Kejadian 21
Kejadian 21 (disingkat Kej 21) adalah bagian dari Kitab Kejadian dalam Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen yang termasuk ke dalam kumpulan kitab Taurat yang disusun oleh Musa.[1][2]
Daftar isi |
Teks [sunting]
- Naskah sumber utama: Masoretik, Taurat Samaria, Septuaginta dan Naskah Laut Mati.
- Pasal ini terdiri dari 34 ayat.
- Berisi riwayat Abraham, istrinya, Sara, gundiknya, Hagar dan kedua putranya, Ismael dan Ishak.
Struktur [sunting]
- Kejadian 21:1-7 = Ishak lahir
- Kejadian 21:8-21= Abraham mengusir Hagar dan Ismael
- Kejadian 21:22-34 = Perjanjian Abraham dengan Abimelekh
Ayat 2 [sunting]
- Maka mengandunglah Sara, lalu ia melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abraham dalam masa tuanya, pada waktu yang telah ditetapkan, sesuai dengan firman Allah kepadanya.[3]
Rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Galatia memberi penekanan bahwa anak laki-laki ini (Ishak) dilahirkan dari perempuan merdeka (Sara, satu-satunya istri Abraham) oleh karena janji Allah, bukan karena kehendak daging.[4]
Ayat 4 [sunting]
- Kemudian Abraham menyunat Ishak, anaknya itu, ketika berumur delapan hari, seperti yang diperintahkan Allah kepadanya.[5]
Hukum sunat itu diberikan kepada Abraham pada pasal 17, sehingga Abraham disunat ketika berusia 99 tahun dan Ismael disunat pada usia 13 tahun. Ishak disunat sesuai aturan dari Allah, yaitu pada hari ke-8,[6] sebagaimana juga Yesus Kristus.[7]
Ayat 5 [sunting]
- Adapun Abraham berumur seratus tahun, ketika Ishak, anaknya, lahir baginya[8]
Setelah menanti cukup lama, akhirnya Abraham mendapatkan seorang putra yang dilahirkan oleh Sara baginya. Hal ini tepat sesuai rencana Allah yang disampaikan langsung kepada Abraham dan Sara, pada saat Allah mengunjungi kemah mereka setahun sebelumnya.[9] Berdasarkan Kejadian 17:17 dan Kejadian 17:24, diketahui bahwa saat melahirkan Sara berusia 91 tahun dan dari Kejadian 16:16 diketahui bahwa saat itu Ismael berusia 14 tahun.[10]
Ayat 10 [sunting]
- Berkatalah Sara kepada Abraham: "Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba ini tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anakku Ishak."[11]
Dikutip oleh Rasul Paulus dalam Galatia 4:30.
Tradisi Yahudi [sunting]
- Pasal ini seluruhnya termasuk ke dalam bahan bacaan Taurat mingguan (bahasa Ibrani: פרשת, parsyah) וירא (Vayera [wayera]) yang dimulai dari pasal 18 ayat 1 dan berakhir pada pasal 22 ayat 24.[12]
Referensi [sunting]
- ^ W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 9794158151, 9789794158159
- ^ J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 9794153850, 9789794153857
- ^ Kejadian 21:2
- ^ Galatia 4:23
- ^ Kejadian 21:4
- ^ Kejadian 17:12
- ^ Lukas 2:21
- ^ Kejadian 21:5
- ^ Kejadian 18:10
- ^ Kejadian 17:17; Kejadian 17:24
- ^ Kejadian 21:10
- ^ Penanggalan parsyah
Lihat pula [sunting]
- Abimelekh (raja Gerar)
- Bagian Alkitab yang berkaitan: Kejadian 12, Kejadian 17, Kejadian 18, Lukas 2, Galatia 4
Pranala luar [sunting]
- (Indonesia) Teks Kejadian 21 dari Alkitab SABDA
- (Indonesia) Audio Kejadian 21
- (Indonesia) Referensi silang Kejadian 21
- (Indonesia) Komentari bahasa Indonesia untuk Kejadian 21
- (Inggris) Komentari bahasa Inggris untuk Kejadian 21
|
||||||||||||||||||||