Makrifat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Makrifat adalah pengetahuan yang diperoleh melalui akal, sedangkan dalam tasawuf makrifat berarti mengetahui Allah Subhanahu wa Ta'ala dari dekat. Dengan Makrifat, seorang Sufi lewat hati sanubarinya dapat melihat Tuhan. Mengetahui hinanya diri sendiri dan menerima semua yang sudah ditakdirkan oleh Allah SWT di dalam keduniaan fana ini.

Makrifat merupakan cahaya yang memancar kedalam hati, menguasai daya yang ada dalam diri manusia dengan sinarnya yang menyilaukan.

Awal memulai makrifat:

  1. Pikirannya Jalan
  2. Semua pembelajaran diambil hikmah terhadap kejadian yang sudah berlangsung (Pengalaman Hidup)

Puncak makrifat: timbul suatu kegoncangan dan kebingungan karena

  1. Karena tidak tahu putusan Akhir
  2. Khawatir mati tidak membawa Iman

Menjadikan diri kita dekat dengan Allah dengan Mantap, Hikmah sholat seharusnya membuat kita dekat dengan Allah. dengan timbul pertanyaan Apakah sholat kita diterima oleh Allah?. tidak ada yang tahu dan jngan mengaku kalau diterima. Disarankan untuk "Wiridan", yg di awali dengan "astaghfirullah...". dengan kiasan cucilah dulu hati setelah sholat. Karena di dalam sholat hati seorang manusia saat sholat banyak penyakit seperti niat yang jahat terhadap orang, tidak fokus, punya dendam. Disarankan khusyu'.

Referensi[sunting | sunting sumber]