Lompat ke isi

Piala Asia AFC 2019

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Piala Asia AFC 2019
كأس آسيا 2019
Informasi turnamen
Tuan rumah Uni Emirat Arab
Jadwal
penyelenggaraan
5 Januari – 1 Februari
Jumlah
tim peserta
24 (dari 1 konfederasi)
Tempat
penyelenggaraan
8 (di 4 kota)
Hasil turnamen
Juara Qatar (gelar ke-1)
Tempat kedua Jepang
Statistik turnamen
Jumlah
pertandingan
51
Jumlah gol130 (2,55 per pertandingan)
Jumlah
penonton
644.307 (12.633 per pertandingan)
Pemain terbaikQatar Almoez Ali[1]
Pencetak gol
terbanyak
Qatar Almoez Ali (9 gol)[1]
Penjaga gawang terbaikQatar Saad Al-Sheeb[2]
Penghargaan
fair play
 Jepang[3]
2015
2023

Piala Asia AFC 2019 adalah edisi ke-17 Piala Asia AFC, kejuaraan sepak bola pria internasional empat tahunan di Asia yang diselenggarakan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Turnamen inj diadakan di Uni Emirat Arab dari 5 Januari hingga 1 Februari 2019.[4]

Untuk pertama kalinya, putaran final Piala Asia diikuti oleh 24 tim, yang diperbanyak dari format 16 tim yang digunakan dari tahun 2004 hingga 2015. Di bawah format baru ini, para finalis akan mengikuti babak penyisihan grup yang terdiri dari enam grup yang terdiri dari empat tim, diikuti dengan babak sistem gugur yang terdiri dari 16 tim. Negara tuan rumah lolos ke putaran final secara otomatis, sedangkan 23 tempat yang tersisa ditentukan di antara 45 tim nasional AFC lainnya melalui kompetisi kualifikasi yang berlangsung dari 2015 hingga 2018, yang sebagian juga berfungsi sebagai bagian dari Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2018 zona AFC.

Qatar berhasil meraih gelar pertamanya, saat mengalahkan Jepang 3–1 di final. Ini juga kali pertama Qatar finis 4 besar dalam kompetisi tersebut. Juara bertahan (Australia), disingkirkan oleh tuan rumah (UEA) di perempat final, yang kemudian kalah dari sang juara di semifinal.

Tuan rumah

[sunting | sunting sumber]

Prosedur pengajuan penawaran dan batas waktu telah disetujui saat Kongres AFC pada 28 November 2012.[5] Pemenang penawaran semula dijadwalkan akan diumumkan pada kongres AFC pada bulan Juni, kemudian mundur jadi November 2014.[6] Akan tetapi karena adanya perayaan ulang tahun ke-60 AFC di akhir 2014, AFC memberikan tanggal "musim panas 2015" pengumuman akan dilakukan.[7]

Pada Januari 2015, Sekertaris Jendral AFC Alex Soosay mengatakan bahwa Iran dan Uni Emirat Arab adalah dua penawar tersisa untuk Piala Asia AFC 2019, dan akhirnya tuan rumah akan diumukan Maret 2015.[8]

Pada 9 Maret 2015, AFC mengumumkan tuan rumah adalah Uni Emirat Arab ketika rapat Komite Eksekutif AFC di Manama, Bahrain.[9]

Kualifikasi

[sunting | sunting sumber]
  Lolos ke putaran final
  Gagal lolos ke putaran final
  Diskualifikasi atau mengundurkan diri
  Bukan anggota AFC

Proses kualifikasi menentukan 24 tim peserta untuk turnamen. Pada 2014, usul untuk menggabungkan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2018 dengan kualifikasi Piala Asia AFC 2019 diratifikasi oleh Komite Kompetisi AFC.[10] Struktur kualifikasi baru akan dilakukan dalam tiga babak, dengan dua babak pertama digabungkan dengan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2018.[10] Di babak pertama, tim dengan peringkat terendah akan bermain kandang-tandang dalam dua pertandingan untuk mengurangi jumlah tim menjadi 40. Pada babak kedua, 40 tim akan dibagi ke dalam 8 grup berisi 5 tim, di mana tiap grup bermain kandang-tandang dengan sistem round-robin, di mana 8 juara grup dan 4 juara kedua terbaik lolos ke putaran final Piala Asia AFC 2019. Pada babak ketiga, 24 tim terbaik yang tereliminasi pada babak kedua dibagi ke dalam 6 grup berisi 4 tim tiap grup dan berkompetisi untuk mengisi tempat yang tersisa di putaran final Piala Asia AFC 2019.[11]

Kualifikasi berlangsung pada 12 Maret 2015 sampai 27 Maret 2018.[12][13]

Tim Status
kelolosan
Tanggal
kelolosan
Penampilan
putaran
final
Penampilan
terakhir
Penampilan
terbaik
Peringkat FIFA
(Desember 2018)
 Uni Emirat ArabTuan rumah9 Maret 2015ke-102015Peringkat kedua (1996)79
 QatarJuara Babak Kedua Grup C17 November 2015ke-102015Perempat final (2000, 2011)93
 Korea SelatanJuara Babak Kedua Grup G13 Januari 2016ke-142015Juara (1956, 1960)53
 JepangJuara Babak Kedua Grup E24 Maret 2016ke-92015Juara (1992, 2000, 2004, 2011)50
 ThailandJuara Babak Kedua Grup F24 Maret 2016ke-72007Peringkat ketiga (1972)118
 Arab SaudiJuara Babak Kedua Grup A24 Maret 2016ke-102015Juara (1984, 1988, 1996)69
 AustraliaJuara Babak Kedua Grup B29 Maret 2016ke-42015Juara (2015)41
 UzbekistanJuara Babak Kedua Grup H29 Maret 2016ke-72015Peringkat keempat (2011)95
 IranJuara Babak Kedua Grup D29 Maret 2016ke-142015Juara (1968, 1972, 1976)29
 SuriahJuara kedua Babak Kedua Grup E29 Maret 2016ke-62011Babak grup (1980, 1984, 1988, 1996, 2011)74
 IrakJuara kedua Babak Kedua Grup F29 Maret 2016ke-92015Juara (2007)88
 TiongkokJuara kedua Babak Kedua Grup C29 Maret 2016ke-122015Peringkat kedua (1984, 2004)76
 PalestinaJuara kedua Babak Ketiga Grup D10 Oktober 2017ke-22015Babak grup (2015)99
 OmanJuara Babak Ketiga Grup D10 Oktober 2017ke-42015Babak grup (2004, 2007, 2015)82
 IndiaJuara Babak Ketiga Grup A11 Oktober 2017ke-42011Peringkat kedua (1964)97
 LebanonJuara Babak Ketiga Grup B10 November 2017ke-22000Babak grup (2000)81
 TurkmenistanJuara kedua Babak Ketiga Grup E14 November 2017ke-22004Babak grup (2004)127
 YordaniaJuara Babak Ketiga Grup C14 November 2017ke-42015Perempat final (2004, 2011)109
 BahrainJuara Babak Ketiga Grup E14 November 2017ke-62015Peringkat keempat (2004)113
 VietnamJuara kedua Babak Ketiga Grup C14 November 2017ke-42007Peringkat keempat (1956, 1960)[ket 1]100
 KirgizstanJuara kedua Babak Ketiga Grup A22 Maret 2018ke-191
 Korea UtaraJuara kedua Babak Ketiga Grup B27 Maret 2018ke-52015Peringkat keempat (1980)109
 FilipinaJuara Babak Ketiga Grup F27 Maret 2018ke-1116
 Yaman[ket 2]Juara kedua Babak Ketiga Grup F27 Maret 2018ke-1135

Pengundian

[sunting | sunting sumber]

Peringkat FIFA pada April 2018 digunakan sebagai dasar untuk menentukan pot. 12 tim yang lolos dari babak kedua ditempatkan pada Pot 1 dan 2. Sementarai tu, tim lainnya yang lolos dari babak ketiga ditempatkan pada Pot 3 dan 4. Selaku tuan rumah, UEA ditempatkan pada Pot 1.

Pot 1 Pot 2 Pot 3 Pot 4

Pengundian berlangsung pada 4 Mei 2018, pukul 19.30 waktu setempat di Hotel Armani, Burj Khalifa di Dubai.[14][15] 24 tim tersebut diundi ke dalam enam grup yang masing-masing terdiri atas empat tim.[16] Empat orang pemain sepak bola Asia, yakni Ali Daei, Sun Jihai, Sunil Chhetri, dan Phil Younghusband ditunjuk untuk melakukan pengundian.[17]

Berikut merupakan hasil pengundian.

Grup A Grup B Grup C
Grup D Grup E Grup F

Lokasi penyelenggaraan

[sunting | sunting sumber]

Delapan stadion di empat kota yang berbeda menjadi lokasi penyelenggaraan turnamen ini. Delapan stadion yang digunakan adalah Stadion Zayed Sports City, Stadion Mohammed Bin Zayed, dan Stadion Al Nahyan di Abu Dhabi, Stadion Hazza Bin Zayed dan Stadion Khalifa Bin Zayed di Al Ain, Stadion Al Maktoum dan Stadion Rashid di Dubai, dan Stadion Sharjah di Sharjah.[18]

Lokasi penyelenggaraan Piala Asia AFC 2019
Abu Dhabi Sharjah
Stadion Zayed Sports City Stadion Mohammed bin Zayed Stadion Al Nahyan Stadion Sharjah
Kapasitas: 43.206[19] Kapasitas: 37.500[19] Kapasitas: 12.201 Kapasitas: 12.000[19]
Al Ain Dubai
Stadion Hazza bin Zayed Stadion Khalifa bin Zayed Stadion Al Maktoum Stadion Rashid
Kapasitas: 25.053[19] Kapasitas: 12.000[19] Kapasitas: 15.058 Kapasitas: 12.000[19]
Wasit César Arturo Ramos melakukan peninjauan menggunakan asisten wasit video pada pertandingan semifinal antara Qatar dan UEA.

Pada 5 Desember 2018, AFC mengumumkan daftar 30 wasit dan 30 asisten wasit bersama dengan masing-masing dua orang wasit dan asisten wasit cadangan. 1 wasit dan 2 asisten wasit berasal dari CONCACAF.[20][21] Asisten wasit video dipergunakan mulai dari babak perempat final.[22] Dalam pertandingan babak grup dan 16 besar, terdapat dua orang wasit yang akan berdiri di samping tiang gawang masing-masing tim.

Wasit
Nama Negara
Abdulrahman Al-JassimQatar Qatar
Adham MakhadmehYordania Yordania
Ahmed Al-AliYordania Yordania
Ahmed Al-KafOman Oman
Ali SabahIrak Irak
Alireza FaghaniIran Iran
Ammar Al-JeneibiUni Emirat Arab Uni Emirat Arab
César Arturo RamosMeksiko Meksiko
Chris BeathAustralia Australia
Fu MingTiongkok Tiongkok
Hettikamkanamge PereraSri Lanka Sri Lanka
Hiroyuki KimuraJepang Jepang
Ilgiz TantashevUzbekistan Uzbekistan
Jumpei IidaJepang Jepang
Khamis Al-KuwariQatar Qatar
Khamis Al-MarriQatar Qatar
Kim Dong-jinKorea Selatan Korea Selatan
Ko Hyung-jinKorea Selatan Korea Selatan
Liu Kwok ManHong Kong Hong Kong
Ma NingTiongkok Tiongkok
Mohammed Abdulla Hassan MohamedUni Emirat Arab Uni Emirat Arab
Mohanad Qasim SarrayIrak Irak
Mohd Amirul Izwan YaacobMalaysia Malaysia
Muhammad TaqiSingapura Singapura
Nawaf ShukrallaBahrain Bahrain
Peter GreenAustralia Australia
Ravshan IrmatovUzbekistan Uzbekistan
Ryuji SatoJepang Jepang
Turki Al-KhudhayrArab Saudi Arab Saudi
Valentin KovalenkoUzbekistan Uzbekistan
Asisten wasit
Nama Negara
Abdukhamidullo RasulovUzbekistan Uzbekistan
Abu Bakar Al-AmriOman Oman
Ahmad Al-RoalleYordania Yordania
Alberto MorínMeksiko Meksiko
Anton ShchetininAustralia Australia
Cao YiTiongkok Tiongkok
Hasan Al-MahriUni Emirat Arab Uni Emirat Arab
Hiroshi YamauchiJepang Jepang
Huo WeimingTiongkok Tiongkok
Jakhongir SaidovUzbekistan Uzbekistan
Jun MiharaJepang Jepang
Matthew CreamAustralia Australia
Miguel HernándezMeksiko Meksiko
Mohamad Zainal AbidinMalaysia Malaysia
Mohamed Al-HammadiUni Emirat Arab Uni Emirat Arab
Mohamed SalmanBahrain Bahrain
Mohammad Al-KalafYordania Yordania
Mohammadreza MansouriIran Iran
Mohammed Al-AbakryArab Saudi Arab Saudi
Mohd Yusri MuhamadMalaysia Malaysia
Palitha HemathungaSri Lanka Sri Lanka
Park Sang-junKorea Selatan Korea Selatan
Rashid Al-GhaithiOman Oman
Reza SokhandanIran Iran
Ronnie Koh Min KiatSingapura Singapura
Saud Al-MaqalehQatar Qatar
Sergei GrishchenkoKirgizstan Kirgizstan
Taleb Al-MarriQatar Qatar
Yaser TulefatBahrain Bahrain
Yoon Kwang-yeolKorea Selatan Korea Selatan

Babak grup

Dua tim teratas dari setiap grup dan empat tim posisi ketiga terbaik lolos ke babak 16 besar.[23]

Kriteria peringkat

Pada babak grup, jika terdapat dua atau lebih tim yang tergabung dalam satu grup yang sama imbang pada jumlah poin yang sama, maka urutan posisi akhir akan ditentukan menurut kriteria tie-break yang urutannya sebagai berikut.[24]

  1. angka poin yang didapat pada pertandingan di antara tim yang dipertanyakan pada babak grup
  2. selisih gol yang dihasilkan pada pertandingan di antara tim yang dipertanyakan pada babak grup
  3. jumlah gol yang dicetak pada pertandingan di antara tim yang dipertanyakan pada babak grup
  4. selisih gol dalam keseluruhan babak grup
  5. jumlah gol yang dicetak dalam keseluruhan babak grup
  6. adu tendangan penalti, bila hanya hanya dua tim yang dipertanyakan, dan kedua tim sedang di tempat pertandingan.
  7. angka yang dihitung berdasarkan jumlah kartu yang diperoleh pada babak grup, dengan ketentuan penghitungan:
    1. setiap kartu kuning: 1 poin
    2. setiap kartu merah sebagai hasil dua kartu kuning: 3 poin
    3. setiap kartu merah langsung: 3 poin
    4. setiap kartu kuning yang diikuti sebuah kartu merah: 4 poin
  8. pengundian

Grup A

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1  Uni Emirat Arab (H) 3 1 2 0 4 2 +2 5 Lolos ke babak gugur
2  Thailand 3 1 1 1 3 5 2 4[a]
3  Bahrain 3 1 1 1 2 2 0 4[a]
4  India 3 1 0 2 4 4 0 3
Sumber: AFC
Kriteria penentuan peringkat: Kriteria peringkat
(H) Tuan rumah.
Catatan:
  1. 1 2 Poin head-to-head: Thailand 3, Bahrain 0.
Uni Emirat Arab 1–1 Bahrain
  • Khalil 88' (pen.)
Laporan
Thailand 1–4 India
Laporan

Bahrain 0–1 Thailand
Laporan
India 0–2 Uni Emirat Arab
Laporan

Uni Emirat Arab 1–1 Thailand
Laporan
India 0–1 Bahrain
Laporan

Grup B

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1  Yordania 3 2 1 0 3 0 +3 7 Lolos ke babak gugur
2  Australia 3 2 0 1 6 3 +3 6
3  Palestina 3 0 2 1 0 3 3 2
4  Suriah 3 0 1 2 2 5 3 1
Sumber: AFC
Kriteria penentuan peringkat: Kriteria peringkat
Australia 0–1 Yordania
Laporan
Suriah 0–0 Palestina
Laporan

Yordania 2–0 Suriah
Laporan
Palestina 0–3 Australia
Laporan

Australia 3–2 Suriah
Laporan
Palestina 0–0 Yordania
Laporan

Grup C

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1  Korea Selatan 3 3 0 0 4 0 +4 9 Lolos ke babak gugur
2  Tiongkok 3 2 0 1 5 3 +2 6
3  Kirgizstan 3 1 0 2 4 4 0 3
4  Filipina 3 0 0 3 1 7 6 0
Sumber: AFC
Kriteria penentuan peringkat: Kriteria peringkat
Korea Selatan 1–0 Filipina
Laporan

Filipina 0–3 Tiongkok
Laporan
Kirgizstan 0–1 Korea Selatan
Laporan

Korea Selatan 2–0 Tiongkok
Laporan
Kirgizstan 3–1 Filipina
  • Lux 24', 51', 77'
Laporan

Grup D

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1  Iran 3 2 1 0 7 0 +7 7 Lolos ke babak gugur
2  Irak 3 2 1 0 6 2 +4 7
3  Vietnam 3 1 0 2 4 5 1 3
4  Yaman 3 0 0 3 0 10 10 0
Sumber: AFC
Kriteria penentuan peringkat: Kriteria peringkat
Iran 5–0 Yaman
Laporan
Irak 3–2 Vietnam
Laporan

Vietnam 0–2 Iran
Laporan
Yaman 0–3 Irak
Laporan
Penonton: 9,757
Wasit: Fu Ming (Tiongkok)

Vietnam 2–0 Yaman
Laporan
Iran 0–0 Irak
Laporan

Grup E

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1  Qatar 3 3 0 0 10 0 +10 9 Lolos ke babak gugur
2  Arab Saudi 3 2 0 1 6 2 +4 6
3  Lebanon 3 1 0 2 4 5 1 3
4  Korea Utara 3 0 0 3 1 14 13 0
Sumber: AFC
Kriteria penentuan peringkat: Kriteria peringkat
Arab Saudi 4–0 Korea Utara
Laporan
Penonton: 5,075
Qatar 2–0 Lebanon
Laporan

Lebanon 0–2 Arab Saudi
Laporan
Penonton: 13,792
Wasit: Ali Sabah (Irak)
Korea Utara 0–6 Qatar
Laporan

Arab Saudi 0–2 Qatar
Laporan
Lebanon 4–1 Korea Utara
Laporan

Grup F

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1  Jepang 3 3 0 0 6 3 +3 9 Lolos ke babak gugur
2  Uzbekistan 3 2 0 1 7 3 +4 6
3  Oman 3 1 0 2 4 4 0 3
4  Turkmenistan 3 0 0 3 3 10 7 0
Sumber: AFC
Kriteria penentuan peringkat: Kriteria peringkat
Jepang 3–2 Turkmenistan
Laporan
Uzbekistan 2–1 Oman
Laporan

Oman 0–1 Jepang
Laporan
Turkmenistan 0–4 Uzbekistan
Laporan

Oman 3–1 Turkmenistan
Laporan

Peringkat ketiga terbaik

Pos Grup Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1 A  Bahrain 3 1 1 1 2 2 0 4 Lolos ke babak gugur
2 C  Kirgizstan 3 1 0 2 4 4 0 3[a]
3 F  Oman 3 1 0 2 4 4 0 3[a]
4 D  Vietnam 3 1 0 2 4 5 1 3[b]
5 E  Lebanon 3 1 0 2 4 5 1 3[b]
6 B  Palestina 3 0 2 1 0 3 3 2
Sumber: AFC
Kriteria penentuan peringkat: 1) Poin; 2) Selisih gol; 3) Jumlah gol 4) Poin kedisiplinan; 5) Undian.[24]
Catatan:
  1. 1 2 Poin kedisiplinan: Kirgizstan −5, Oman −6.
  2. 1 2 Poin kedisiplinan: Vietnam −5, Lebanon −7.

Babak gugur

Peta

 
Babak 16 besarPerempat finalSemifinalFinal
 
              
 
20 Januari – Hazza bin Zayed
 
 
 Thailand1
 
24 Januari – Mohammed bin Zayed
 
 Tiongkok2
 
 Tiongkok0
 
20 Januari – Mohammed bin Zayed
 
 Iran3
 
 Iran2
 
28 Januari – Hazza bin Zayed
 
 Oman0
 
 Iran0
 
20 Januari – Al Maktoum
 
 Jepang3
 
 Yordania1 (2)
 
24 Januari – Al Maktoum
 
 Vietnam (a.p.)1 (4)
 
 Vietnam0
 
21 Januari – Sharjah
 
 Jepang1
 
 Jepang1
 
1 Februari – Zayed Sports City
 
 Arab Saudi0
 
 Jepang1
 
22 Januari – Rashid
 
 Qatar3
 
 Korea Selatan (p.w.)2
 
25 Januari – Zayed Sports City
 
 Bahrain1
 
 Korea Selatan0
 
22 Januari – Al Nahyan
 
 Qatar1
 
 Qatar1
 
29 Januari – Mohammed bin Zayed
 
 Irak0
 
 Qatar4
 
21 Januari – Zayed Sports City
 
 Uni Emirat Arab0
 
 Uni Emirat Arab (p.w.)3
 
25 Januari – Hazza bin Zayed
 
 Kirgizstan2
 
 Uni Emirat Arab1
 
21 Januari – Khalifa bin Zayed
 
 Australia0
 
 Australia (a.p.)0 (4)
 
 
 Uzbekistan0 (2)
 

Babak 16 besar


Iran 2–0 Oman
Laporan
Jepang 1–0 Arab Saudi
Laporan

Uni Emirat Arab 3–2 (p.w.) Kirgizstan
Laporan

Korea Selatan 2–1 (p.w.) Bahrain
Laporan
Penonton: 7,658
Qatar 1–0 Irak
Laporan

Perempat final

Vietnam 0–1 Jepang
Laporan
Tiongkok 0–3 Iran
Laporan

Korea Selatan 0–1 Qatar
Laporan
Uni Emirat Arab 1–0 Australia
Laporan

Semifinal

Iran 0–3 Jepang
Laporan

Qatar 4–0 Uni Emirat Arab
Laporan

Final

Jepang 1–3 Qatar
Laporan

Hasil akhir

 Piala Asia AFC 2019 

Qatar
Gelar ke-1
Pos Grup Tim Main M S K MG KG SG Poin Hasil akhir
1 E  Qatar 7 7 0 0 19 1 +18 21 Juara
2 F  Jepang 7 6 0 1 12 6 +6 18 Juara kedua
3 D  Iran 6 4 1 1 12 3 +9 13 Kalah pada
semifinal
4 A  Uni Emirat Arab 6 3 2 1 8 8 0 11
5 C  Korea Selatan 5 4 0 1 6 2 +4 12 Gugur pada
perempat final
6 C  Tiongkok 5 3 0 2 7 2 +5 9
7 B  Australia 5 2 1 2 6 5 +1 7
8 D  Vietnam 5 1 1 3 5 7 2 4
9 B  Yordania 4 2 2 0 4 1 +3 8 Gugur pada
babak 16 besar
10 F  Uzbekistan 4 2 1 1 7 3 +4 7
11 D  Irak 4 2 1 1 6 3 +3 7
12 E  Arab Saudi 4 2 0 2 6 3 +3 6
13 A  Bahrain 4 1 1 2 3 4 1 4
14 A  Thailand 4 1 1 2 4 7 3 4
15 C  Kirgizstan 4 1 0 3 6 7 1 3
16 F  Oman 4 1 0 3 4 6 2 3
17 A  India 3 1 0 2 4 4 0 3 Gugur pada
babak grup
18 E  Lebanon 3 1 0 2 4 5 1 3
19 B  Palestina 3 0 2 1 0 3 3 2
20 B  Suriah 3 0 1 2 2 5 3 1
21 C  Filipina 3 0 0 3 1 7 6 0
22 F  Turkmenistan 3 0 0 3 3 10 7 0
23 D  Yaman 3 0 0 3 0 10 10 0
24 E  Korea Utara 3 0 0 3 1 14 13 0

Penghargaan

Pemain terbaik Penjaga gawang terbaik Pencetak gol terbanyak Tim fair play
Qatar Almoez Ali[1] Qatar Saad Al Sheeb Qatar Almoez Ali[1]  Jepang

Pencetak gol

Sebanyak 130 gol dicetak pada 51 pertandingan, dengan rata-rata 2,55 gol per pertandingan.

9 gol

4 gol

3 gol

2 gol

1 gol

1 gol bunuh diri

Keterangan

  1. Vietnam tampil sebagai Vietnam Selatan pada edisi 1956 dan 1960.
  2. Yaman pernah lolos ke Piala Asia AFC 1976 sebagai Yaman Selatan, namun FIFA dan AFC menghitung Yaman merupakan penerus dari Yaman Utara.

Referensi

  1. 1 2 3 4 "Record-breaker Almoez Ali named MVP". the-AFC.com. AFC. 1 Februari 2019. Diakses tanggal 2 Februari 2019.
  2. "Qatar's Saad Al Sheeb crowned Best Goalkeeper". the-AFC.com. AFC. 1 Februari 2019. Diakses tanggal 2 Februari 2019.
  3. "Qatar clinch historic title". the-AFC.com. AFC. 1 Februari 2019. Diakses tanggal 2 Februari 2019.
  4. "AFC Asian Cup UAE 2019 stadiums and match dates confirmed". the-AFC.com. AFC.
  5. "Maldives to Host 2014 AFC Challenge Cup". Diarsipkan dari asli tanggal 28 Maret 2019. Diakses tanggal 2 Februari 2015.
  6. "New 60,000 stadium to be built in Dubai Sports City as part of 2019 Asian Cup bid". Diarsipkan dari asli tanggal 28 Maret 2014. Diakses tanggal 13 Maret 2019.
  7. Football Decision Next Asian Cup Hosts Unlikely Mid 2015
  8. Asian Cup: Australia backed as future World Cup host by AFC general secretary
  9. "UAE to Host 2019 AFC Asian Cup". Diarsipkan dari asli tanggal 29 Maret 2018. Diakses tanggal 12 Maret 2015.
  10. 1 2 "ExCo approves expanded AFC Asian Cup finals". AFC. 16 April 2014. Diakses tanggal 25 Agustus 2014.
  11. "AFC Competitions Committee Meeting". Diarsipkan dari asli tanggal 15 November 2017. Diakses tanggal 2 Februari 2015.
  12. AFC Competions Calendar 2015
  13. "AFC Competions Calendar 2016-2018 (Asian Cup 2019 Jan-version)" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 26 September 2018. Diakses tanggal 2 Februari 2015.
  14. "AFC Asian Cup UAE 2019 Draw". AFC. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Oktober 2018. Diakses tanggal 7 Januari 2020.
  15. "Draw sets stage for exciting AFC Asian Cup UAE 2019". AFC. 4 Mei 2018.
  16. "Seedings confirmed for UAE 2019 draw". Asian Football Confederation. 12 April 2018. Diakses tanggal 12 April 2018.
  17. "AFC Asian Cup 2019: Constantine confident of progressing to knock-out stage". Goal. Diakses tanggal 30 Mei 2018.
  18. "AFC ASIAN CUP UAE 2019 STADIUMS AND MATCH DATES CONFIRMED". the-afc.com. Diakses tanggal 27 Januari 2016.
  19. 1 2 3 4 5 6 "2019 AFC Asian Cup Welcome Guide". Asian Football Confederation. Diarsipkan dari asli tanggal 25 Januari 2019. Diakses tanggal 11 Januari 2019.
  20. "Largest-ever cast of match officials appointed for UAE 2019". AFC. 5 Desember 2018.
  21. "List of Match Officials". AFC.
  22. "VAR to come into play from QF stage". AFC. 15 November 2018.
  23. "AFC Asian Cup UAE 2019 – Match Schedule" (PDF). AFC. 7 Mei 2018. Diakses tanggal 19 Oktober 2018.
  24. 1 2 "AFC Asian Cup UAE 2019 Competition Regulations". AFC.
  25. "AFC Asian Cup, match report: Jepang 1–3 Qatar". The-AFC.com. Asian Football Confederation. 1 Februari 2019. Diarsipkan dari asli tanggal 1 Februari 2019. Diakses tanggal 1 Februari 2019.
  26. "Match Officials for February 1". Asian Football Confederation. Diarsipkan dari asli tanggal 30 Januari 2019. Diakses tanggal 30 Januari 2019.

Pranala luar