Panzer IV

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Panzerkampfwagen IV
Panzer IV Milik Suriah.jpeg
Panzer IV milik Angkatan Bersenjata Suriah
Tipe Tank Kelas Medium
Negara asal Jerman Nazi
Sejarah pemakaian
Masa penggunaan 1939–1945 (Nazi Germany)
1954[1]–1967 (Syria)
Digunakan oleh Nazi Jerman
Kerajaan Rumania
Turki
Kerajaan Hungaria
Kerajaan Bulgaria
Kerajaan Italia
Finlandia
Spanyol
Negara Independen Kroasia
Suriah
Pada perang Perang Dunia ke-2, Perang Arab-Israel 1948, Perang Enam Hari
Sejarah produksi
Perancang Krupp
Tahun 1936
Produsen Krupp, Vomag, Nibelungenwerk
Biaya produksi ≈103,462 Reichsmark[3]
Diproduksi 1936–45
Jumlah produksi ≈8,553[2]
Varian StuG IV, Jagdpanzer IV, Wirbelwind, Brummbär
Spesifikasi (Pz IV Ausf H, 1943[4])
Berat 25,0 ton (27,6 short ton; 24,6 long ton)
Panjang 5,92 meter (19 ft 5 in)
7,02 meter (23 ft 0 in) gun forward
Lebar 2,88 m (9 ft 5 in)
Tinggi 2,68 m (8 ft 10 in)
Awak 5 (komandan, penembak, pengokang, pengemudi, operator radio)

Perisai Front 80 mm (3,1 in)
Side 30 mm (1,2 in)
Sideskirts 5 mm (0,20 in)
Rear 20 mm (0,79 in)
Senjata
utama
7.5 cm (2.95 in) KwK 40 L/48 main gun (87 rds.)
Senjata
pelengkap
2 × 7.92 mm MG 34 machine guns (3,150 rds.)
Jenis Mesin 12-cylinder Maybach HL 120 TRM V12
300 PS (296 hp, 220 kW)
Daya kuda/ton 12 PS/t
Transmisi (Synchromesh ZF SSG 77) 6 forward and 1 reverse ratios
Suspensi Leaf spring
Kapasitas tangki 470 l (120 US gal)
Daya jelajah 200 km (120 mi)
Kecepatan 38 km/h (24 mph) to 42 km/h (26 mph) max speed, 25 km/h (16 mph) max sustained road speed 16 km/h (9,9 mph) off road

Dalam Bahasa Jerman Panzerkampfwagen IV (PzKpfw IV), dikenal dengan sebutan Panzer IV, Adalah Tank Medium Jerman yang di kembangkan pada era 1930-an dan digunakan pada Perang Dunia Ke-2 nama awal proyeknya adalah Sd.Kfz. 161.

Panzer IV awalnya Di desain untuk Tank pendukung Infantri, Panzer IV dan tidak akan digunakan sebagai tank melawan tank karena peran tersebut di ambilalih oleh Panzer III. Namun, karena Panzer III di front timur telah dapat melawan sebanding dengan T-34 Panzer IV kemudian di kirim ke Timur untuk menangani masalah orang russia. Panzer IV juga di buat variant Assault Gun Sturmgeschütz IV, Jagdpanzer IV Tank Destroyer, the Wirbelwind Senjata Anti-Pesawat, dan the Brummbär Self-propelled gun.

Tank ini juga termaksud Tank terlaris yang sering di produksi hingga akhir perang, kurang lebih ada 8,553-8,880 unit yang telah di produksi selama perang dan sekitar 300 variant-nya Stug IV di jual ke Finlandia awal 1939 saat Perang Musim Salju di mulai.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Asal-Muasal[sunting | sunting sumber]

Sama seperti Panzer III Jenderal Heinz Guderian mendesain juga Panzer IV ini. Dalam desain awal-nya, Panzer IV ini digunakan untuk Tank Pendukung Infanteri bukan untuk Tank vs Tank. Ideal-nya, setiap battalion tank dalam divisi panzer pasti memiliki kompani tank medium Panzer III dan satu kompi panzer berat Panzer VI. Pada 11 Januari 1934 Wehrmacht menulis spesifikasi "Traktor Pendukung", karena pembuatan tank dilarang oleh Perjanjian Versailles. melewati beberapa tahun berganti nama dengan Begleitwagen ("Kendaraan Pendukung"), disingkat BW yang proposalnya diberikan kepada 3 perusahaan besar MAN, Krupp, dan Rheinmetal namun hasil desain Krupp yang diterima dan di Produksi massal pada awal 1936 setelah Hitler mengumumkan penghapusan Perjanjian Versailles.

Panzer ini juga termaksud salah satu panzer paling Laris-manis dalam sejarah produksi Tank Jerman dan juga telah di jual ke luar negeri seperti Finlandia, Spanyol, dan Negara-Negara Poros dan juga beberapa yang di klaim menjadi milik kepunyaan Rezim Suriah yang baru merdeka dari penjajahan Perancis dan di pakai pada Konflik Israel dan Arab.

Versi awal adalah Ausf. A yang turret-nya milik Panzer III tetapi tetap badannya asli milik Panzer IV. dan Senjata utamanya masih uji coba jadi tidak terlalu panjang tetapi lumayan untuk mempenetrasikan armor baja tank lawan yang cukup tebal 35 milimeter.

Versi Terakhir Ausf. H dan Ausf. J[sunting | sunting sumber]

Pada 26 May 1941, se-minggu sebelum Operasi Barbarossa, sesuai dengan keputusan Adolf Hitler untuk meng-upgrade tank tercintanya ini maka Krupp dipilih sebagai pemroduksinya dan sebulan setelah dimulainya Operasi Barbarossa versi Ausf, H di mulai produksi dengan Schürzen ( Lapis Baja Tambahan ) dan dengan senjata utama yang di perpanjang dan juga armor lapis baja yang di tebalkan, dan versi terakhir nya adalah Panzer IV Ausf. J yang di pertebal armornya di senjata utama maupun di bagian badan tank nya. Panzer IV Ausf. J ini merupakan versi terakhir karena digantikan oleh Tiger I.

Export[sunting | sunting sumber]

Panzer IV termaksud tank yang di eksport terbanyak selama Perang Dunia ke-2, tujuan eksport nya tak lain adalah negara sekutu-sekutu Nazi Jerman di wilayah Balkan seperti Rumania ada 11 tank yang di antarkan, ke Hungaria, ada 32 tank yang dikirm, dan yang terakhir adalah Bulgaria ada sekitar kurang lebih 16-18 tank Panzer IV yang telah digunakan oleh Angkatan Darat Kerajaan Bulgaria. Rata-rata Panzer IV yang telah di eksport ini banyak hilang di Front timur pada saat awal 1942-1944 akhir.

Sejarah Pertempuran[sunting | sunting sumber]

Moncong Panzer IV Ausf. E.

Panzer IV adalah tank jerman yang sering diproduksi dan termaksud yang sering dipakai bertempur pada Perang Dunia ke-2, jika dibandingkan dengan seluruh kekuatan Wehrmacht pada saat 1940 Panzer IV mencangkup 30% kekuatan inti dari pasukan lapis baja Wehrmacht sisanya adalah Panzer II dan Panzer III.

Front Barat dan Afrika Utara (1939–1942)[sunting | sunting sumber]

Saat Kampanye Polandia pada awal September 1939, korps tank jerman terdiri atas 1,445 Panzer I, 1,223 Panzer II, 98 Panzer III and 211 Panzer IV; kendaraan lapis baja modern hanya sekitar 10% saja dari total keselurah korps Wehrmacht.[5] tiap Divisi Panzer Wehrmacht pasti dilengkapi oleh 17 buah Panzer I, 18 buah Panzer II, 28 buah Panzer III, and 14 buah Panzer IV per battalion-nya. Namun karena fungsi sebenarnya Panzer IV belum benar-benar di pakai maka banyak tank-tank ringan hancur bukan karena Tank vs Tank tetapi dengan senjata Anti-Tank, Polandia sendiri meng-klaim telah meng-penetrasikan 200 tank kelas ringan di polandia.

Tank Crusader Inggris yang melewati puing Panzer IV di Libya, 1941.

Meski meningkatnya produksi tank kelas menengah Panzer III dan Panzer IV, mayoritas tank pada saat Fall Gelb Pada 10 Mei 1940, tipe tank ringan. Menurut catatan Jenderal Heinz Guderian, saat Angkatan Bersenjata Nazi Jerman melakukan Operasi Fall Gelb ada sekitar 523 buah Panzer I, 955 buah Panzer II, 349 buah Panzer III, 278 buah Panzer IV, 106 buah Panzer 35(t) dan ada 228 Panzer 38(t).[6] Namun karena unggulnya penggunaan komunikasi Radio Jerman[7] dan taktik superior jerman, Whrmacht mampu menembus serta menghancurkan Pertahanan Koalisi Prancis, Inggris, Belanda, Luxemburg, dan Belgia.[8] Bagaimanapun juga, Panzer IV di persenjatai dengan KwK 37 L/24 75-milimeter (2,95 in) yang mana sangat susah untuk mengalahka tank prancis Seperti Somua S35 dan Char B1.[9] Tank Somua S35 Memiliki ketebalan baja 55 mm,[10] sementara senjata terkuat adalah KwK 37 L/24 yang hanya bisa menembus baja setebal 43 mm dalam jarak 700 m.[11] Tank Inggris Matilda II juga termaksud lapis baja tebal, dengan ketebalan 70mm di depan dan turret nya.

Pada saat Panzer IV di kirim ke Kampanye Afrika Utara yang di gandrungi oleh Deutsche Afrika Korps, sampai versi senjata utama diproduksi, Panzer IV kalah dari performa dan hasil Panzer III dalam hal mem-penetrasikan armor. Baik Panzer III maupun IV mempunyai masalah menghantam baja tebal kepunyaan Matilda II, sementara matilda punya senjata utama yang dengan mudah menghantam tank jerman satu-satunya kecacatan Matilda II adalah lambatnya dalm berjalan.[12] pada pertengahan August 1942, Jendral Rommel hanya mendapat 27 Panzer IV Ausf. F2s, yang di persenjatai L/43, yang mana tak terlalu bisa mempenetrasikan armor tank.[12] Namun versi senjata panjangnya dapat menghantam tank Amerika maupun inggris dalam jangkauan jarak 1500m, pada waktu itu tank paling tebal adalah M3 Lee milik amerika[13] Tank ini tiba di Afrika Utara pada bulan August dan October 1942, jumlahnya tidak signifikan dengan tank yang dikirm inggris dan amerika.[14]

Panzer IV juga beraksi dala Invasi Yugoslavia dan Invasi Yunani awal 1941.[15]

Front Timur[sunting | sunting sumber]

Terlihat sebuah PzKpfw IV Ausf. H dari Divisi Panzer ke-12 (Wehrmacht) dengan Schürzen (Lapis Baja Tambahan) berjuang di Front Timur

Pada saat pelaksanaan Operasi Barbarossa pada 22 Juni 1941, ada penampakan tank baru Uni Soviet KV-1 dan T-34 tank yang mana membuat Panzer IV versi 75mm senjata utama di buat yang mana artinya dapat menghantam T-34 dalam jarak 1200m. penempatan Panzer IV ini membuat tank ini sangat tersiksa oleh kondisi cuaca ekstrem tak mirip seperti di barat. tank ini tak di desain untuk medan "Tanah Timur" tetapi di desain untuk medan eropa barat dan mediterania. Namun penderitaan tank ini tak berlangsung lama karena peran nya di ganti kan oleh Tiger I tetapi tak begitu lama karena setelah Kursk banyak Tiger I hilang dan Panzer IV mengambil peran krusial hingga akhir perang.

Lihat Juga[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Ginat, Rami (6 Dec 2006). The Soviet Union and the Syrian Ba'th regime: from hesitation to rapprochement. Middle Eastern Studies. hlm. 9. 
  2. ^ Thomas L. Jentz and Hilary Louis Doyle (2011). Panzer Tracts No.23 - Panzer Production from 1933 to 1945. Panzer Tracts. hlm. 50–59. 
  3. ^ Zetterling, Niklas (2000). Kursk 1943: A Statistical Analysis. London: Frank Cass. hlm. 61. ISBN 978-0-7146-5052-4. 
  4. ^ Conners, Chris (4 December 2002). "Panzerkampfwagen IV Ausfuehrung H". The AFV Database. Diakses tanggal 15 December 2010. 
  5. ^ Perrett (1999), p. 24
  6. ^ Guderian (1996), p. 472
  7. ^ McCarthy & Syron (2002), p. 72
  8. ^ McCarthy & Syron (2002), p. 73
  9. ^ Doyle & Jentz (2001), pp. 4–5
  10. ^ Crawford (2000), p. 4
  11. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Doyle4
  12. ^ a b Ormeño (2007), p. 48
  13. ^ Doyle & Jentz (2001), p. 21
  14. ^ Doyle & Jentz (2001), p. 23
  15. ^ Perrett (1999), pp. 34–35

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Bird, Lorrin R.; Robert Livingston (2001). World War II Ballistics: Armor and Gunnery. Albany, NY: Overmatch Press. 
  • Caballero, Carlos; Molina, Lucas (October 2006). Panzer IV: El puño de la Wehrmacht (dalam bahasa Spanish). Valladolid, Spain: AFEditores. ISBN 84-96016-81-1. 
  • Crawford, Steve (11 November 2000). Tanks of World War II. Zenith Press. ISBN 0-7603-0936-1. 
  • de Mazarrasa, Javier (1994). Blindados en España 2ª Parte: La Dificil Postguerra 1939-1960 (dalam bahasa Spanish). Valladolid, Spain: Quiron Ediciones. ISBN 84-87314-10-4. 
  • Doyle, Hilary; Tom Jentz (2001). Panzerkampfwagen IV Ausf. G, H and J 1942-45. Oxford, United Kingdom: Osprey. ISBN 1-84176-183-4. 
  • Fletcher, David (2008). Sherman Firefly. Oxford, United Kingdom: Osprey. ISBN 978-1-84603-277-6. 
  • Forty, George (2000). The Reich's Last Gamble: The Ardennes Offensive, December 1944. London, United Kingdom: Cassell & Co. ISBN 0-304-35802-9. 
  • Guderian, Heinz Panzer Leader New York Da Capo Press Reissue edition, 2001.
  • Hastings, Max (1999). Overlord: D-Day and the Battle for Normandy 1944. London, United Kingdom: Pan Books. ISBN 0-330-39012-0. 
  • Jentz, Thomas (1996). Panzertruppen: The Complete Guide to the Creation & Combat Employment of Germany's Tank Force 1933-1942. Atglen, PA: Schiffer Military History. ISBN 0-88740-915-6. 
  • Jentz, Thomas; Hilary Doyle (1997). Panzer Tracts 4: Panzerkampfwagen IV - Grosstraktor to Panzerbefehlswagen IV. Darlington, MD: Darlington Productions. 
  • Jentz, Thomas; Hilary Doyle (2001). Germany's Panzers in World War II: From Pz.Kpfw.I to Tiger II. Atglen, PA: Schiffer Military History. ISBN 0-7643-1425-4. 
  • Liddell Hart, B.H. The German Generals Talk. New York, NY: Morrow, 1948.
  • McCarthy, Peter; Mike Syryon (2002). Panzerkieg: The Rise and Fall of Hitler's Tank Divisions. New York City, NY: Carroll & Graf. ISBN 0-7867-1009-8. 
  • Ormeño, Javier (1 January 2007). "Panzerkampfwagen III: El pequeño veterano de la Werhmacht". SERGA. Madrid, Spain: Almena (45). 
  • Perrett, Bryan (1998). German Light Panzers 1932-42. Oxford, United Kingdom: Osprey. ISBN 1-85532-844-5. 
  • Perrett, Bryan (1999). Panzerkampfwagen IV medium tank : 1936 - 1945. Oxford, United Kingdom: Osprey. ISBN 978-1-85532-843-3. 
  • Reynolds, Michael (2002). The Sons of the Reich: II SS Panzer Corps. Havertown, PA: Casemate. ISBN 0-9711709-3-2. 
  • Scheibert, Horst (1991). The Panzer IV Family. West Chester, PA: Schiffer Military History. ISBN 0-88740-359-X. 
  • Simpkin, Richard E. (1979). Tank Warfare: An analysis of Soviet and NATO tank philosophy. London, United Kingdom: Brassey's. ISBN 0-904609-25-1. 
  • Spielberger, Walter (April 1972). PanzerKampfwagen IV. Berkshire, United Kingdom: Profile Publications Ltd. 
  • Spielberger, Walter (1993). Panzer IV and its variants. Atglen, PA, USA: Schiffer Military History. ISBN 0-88740-515-0. 
  • Wilmot, Chester (1997). The Struggle for Europe. Ware, Herts.: Wordsworth Editions Ltd. ISBN 1-85326-677-9. 
  • Scafes, Cornel I; Scafes, Ioan I; Serbanescu, Horia Vl (2005). Trupele Blindate din Armata Romana 1919-1947. Bucuresti: Editura Oscar Print. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]