Kromo Inggil

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Kromo Inggil adalah suatu tingkatan kehalusan bahasa Jawa tutur.

Dipakai oleh penutur untuk berkomunikasi dengan lawan bicara yang:

  1. dianggap jelas lebih tua, seperti ayah, ibu, kakek.
  2. dihormati.
  3. dianggap memiliki kedudukan/kekuasaan/pendidikan lebih tinggi, seperti majikan, Pak Guru, Pak Lurah.

Namun kadang dipakai juga untuk berkomunikasi dengan anak-anak dengan tujuan memberi pengetahuan tentang kromo inggil sejak masih muda.

Lihat Pula[sunting | sunting sumber]