Kejadian 12

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Kejadian 12 (disingkat Kej 12) adalah bagian dari Kitab Kejadian dalam Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Termasuk dalam kumpulan kitab Taurat yang disusun oleh Musa.[1][2]

Teks[sunting | sunting sumber]

Struktur[sunting | sunting sumber]

Ayat 1-3[sunting | sunting sumber]

Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."[4]

Menurut tradisi Kristen, berdasarkan janji ini, Abram pergi dari Haran ke tanah Kanaan dan kelak menjadi kakek moyang Yesus Kristus, yang menjadi Juruselamat semua kaum di muka bumi.[5]

Ayat 3[sunting | sunting sumber]

Bahasa Ibrani: ואברכה מברכיך ומקללך אאר ונברכו בך כל משפחת האדמה׃
Transliterasi Ibrani: wa·'a·ba·ra·kah me·ba·re·kei·kha u·me·qa·lel·kha a·'or we·ni·be·re·ku be·kha kol misy·pe·khot ha·'a·da·mah.
Terjemahan Baru: "Aku (Allah) akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau (Abram), dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."[6]

Frasa "muka bumi" diterjemahkan dari kata "adamah" yang juga berarti "tanah", yaitu darimana "adam" (= manusia; Adam, manusia pertama) diciptakan, sehingga melalui Abram (=Abraham) berkat (barak; barakah) itu diberikan kepada seluruh umat manusia (=bani Adam).[7]

Ayat 4[sunting | sunting sumber]

Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya, dan Lotpun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima (75) tahun, ketika ia berangkat dari Haran.[8]

Sejak awal kisah ini menekankan kebenaran bahwa ketaatan kepada Allah perlu untuk suatu hubungan yang menyelamatkan dengan Allah.

  1. Abram menaati Firman Tuhan. Ketaatannya meliputi tindakannya meninggalkan rumah dan negerinya serta percaya pemeliharaan, bimbingan, dan janji-janji Allah (Kejadian 12:1; Yakobus 2:17; 1 Yohanes 2:4).
  2. Seperti Abram, semua orang yang percaya kepada Kristus dipanggil untuk meninggalkan "negeri ... sanak saudara ... rumah bapamu" (Kejadian 12:1) untuk mengikut Yesus dalam pengertian mencari "tanah air yang lebih baik, yaitu tanah air sorgawi" (Ibrani 11:16).[9]

Tradisi Yahudi[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 9794158151, 9789794158159
  2. ^ J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 9794153850, 9789794153857
  3. ^ Kejadian 11:32
  4. ^ Kejadian 12:1-3
  5. ^ Matius 1:1
  6. ^ Kejadian 12:3
  7. ^ Kejadian 2:7
  8. ^ Kejadian 12:4
  9. ^ The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  10. ^ Penanggalan parsyah

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]