Kejadian 49

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Kejadian 49 adalah bagian dari Kitab Kejadian dalam Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Termasuk dalam kumpulan kitab Taurat yang disusun oleh Musa.[1][2]

Teks[sunting | sunting sumber]

Struktur[sunting | sunting sumber]

Berkat Yakub[sunting | sunting sumber]

Jacob Blessing His Sons ("Yakub memberkati putra-putranya") lukisan François Maitre. Penyebutan "tempat berbaring" di Kejadian 49:33 menunjukkan bahwa perkataan ini menjelang kematian.

Perkataan Yakub ini diberikan dalam bentuk sajak pada ayat 1-28, yang disampaikan kepada 12 putranya. Berisi pendapat mengenai kelebihan dan sifat tiap-tiap suku Israel. Sering disejajarkan dengan "Berkat Musa" yang dicatat dalam Kitab Ulangan pasal 33, meskipun kaitan kedua bagian ini nampaknya tidak cukup erat. Juga tidak seperti Berkat Musa, Yakub tidak ragu-ragu untuk mengecam sejumlah suku, terutama, suku Ruben, suku Simeon dan suku Lewi. Sajak ini rupanya mencoba memberikan penjelasan akan nasib tiap suku di kemudian hari. Misalnya, kecilnya wilayah suku Ruben, putra sulung Yakub, dibandingkan dengan Yehuda, adalah akibat perbuatan aib Ruben. Demikian pula wilayah Simeon yang seluruhnya di dalam batas wilayah Yehuda, serta suku Lewi yang hanya mendapat kota-kota yang tersebar, dihubungkan dengan perbuatan keji Simeon dan Lewi (Kejadian 34). Suku-suku lain dijelaskan menurut ciri khas mereka. Dua suku yang mendapatkan pujian terbesar adalah Yehuda dan Yusuf, yang kelak menjadi Kerajaan Yehuda dan Kerajaan Israel Utara.[3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 9794158151, 9789794158159
  2. ^ J. Blommendaal. Pengantar kepada perjanjian lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 9794153850, 9789794153857
  3. ^ Jewish Encyclopedia: Berkat Yakub.

Pustaka tambahan[sunting | sunting sumber]

  • Ludwig Diestel, Segen Jakobs, 1853;
  • Kaufmann Kohler, Der Segen Jakobs, 1867;
  • Augustus Newton Obbard, The Prophecy of Jacob, Cambridge 1867.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]