Lompat ke isi

Gnostisisme

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Gnostisisme (bahasa Yunani: γνῶσις gnōsis, pengetahuan) merujuk pada bermacam-macam gerakan keagamaan yang beraliran sinkretisme pada zaman dahulu kala. Gerakan ini mencampurkan berbagai ajaran agama, yang biasanya pada intinya mengajarkan bahwa manusia pada dasarnya adalah jiwa yang terperangkap di dalam alam semesta yang diciptakan oleh tuhan yang tidak sempurna. Secara umum dapat dikatakan Gnostisisme adalah agama dualistik, yang dipengaruhi dan memengaruhi filosofi Yunani, Yudaisme, dan Kekristenan.

Istilah gnōsis merujuk pada suatu pengetahuan esoteris yang telah dipaparkan. Dari sana manusia melalui unsur-unsur rohaninya diingatkan kembali akan asal-muasal mereka dari Tuhan yang superior. Yesus Kristus dipandang oleh sebagian sekte Gnostis sebagai perwujudan dari makhluk ilahi yang menjadi manusia untuk membawa gnōsis ke bumi.[1]

Pada mulanya Gnostisisme dianggap sebagai cabang aliran sesat dari Kekristenan, namun sekte Gnostis telah ada sejak sebelum kelahiran Yesus.[2][3] Keberadaan kaum Gnostik sejak Abad Pertengahan semakin berkurang dikarenakan pengikutnya memeluk Islam atau akibat dari Perang Salib Albigensian (12091229). Gagasan Gnostis kembali muncul seiring dengan bertumbuhnya gerakan mistis esoteris pada akhir abad ke-19 dan abad ke-20 di Eropa dan Amerika Utara.

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki

[sunting | sunting sumber]
  1. "An Introduction to Gnosticism and The Nag Hammadi Library". The Gnostic Society Library. Diarsipkan dari asli tanggal 1998-12-03. Diakses tanggal 2009-12-02.
  2. "Gnosticism". Catholic Encyclopedia. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-06-19. Diakses tanggal 2009-02-12.
  3. Bart D. Ehrman Lost Christianities. Oxford University press, 2003, p.188-202

Referensi

[sunting | sunting sumber]

Sumber primer

[sunting | sunting sumber]

Sumber sekunder

[sunting | sunting sumber]
  • The Naked Truth: Exposing the Deceptions About the Origins of Modern Religions (1995).

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]