Japanese Language Proficiency Test

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Japanese Language
Proficiency Test
Lokasi Ujian Internasional[1]
Asia Timur
 Republik KoreaSeoul, Busan, Jeonju, Jeju, Incheon
 TiongkokBeijing, Shanghai, Changchun, Dalian, Guangzhou, Shenyang, Tianjin, Harbin, Xi'an, Chongqing, Jinan, Wuhan, Xiamen, Hangzhou, Hohhot, Luoyang, Suzhou, Qingdao, Changsha, Chengdu, Nanjing, Hefei, Shenzhen, Nanchang, Shijiazhuang, Taiyuan, Ningbo, Wuxi, Guiyang, Ürümqi
 Hong KongHong Kong
 MongoliaUlan Bator
 Republik TiongkokTaipei, Kaohsiung, Taichung
Asia Tenggara
 IndonesiaJakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Yogyakarta, Semarang, Padang, Denpasar
 CambodiaPhnom Penh
 SingaporeSingapore
 ThailandBangkok, Chiang Mai, Songkhla, Khon Kaen
 PhilippinesManila, Cebu, Davao
 BruneiBandar Seri Begawan
 VietnamHanoi, Ho Chi Minh
 MalaysiaKuala Lumpur, Penang, Ipoh, Kota Kinabalu
 MyanmarYangon
 LaosVientiane
Asia Tengah
 IndiaNew Delhi, Pune, Kolkata, Chennai, Bangalore, Mumbai
 Sri LankaColombo
   NepalKathmandu
 PakistanIslamabad, Karachi
 BangladeshDhaka
 UzbekistanTashkent
 KazakhstanAlmaty
 KyrgyzstanBishkek
Australia
 AustraliaCanberra, Brisbane, Perth, Sydney, Melbourne, Adelaide
 New ZealandAuckland, Wellington, Christchurch
Amerika Utara
 CanadaVancouver, Toronto, Edmonton
 Amerika SerikatAtlanta, Chicago, Fayetteville, Honolulu, Los Angeles, New York, Seattle, San Francisco, Washington D.C.
 MexicoMexico City
Amerika Selatan
 ArgentinaBuenos Aires
 ParaguayAsunción
 BrazilSão Paulo, Londrina, Belém, Rio de Janeiro, Porto Alegre, Brasília, Salvador, Manaus
 VenezuelaCaracas
 PeruLima
 BoliviaSanta Cruz, La Paz
Eropa
 ItalyRome, Milan
 United KingdomLondon
 GreeceAthens
  SwitzerlandBern
 SpainMadrid, Barcelona
 DenmarkCopenhagen
 GermanyDüsseldorf, Stuttgart, Berlin
 FinlandHelsinki
 FranceParis, Lyon
 UkraineKiev
 HungaryBudapest
 BulgariaSofia
 PolandWarsaw
 RomaniaBucharest
 RussiaMoscow, Vladivostok, Novosibirsk, Khabarovsk, Yuzhno-Sakhalinsk, Irkutsk, Saint Petersburg
Timur Tengah dan Afrika
 EgyptCairo
 KenyaNairobi
 TurkeyAnkara

Japanese Language Proficiency Test (日本語能力試験, Nihongo Nōryoku Shiken) atau JLPT adalah ujian kemampuan berbahasa Jepang yang dikhususkan bagi para penutur asing bahasa Jepang.[2]

JLPT dilangsungkan pertama kali pada tahun 1984 dengan jumlah peserta sebanyak 7.000 orang.[3] Ujian ini diselenggarakan pada bulan Desember tiap tahun dengan empat tingkat kesulitan (1, 2, 3, 4). Akan tetapi, sejak tahun 2010, sistem tersebut diubah menjadi lima tingkat (N1, N2, N3, N4, N5) dan diselenggarakan dua kali dalam satu tahun (khusus untuk tingkat N1, N2, dan N3), yaitu pada bulan Juli dan Desember.[4]

Bentuk Soal Ujian[sunting | sunting sumber]

Ujian ini terbagi menjadi tiga bagian, yaitu[2][4]:

  • 文字・語彙 (moji, goi), menguji kemampuan peserta dalam memahami penggunaan kosakata serta perbendaharaan kata dalam bahasa Jepang.[4]
  • 聴解 (chōkai), menguji kemampuan peserta dalam mendengar dan memahami dialog dalam bahasa Jepang.[4]
  • 読解・文法 (dokkai, bunpō), menguji kemampuan peserta dalam memahami artikel dalam bahasa Jepang.[4]

Seluruh soal disajikan dalam bentuk pilihan ganda.[4][5]

Sistem Penilaian[sunting | sunting sumber]

Sebelum tahun 2010, sistem penilaian JLPT adalah menjumlahkan nilai dari masing-masing bagian dan harus mencapai batas nilai tertentu (standar nilai masing-masing tingkat bervariasi).[5][6] Sejak tahun 2010 sistem penilaian ini diubah; setiap bagian memiliki standar nilai sendiri sehingga untuk lulus para peserta harus mampu mencapai nilai tertentu untuk masing-masing bagian (tidak berlaku sistem penilaian kumulatif seperti sebelumnya).[5]

Penilaian dilakukan dengan menjumlahkan nilai masing-masing jawaban yang benar.[4][5][6] Jawaban yang salah atau tidak diisi tidak akan mengurangi jumlah nilai peserta.[4][5][6]

Syarat Tingkat Kompetensi[sunting | sunting sumber]

Syarat kompetensi yang disarankan untuk dimiliki oleh para peserta ujian adalah sebagai berikut[5]:

N1[sunting | sunting sumber]

Peserta mampu memahami bahasa Jepang dalam berbagai situasi berikut:

  • Peserta mampu membaca artikel nonfiksi dengan tingkat kesulitan yang tinggi dan memahami bacaan dalam berbagai tema, seperti tajuk rencana surat kabar, kolom saran dan kritik pada majalah; serta mampu memahami struktur dan isi tiap artikel.[5][6]
  • Peserta mampu membaca artikel fiksi dengan tema yang beraneka ragam dan mampu memahami dialog serta tujuan penulis yang tertera dalam artikel tersebut secara mendalam.[5][6]
  • Peserta mampu memahami data lisan dengan tingkat kesulitan yang tinggi seperti siaran berita serta berbagai dialog yang disampaikan dalam tingkat kecepatan tinggi.[5][6]

N2[sunting | sunting sumber]

Peserta mampu memahami bahasa Jepang yang digunakan pada situasi umum dan kondisi-kondisi tertentu:

  • Peserta mampu membaca artikel nonfiksi dengan tingkat kesulitan yang cukup tinggi dan memahami bacaan sederhana dalam berbagai tema, seperti surat pembaca dalam surat kabar dan majalah; serta mampu memahami struktur dan isi tiap artikel.[5][6]
  • Peserta mampu membaca artikel fiksi sederhana dengan tema yang beraneka ragam dan mampu memahami dialog serta tujuan penulis yang tertera dalam artikel tersebut secara mendalam.[5][6]
  • Peserta mampu memahami data lisan dengan tingkat kesulitan yang cukup tinggi seperti siaran berita serta berbagai dialog yang disampaikan dalam tingkat kecepatan cukup tinggi.[5][6]

N3[sunting | sunting sumber]

Peserta mampu memahami bahasa Jepang yang digunakan pada situasi umum dan kondisi-kondisi tertentu:

  • Peserta mampu membaca artikel sederhana dengan tema yang tidak kompleks.[5]
  • Peserta mampu membaca dan memahami ringkasan informasi artikel, seperti judul artikel surat kabar.[5]
  • Peserta mampu membaca artikel fiksi sederhana dengan tema yang beraneka ragam dan mampu memahami dialog serta tujuan penulis yang tertera dalam artikel tersebut secara mendalam.[5]
  • Peserta mampu memahami data lisan dengan tingkat kesulitan yang cukup tinggi serta berbagai dialog yang disampaikan dalam tingkat kecepatan cukup tinggi.[5]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "List of Local Host Institutions of JLPT". Japanese Ministry of Foreign Affairs. Diakses tanggal May 16, 2010. 
  2. ^ a b "What is the JLPT?". Japan Foundation. Diakses tanggal May 16, 2010. 
  3. ^ "第2回 日本語能力試験改訂 中間報告" (PDF) (dalam bahasa Japanese). Japan Foundation. 2008-05-25. Diakses tanggal May 16, 2010. 
  4. ^ a b c d e f g h "Official overseas JLPT homepage". Japan Foundation. Diakses tanggal May 16, 2010. 
  5. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p 日本語能力試験受験案内(願書). 2010. The Japan Foundation.
  6. ^ a b c d e f g h i 日本語能力試験受験案内(願書). 2008. The Japan Foundation.