1-Heksanol

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
1-Heksanol
Rumus kerangka 1-heksanol
Rumus bola 1-heksanol
Nama
Nama IUPAC
Hexan-1-ol[1]
Penanda
Model 3D (JSmol)
Referensi Beilstein 969167
ChEMBL
ChemSpider
ECHA InfoCard 100.003.503
Nomor EC 203-852-3
MeSH 1-Hexanol
Nomor RTECS MQ4025000
UNII
Nomor UN 2282
Sifat
C6H14O
Massa molar 102,18 g·mol−1
Densitas 0,8136 g cm−3
Titik lebur 220 to 232 K
Titik didih 428 to 432 K
5,9 g/L (pada 20 °C)
log P 1,858
Tekanan uap 100 Pa (pada 25,6 °C)
Indeks bias (nD) 1,4178 (pada 20 °C)
Termokimia
Kapasitas kalor (C) 243,2 J K−1 mol−1
Entropi molar standar (So) 287,4 J K−1 mol−1
Entalpi pembentukan standarfHo) −377,5 kJ mol−1
Entalpi
pembakaran
standar
ΔcHo298
−3,98437 MJ mol−1
Bahaya
Lembar data keselamatan ICSC 1084
Piktogram GHS The exclamation-mark pictogram in the Globally Harmonized System of Classification and Labelling of Chemicals (GHS)
Keterangan bahaya GHS WARNING
H302
Titik nyala 59 °C (138 °F; 332 K)
293 °C
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada temperatur dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
YaY verifikasi (apa ini YaYN ?)
Sangkalan dan referensi

1-Heksanol adalah alkohol organik dengan enam rantai karbon berikatan jenuh dengan rumus kimia CH3(CH2)5OH. Cairan tak berwarna ini sedikit larut dalam air, tetapi dapat campur dengan dietil eter dan etanol. Terdapat dua isomer lain selain 1-hexanol, yaitu 2-heksanol dan 3-heksanol, yang dibedakan berdasarkan perbedaan lokasi gugus hidroksilnya. Banyak isomer alkohol dengan rumus kimia C6H13OH. Senyawa ini digunakan dalam industri parfum.

Persiapan[sunting | sunting sumber]

Heksanol diproduksi dalam skala industri dengan cara oligomerisasi etilena menggunakan trietilaluminium, diikuti dengan oksidasi produk-produk alkilaluminium yang terbentuk.[2] Sintesis yang disederhanakan adalah:

Al(C2H5)3 + 6C2H4 → Al(C6H13)3
Al(C6H13)3 + 1½O2 + 3H2O → 3HOC6H13 + Al(OH)3

Proses ini menghasilkan sejumlah oligomer yang dapat dipisahkan dengan cara distilasi.

Metode alternatif[sunting | sunting sumber]

Metode preparasi lain adalah hidroformulasi 1-pentena diikuti dengan hidrogenasi aldehida yang terbentuk. Metode ini dipraktikkan dalam industri untuk menghasilkan campuran isomer alkohol C6 yang merupakan prekursor zat pemlastis ((Inggris):plasticizer).[2]

Pada prinsipnya, 1-heksena dapat dikonversi menjadi 1-heksanol dengan cara hidroborasi (diboran dalam tetrahidrofuran diikuti dengan perlakuan menggunakan hidrogen peroksida dan natrium hidroksida):

Hexene-hexanol.png

Metode ini edukatif dan berguna dalam sintesis di laboratorium tetapi tidak praktis karena secara komersial 1-heksanol yang murah berasal dari etilena.

Keberadaan di alam[sunting | sunting sumber]

1-Heksanol dipercaya merupakan komponen yang menghasilkan bau seperti rumput yang baru dipotong. Feromon yang dikeluarkan kelenjar Koschevnikov lebah madu mengandung 1-heksanol.

Lihat juga[sunting | sunting sumber]

cis-3-Heksanal, biomolekul karbon organik yang mudah menguap lainnya, juga dianggap sebagai penghasil bau rumput yang baru dipotong

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "1-hexanol - Compound Summary". PubChem Compound. USA: National Center for Biotechnology Information. 26 March 2005. Identification and Related Records. Diakses tanggal 8 October 2011. 
  2. ^ a b Falbe, Jürgen; Bahrmann, Helmut; Lipps, Wolfgang; Mayer, Dieter (2005), "Alcohols, Aliphatic", Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry, Weinheim: Wiley-VCH, doi:10.1002/14356007.a01_279 .

Pranala luar[sunting | sunting sumber]