0 0 6 1 +5 9 Lolos ke babak gugur
2  Irak 3 2 0 1 3 2 +1 6
3  Korea Utara 3 0 1 2 0 2 −2 1
4  Uni Emirat Arab 3 0 1 2 0 4 −4 1

11 Januari 2011
Irak  1–2  Iran


Babak gugur[sunting | sunting sumber]

Seluruh waktu pertandingan merupakan waktu lokal (UTC+3).

Perempat final Semifinal Final
                   
21 Januari – Doha        
  Uzbekistan  2
25 Januari – Doha
  Yordania  1  
  Uzbekistan  0
22 Januari – Doha
    Australia  6  
  Australia (p.w.)  1
29 Januari – Doha
  Irak  0  
  Australia  0
21 Januari – Doha
    Jepang (p.w.)  1
  Jepang  3
25 Januari – Doha
  Qatar   2  
  Jepang (a.p.)  2 (3) Perebutan tempat ketiga
22 Januari – Doha
    Korea Selatan   2 (0)  
  Iran  0   Uzbekistan  2
  Korea Sltn. (p.w.)  1     Korea Selatan  3
28 Januari – Doha

Perempat final[sunting | sunting sumber]


Semifinal[sunting | sunting sumber]


Perebutan tempat ketiga[sunting | sunting sumber]

Final[sunting | sunting sumber]

Pencetak gol[sunting | sunting sumber]

5 gol
4 gol
3 gol
2 gol
1 gol
Gol bunuh diri

Hasil akhir[sunting | sunting sumber]

Peta peserta Piala Asia AFC 2011 berdasarkan hasil.
Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1  Jepang 6 4 2 0 14 6 +8 14 Juara
2  Australia 6 4 1 1 13 2 +11 13 Juara kedua
3  Korea Selatan 6 4 2 0 13 7 +6 14 Juara ketiga
4  Uzbekistan 6 3 1 2 10 13 −3 10 Juara keempat
5  Iran 4 3 0 1 6 2 +4 9
6  Yordania 4 2 1 1 5 4 +1 7
7  Qatar (H) 4 2 0 2 7 5 +2 6
8  Irak 4 2 0 2 3 3 0 6
9  Republik Rakyat Tiongkok 3 1 1 1 4 4 0 4
10  Bahrain 3 1 0 2 6 5 +1 3
11  Suriah 3 1 0 2 4 5 −1 3
12  Korea Utara 3 0 1 2 0 2 −2 1
13  Uni Emirat Arab 3 0 1 2 0 4 −4 1
14  Kuwait 3 0 0 3 1 7 −6 0
15  Arab Saudi 3 0 0 3 1 8 −7 0
16  India 3 0 0 3 3 13 −10 0
Sumber: WorldFootball.net
(H) Tuan rumah.

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Pemain terbaik Pencetak gol terbanyak Penghargaan Fair Play
Bendera Jepang Keisuke Honda Bendera Korea Selatan Koo Ja-Cheol  Korea Selatan

Tim terbaik[sunting | sunting sumber]

Penjaga gawang Bek Gelandang Penyerang

[sunting | sunting sumber]

Sponsor resmi Pendukung resmi

Maskot[sunting | sunting sumber]

Maskot resmi turnamen edisi ini adalah keluarga jerboa, sebuah hewan pengerat yang ditemukan di padang pasir Qatar.[17] Nama untuk setiap karakter didasarkan pada lokasi di utara, selatan, barat, dan timur Qatar.[17]

Keluarga ini digambarkan terdiri dari 5 orang anggota keluarga.[17]

Status Nama Dasar penamaan
Ayah Zkriti Daerah Zekreet di barat Qatar
Ibu Tranaa Daerah Turayna di selatan Qatar
Anak pertama (perempuan) Freha Daerah Freha di utara Qatar
Anak kedua (pria) Saboog Nama umum untuk jerboa di kawasan Teluk berbahasa Arab, dikaitkan dengan kecepatan
Anak ketiga (pria) Tmbki Daerah Timbic di timur Qatar

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ The Tracer's excitement for AC 2011. Konfederasi Sepak Bola Asia, 13 Desember 2010. Diakses pada 31 Desember 2010.
  2. ^ 2011 Asian Cup Official Ball Revealed. Asosiasi Sepak Bola Qatar, 16 Desember 2010. Diakses pada 31 Desember 2010.
  3. ^ a b c Qatar to host Asian Cup 2011. FIFA, 29 Juli 2007. Diakses pada 31 Desember 2010.
  4. ^ Chances to host 2011 Asian Cup fading. The Sydney Morning Herald, 13 Februari 2007. Diakses pada 31 Desember 2007.
  5. ^ Qatar submits bid to host 2011 Asian Cup. Orange.mu, 19 Juni 2007. Diakses pada 31 Desember 2010.
  6. ^ a b Qatar only nation to submit formal bid for 2011 Asian Cup. Reuters, 25 Juni 2007. Diakses pada 31 Desember 2010.
  7. ^ Asian Cup 2011 History. Konfederasi Sepak Bola Asia, 17 September 2008. Diakses pada 31 Desember 2010.
  8. ^ a b Qatar confirmed as host for 2011 Asian Cup. GulfNews.com, 29 Juli 2007. Diakses pada 31 Desember 2010.
  9. ^ Kalah, Indonesia Gagal ke Piala Asia 2011. KOMPAS bola, 6 Januari 2010. Diakses pada 1 Januari 2011.
  10. ^ a b "AFC Asian Cup Qatar 2011 Competition Regulations" (PDF). AFC. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 22 November 2011. 
  11. ^ a b c AFC Asian Cup Qatar 2011™ Finals draw mechanics. Konfederasi Sepak Bola Asia, 22 April 2010. Diakses pada 1 Januari 2011.
  12. ^ AFC Asian Cup Qatar 2011™ Finals Draw at the Dome. Konfederasi Sepak Bola Asia, 25 Maret 2010. Diakses pada 1 Januari 2011.
  13. ^ Donny Afroni. Inilah Drawing Piala Asia 2011. Goal.com Indonesia, 24 April 2010. Diakses pada 1 Januari 2011.
  14. ^ "AFC Organising Committee for AFC Asian Cup 2011". AFC. 14 July 2009. Diakses tanggal 14 July 2009. [pranala nonaktif permanen]
  15. ^ AFC Asian Cup Qatar 2011™ - Match officials. Konfederasi Sepak Bola Asia, 14 Desember 2010. Diakses pada 1 Januari 2011.
  16. ^ Match officials for AFC Asian Cup. Konfederasi Sepak Bola Asia, 28 Desember 2010. Diakses pada 1 Januari 2011.
  17. ^ a b c Meet the mascot family. Konfederasi Sepak Bola Asia, 11 November 2010. Diakses pada 1 Januari 2011.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]