Lompat ke isi

Piala Asia AFC 2027

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Piala Asia AFC 2027
AFC Asian Cup Saudi Arabia 2027 (Inggris)
كأس آسيا المملكة العربية السعودية 2027 (Arab)
Informasi turnamen
Tuan rumah Arab Saudi
Jadwal
penyelenggaraan
7 Januari – 5 Februari
Jumlah
tim peserta
24 (dari 1 konfederasi)
Tempat
penyelenggaraan
8 (di 3 kota)
2023
2031

Piala Asia AFC 2027 akan menjadi edisi ke-19 dari Piala Asia AFC, turnamen sepak bola pria empat tahunan yang diselenggarakan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Turnamen ini akan diikuti oleh 24 tim dan digelar di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027.[1][2]

Turnamen ini akan kembali ke siklus empat tahunan seperti biasa, setelah edisi 2023 ditunda ke tahun 2024 akibat pengunduran diri Tiongkok sebagai tuan rumah serta suhu musim panas yang tinggi di Qatar. Ini akan menjadi terakhir kalinya turnamen diadakan pada tahun ganjil setelah 20 tahun sejak 2007, karena turnamen akan beralih ke tahun genap seperti 2004 menyusul kekhawatiran FIFA terkait kemungkinan revisi terhadap kalender pertandingan internasional.[3][4]

Qatar adalah juara bertahan dua edisi terakhir, setelah meraih gelar juara pada 2019 dan 2023.[5]

Pemilihan tuan rumah

[sunting | sunting sumber]

AFC mengkonfirmasi bahwa anggotanya yang ingin menjadi tuan rumah Piala Asia 2027 dapat mencalonkan diri sebelum batas waktu pada 30 Juni 2020,[6] dan mereka memberikan surat persetujuan yang diperlukan pada bulan November.[7] Pada 17 Oktober 2022, Komite Eksekutif AFC mengumumkan bahwa tuan rumah Piala Asia 2027 akan dipilih saat pertemuan Kongres AFC pada 1 Februari 2023 di Manama, Bahrain.[8][9] Namun, India yang merupakan salah satu dari dua calon terakhir, mengundurkan diri pada 5 Desember[10] sehingga menyisakan Arab Saudi sebagai satu-satunya calon yang tersisa. Pada 1 Februari 2023, AFC mengonfirmasi bahwa Arab Saudi memenangkan penawaran tersebut dan akan menjadi tuan rumah turnamen ini untuk pertama kalinya.[1]

Kualifikasi

[sunting | sunting sumber]
  Tim yang lolos kualifikasi
  Tim yang proses kualifikasinya belum ditentukan
  Tim gagal lolos
  Bukan anggota AFC

Dua putaran pertama kualifikasi akan berlaku sebagai bagian dari kualifikasi Asia untuk Piala Dunia FIFA 2026. Negara tuan rumah yang otomatis lolos ke Piala Asia itu juga diharapkan bisa mengikuti babak kualifikasi untuk lolos ke Piala Dunia 2026.[11]

Kepulauan Mariana Utara, yang asosiasi sepak bolanya menjadi anggota penuh AFC ke-47 pada saat Kongres ke-30 AFC pada 9 Desember 2020,[12] berhak mengikuti turnamen kualifikasi hanya untuk Piala Asia.

Tim yang lolos

[sunting | sunting sumber]

Singapura lolos untuk pertama kalinya melalui kualifikasi, setelah sebelumnya hanya tampil sekali di edisi 1984 sebagai tuan rumah.[13][14] Korea Utara kembali tampil setelah sebelumnya absen di edisi 2023, sementara Kuwait kembali lolos setelah terakhir kali tampil di edisi 2015.

Tiga negara dari edisi sebelumnya gagal lolos ke putaran final: India, Hong Kong dan Malaysia. India dan Hong Kong disingkirkan oleh Singapura setelah masing-masing menempati posisi keempat dan kedua di babak ketiga. Malaysia dinyatakan bersalah menggunakan dokumen kelayakan palsu untuk tujuh pemain naturalisasi mereka dan secara efektif tersingkir setelah dua kemenangan mereka dibatalkan oleh AFC, sekaligus memberikan tiket tersebut kepada pesaingnya sesama ASEAN, yaitu Vietnam.

Sementara itu, Iran memperpanjang rekor penampilan mereka; ini adalah penampilan keenam belas berturut-turut mereka di turnamen, setelah lolos ke setiap edisi sejak 1968.

Tim Metode
kualifikasi
Lolos
pada tanggal
Penampilan Penampilan
terakhir
Performa terbaik
sebelumnya
 Arab SaudiTuan rumah1 Februari 2023Ke-122023Juara (1984, 1988, 1996)
 AustraliaJuara babak kedua Grup I26 Maret 2024Ke-62023Juara (2015)
 IrakJuara babak kedua Grup F26 Maret 2024Ke-112023Juara (2007)
 IranJuara babak kedua Grup E26 Maret 2024Ke-162023Juara (1968, 1972, 1976)
 UzbekistanPeringkat kedua babak kedua Grup E26 Maret 2024Ke-92023Peringkat keempat (2011)
 QatarJuara babak kedua Grup A26 Maret 2024Ke-122023Juara (2019, 2023)
 Uni Emirat ArabJuara babak kedua Grup H26 Maret 2024Ke-122023Peringkat kedua (1996)
 JepangJuara babak kedua Grup B2 April 2024Ke-112023Juara (1992, 2000, 2004, 2011)
 OmanJuara babak kedua Grup D6 Juni 2024Ke-62023Babak 16 besar (2019)
 Korea SelatanJuara babak kedua Grup C6 Juni 2024Ke-162023Juara (1956, 1960)
 PalestinaPeringkat kedua babak kedua Grup I6 Juni 2024Ke-42023Babak 16 besar (2023)
 BahrainPeringkat kedua babak kedua Grup H6 Juni 2024Ke-82023Peringkat keempat (2004)
 YordaniaJuara babak kedua Grup G6 Juni 2024Ke-62023Peringkat kedua (2023)
 TiongkokPeringkat kedua babak kedua Grup C11 Juni 2024Ke-142023Peringkat kedua (1984, 2004)
 IndonesiaPeringkat kedua babak kedua Grup F11 Juni 2024Ke-62023Babak 16 besar (2023)
 Korea UtaraPeringkat kedua babak kedua Grup B11 Juni 2024Ke-62019Peringkat keempat (1980)
 KirgizstanPeringkat kedua babak kedua Grup D11 Juni 2024Ke-32023Babak 16 besar (2019)
 KuwaitPeringkat kedua babak kedua Grup A11 Juni 2024Ke-112015Juara (1980)
 SuriahJuara babak ketiga Grup E14 Oktober 2025Ke-82023Babak 16 besar (2023)
 SingapuraJuara babak ketiga Grup C18 November 2025Ke-21984Babak grup (1984)
 VietnamJuara babak ketiga Grup F17 Maret 2026[cat. 1]Ke-62023Tempat keempat (1956[a], 1960[a])
 ThailandJuara babak ketiga Grup D31 Maret 2026Ke-92023Tempat ketiga (1972)
 TajikistanJuara babak ketiga Grup A31 Maret 2026Ke-22023Perempat final (2023)
 Lebanon /  YamanJuara babak ketiga Grup B4 Juni 2026[cat. 2]

Pengundian pada awalnya akan dilaksanakan pada 11 April 2026 di Diriyah Salwa Palace, Riyadh.[17] Namun, pada 25 Maret 2026, AFC mengumumkan bahwa pengundian akan ditunda di tengah kekhawatiran atas perang Iran 2026.

Berdasarkan Peringkat Dunia FIFA April 2026[18]
Pot 1 Pot 2 Pot 3 Pot 4
  1.  Arab Saudi (61) (tuan rumah)
  2.  Jepang (18)
  3.  Iran (21)
  4.  Korea Selatan (25)
  5.  Australia (27)
  6.  Uzbekistan (50)
  1.  Qatar (55)
  2.  Irak (57)
  3.  Yordania (63)
  4.  Uni Emirat Arab (68)
  5.  Oman (79)
  6.  Suriah (84)
  1.  Bahrain (90)
  2.  Thailand (93)
  3.  Tiongkok (94)
  4.  Palestina (95)
  5.  Vietnam (99)
  6.  Tajikistan (103)
  1.  Kirgizstan (107)
  2.  Korea Utara (118)
  3.  Indonesia (122)
  4.  Kuwait (134)
  5.  Singapura (147)
  6. Juara babak ketiga Grup B

Lokasi penyelenggaraan

[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah kota dan stadion yang dipilih pada penawaran Arab Saudi sebagai tuan rumah:[19]

Riyadh
Lokasi stadion penawaran Arab Saudi sebagai tuan rumah Piala Asia AFC 2027
Riyadh
Stadion Internasional Raja Fahd Stadion Pangeran Faisal bin Fahd Stadion Pangeran Mohammed bin Salman Stadion Riyadh Stadion Universitas Raja Saud
Kapasitas: 80.000
(setelah penambahan kapasitas)
Kapasitas: 44.500
(setelah penambahan kapasitas)
Kapasitas: 40.000
(baru)
Kapasitas: 40.000
(baru)
Kapasitas: 25.000
Jeddah Khobar Dammam
Kota Olahraga Raja Abdullah Stadion Pangeran Abdullah Al Faisal Stadion Pangeran Mohamed bin Fahd Stadion Dammam Stadion Pangeran Saud bin Jalawi
Kapasitas: 65.000 Kapasitas: 27.000
(setelah penambahan kapasitas)
Kapasitas: 24.440
(setelah penambahan kapasitas)
Kapasitas: 40.000
(baru)
Kapasitas: 25.226
(setelah renovasi)

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 "Saudi Arabia confirmed as hosts of the AFC Asian Cup 2027". the-AFC.com (dalam bahasa Inggris). Konfederasi Sepak Bola Asia. 1 Februari 2023. Diakses tanggal 2 Februari 2023.
  2. "Men's International Match Calendar 2023-2030" (PDF). FIFA. April 2023. Diakses tanggal 12 Mei 2023.
  3. "AFC announces discontinuation of bidding process for AFC Asian Cup™ 2031 and 2035". the-AFC.com. Konfederasi Sepak Bola Asia. 20 Maret 2026. Diakses tanggal 20 Maret 2026.
  4. Donaldson, Alex (19 Maret 2026). "AFC moves Asian Cup to even years, suspends bidding for 2031 and 2025". sportcal.com. Sportcal. Diakses tanggal 20 Maret 2026.
  5. Puspa, Farahdilla (11 Februari 2024). "Hasil Yordania Vs Qatar 1-3: Akram Afif Hattrick Penalti, Qatar Juara Piala Asia 2023". Kompas.com. Diakses tanggal 11 Februari 2024. ;
  6. "Five Member Associations express interest to host 2027 AFC Asian Cup". aseanfootball.org. ASEAN Football Federation. 2 Juli 2020.
  7. "All five 2027 Asian Cup bidders meet latest deadline to submit documents". Inside the Games. Dunsar Media Company Limited. 13 November 2020.
  8. "Qatar to host AFC Asian Cup 2023; India and Saudi Arabia shortlisted for 2027 edition". Asian Football Confederation. 17 Oktober 2022.
  9. "AFC Executive Committee (term 2023-2027): Final list of candidates confirmed". AFC. 1 Desember 2022. Diakses tanggal 24 Januari 2023.
  10. "AIFF Statement". AFC. 5 Desember 2022. Diakses tanggal 5 Desember 2022.
  11. "ExCo approves expanded AFC Asian Cup finals". Asian Football Confederation. 16 April 2014. Diarsipkan dari asli tanggal 3 Mei 2015.
  12. "AFC Congress approves NMIFA's membership". AFC. 10 Dezember 2020. Diakses tanggal 20 Maret 2021.
  13. Lee, David (18 November 2025). "Singapore secure historic Asian Cup qualification with spirited comeback 2-1 win over Hong Kong". The Straits Times. Diakses tanggal 18 November 2025.
  14. Mohan, Matthew (19 November 2025). "Asian Cup 'milestone' belongs to all of Singapore, say matchwinner Ilhan Fandi and Gavin Lee". CNA. Channel News Asia. Diakses tanggal 19 November 2025.
  15. "FIFA sanctions Football Association of Malaysia and seven players" (dalam bahasa Inggris). FIFA. 26 September 2026. Diakses tanggal 28 September 2025.
  16. K. Rajan (17 Maret 2026). "Harimau Malaya forfeit two matches, Asian Cup hopes dashed". New Strait Times (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 17 Maret 2026.
  17. "The Asian Football Confederation Announces the Date for the 2027 AFC Asian Cup Draw". ysscores.com. 25 Desember 2025. Diakses tanggal 11 Februari 2026.
  18. "FIFA World Rankings". FIFA. 1 April 2026. Diakses tanggal 1 April 2026.
  19. "04 Stadiums". AFC Asian Cup 2027 Bid Book (PDF). Saudi Arabian Football Federation. 28 Desember 2020. hlm. 38.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
  1. Pada 26 September 2025, FIFA menjatuhkan sanksi kepada Persatuan Sepak Bola Malaysia dan tujuh pemain karena menggunakan dokumen kelayakan yang dipalsukan. Pemain-pemain tersebut tampil pada pertandingan melawan Nepal (25 Maret 2025) dan Vietnam (10 Juni 2025).[15] Pada 17 Maret 2026, Komite Disiplin dan Etika AFC membatalkan kemenangan Malaysia atas Nepal dan Vietnam menjadi kekalahan dengan masing-masing skor 0–3.[16] Keputusan tersebut secara efektif meloloskan Vietnam sebagai juara Grup F, setelah selisih poin Vietnam dipastikan tidak bisa dikejar Malaysia. Tanggal ini mewakili hari pengumuman keputusan tersebut.
  2. Pertandingan terakhir kualifikasi babak ketiga Grup B untuk menentukan juara grup ditunda akibat perang Iran 2026.
Kesalahan pengutipan: Ditemukan tanda <ref> untuk kelompok bernama "cat.", tapi tidak ditemukan tanda <references group="cat."/> yang berkaitan