Asia Selatan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Asia Selatan

Asia Selatan adalah sebuah wilayah geopolitik di bagian selatan benua Asia, terdiri dari daerah-daerah di dan sekitar anak benua India. Wilayah ini dibatasi oleh Asia Barat, Tengah, Timur, dan Tenggara. Wilayah Asia Selatan meliputi 10% luas benua Asia, kira-kira 4.480.000 km² tetapi populasinya mencakup 40% populasi Asia. Kebanyakan dari daerah itu mendapat pengaruh budaya India.

Definisi[sunting | sunting sumber]

Umumnya, yang disebut Asia Selatan adalah negara-negara atau daerah berikut:

Negara Luas
(km²)
Populasi(2009-2012) Kepadatan populasi
(/km²)
PDB
(2009/2012)
PDB per kapita
(2011)
Ibukota Mata uang Pemerintahan Bahasa Resmi Lambang
 Bangladesh 147,570 152,518,015[1] 1,099 $115,002 juta [2011] $678 Dhaka Taka Demokrasi parlementer Bahasa Bengali, Bahasa Inggris National emblem of Bangladesh.svg
 Bhutan 38,394 697,000[1] 18 $1,269 juta $2,121 Thimphu Ngultrum, Rupee India Monarki konstitusional Bahasa Dzongkha, Bahasa Inggris Bhutan emblem.svg
 India 3,287,240 1,210,193,422[2] 382[2] $1,537,966 juta[3] $1,389 New Delhi Rupee India Republik federal, Demokrasi parlementer Bahasa Hindi, Bahasa Inggris Emblem of India.svg
 Maladewa 298 396,334[1] 1,330 $1,357 juta $5,973 Malé Rufiyaa Republik Bahasa Divehi Coat of Arms of Maldives.svg
 Nepal 147,181 26,620,080[1] 200 $22,615 juta $850 Kathmandu Rupee Nepal Republik demokratik Bahasa Nepali Coat of arms of Nepal.svg
 Pakistan 796,095 179,800,000[1] 225 $174,866 juta $1,201 Islamabad Rupee Pakistan Republik Islam Bahasa Urdu, Bahasa Inggris[4] State emblem of Pakistan.svg
 Sri Lanka 65,610 20,238,000[1] 309 $53,241 juta $2,877 Sri Jayawardenapura Kotte Rupee Sri Lanka Demokrasi sosialis republik Bahasa Sinhala, Bahasa Tamil Emblem of Sri Lanka.svg


Seluruh wilayah tersebut, kecuali Tibet dan Teritori Britania, tergabung dalam South Asian Association for Regional Cooperation bersama Afghanistan. Subwilayah Asia Selatan di PBB mencakup wilayah di atas ditambah Afganistan dan Iran. Iran memang kadang dimasukkan ke Asia Selatan, walaupun kadang juga disebut Asia Barat. Selain itu, Myanmar juga kadang digolongkan ke Asia Selatan.

Istilah anak benua India lebih tepat dipakai untuk wilayah-wilayah yang terletak di Lempeng India.

Geografi Asia Selatan[sunting | sunting sumber]

Secara geografis, Asia Selatan berbatasan dengan Asia Tengah di utara, Asia Timur, di timur, Asia Tenggara di sisi tenggara, Asia Barat di sebelah barat dan dengan Samudra Hindia di sebelah selatan. Pegunungan Himalaya merupakan batas utara dan timur Asia Selatan, sedangkan Laut Arab dan Teluk Bengali merupakan batas selatannya. Pegunungan Hindu Kush di Afganistan dan Pakistan utara biasanya dianggap sebagai batas barat laut anak benua India.

Citra satelit kawasan Asia Selatan.

Secara geologis, sebagian besar daerah ini dianggap sebagai anak benua karena mempunyai lempeng tektonik sendiri, yaitu Lempeng India, yang terpisah dari bagian Eurasia lain dan dulunya merupakan benua kecil sebelum bertumbukan dengan Lempeng Eurasia. Bahkan hingga kini Lempeng India masih terus bergerak ke arah utara sehingga mengakibatkan pegunungan Himalaya semakin tinggi beberapa sentimeter setiap dasawarsa. Selain itu, Asia Selatan juga merupakan tempat ditemukannya ciri-ciri geografis yang umumnya ditemukan di benua yang lebih luas, misalnya sungai es, hutan hujan, lembah, padang pasir, dan padang rumput di wilayah yang hanya setting luas Amerika Serikat.

Penduduk Asia Selatan mempunyai ciri-ciri istimewa yang membedakan mereka dari kawasan Asia lainnya; bangsa dan kebudayaan yang dominan adalah Indo-Eropa dan Dravidia. Para penduduknya juga mempunyai kedekatan yang lebih dengan Eropa dibandingkan dengan wilayah Asia lainnya, kecuali di Plato Iran dan Kaukasus.

Asia Selatan merupakan salah satu kawasan yang terpadat penduduknya di dunia. Sekitar 1,6 miliar jiwa tinggal di kawasan ini—sekitar seperempat dari seluruh penduduk dunia. Kepadatan penduduk di Asia Selatan sebesar 305 jiwa per kilometer persegi sama dengan tujuh kali rata-rata dunia.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kawasan ini mempunyai sejarah yang panjang. Peradaban kuno berkembang di sekitar Lembah Sungai Indus (lihat: Peradaban Lembah Indus). Masa sebelum abad ke-18 merupakan masa keemasan kawasan ini, saat Kekaisaran Mughal berkuasa di sebelah utara. Penguasa kolonial Eropa kemudian memimpin penjelajahan kawasan ini, awalnya Portugis dan Belanda, namun kemudian Kekaisaran Britania dan Perancis. Sebagian besar dari Asia Selatan memperoleh kemerdekaan dari Eropa pada akhir 1940-an.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f USCensusBureau:Countries ranked by population, 2012[pranala nonaktif]
  2. ^ a b "Census of India : Provisional Population Totals : India :Census 2011". Censusindia.gov.in. Diakses 2012-03-21. 
  3. ^ "Report for Selected Countries and Subjects". Imf.org. 2006-09-14. Diakses 2012-03-21. 
  4. ^ "Population by Mother Tongue" (PDF). Population Census Organization, Government of Pakistan. Diakses 2008-05-31.