Kepulauan Melayu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kepulauan Melayu
Location Malay Archipelago.png
Peta dunia yang menyorot Kepulauan Melayu. Pulau Papua yang ditangguhkan juga termasuk disini.
Geografi
Lokasi Asia Tenggara, Oceania
Jumlah pulau 25,000 - 30,000
Luas 2.000.000 km2 (800.000 sq mi)
Puncak tertinggi
[1]
Negara
Kota terbesar Brunei
Kota terbesar Dili
Kota terbesar Jakarta
Malaysia (Timur)
Kota terbesar Kuching
Kota terbesar Port Moresby
Kota terbesar Metro Manila
Kota terbesar Singapura
Demografi
Populasi 350 juta.[2]
Kelompok etnik Austronesia, Melayu, Tionghoa

Kepulauan Melayu adalah kepulauan yang terletak di antara daratan Asia Tenggara dan Benua Australia. Secara politik, wilayah ini meliputi negara-negara Indonesia, Filipina, Singapura, Brunei, Timor Leste dan Malaysia (Timur); dan --bergantung pada konsepnya-- terkadang juga meliputi wilayah Papua dan sekitarnya (termasuk Papua Nugini). Dalam sejarah, wilayah ini juga dikenal dengan nama-nama lain seperti Nusantara, Kepulauan Hindia Timur, Kepulauan Indo-Australia dan Kepulauan Indonesia.

Disebut demikian karena wilayah ini terutama dihuni oleh Ras Melayu, yang menyebar di seantero kepulauan seluas kurang lebih 2 juta km persegi. Total populasi sebanyak 350 juta jiwa, termasuk ras Austronesia dan Tionghoa. Ini merupakan kepulauan yang terbesar dan mempunyai paling banyak gunung berapi di dunia. Pulau terbesarnya adalah Papua dan Kalimantan, dan pulau terpadatnya adalah Jawa.

Secara umum, kepulauan ini terbagi menjadi lima bagian yaitu:

Iklim di kepulauan ini adalah tropis karena kedudukannya di sekitar khatulistiwa.

Lihat juga[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Moores, Eldridge M.; Fairbridge, Rhodes Whitmore (1997). Encyclopedia of European and Asian regional geology. Springer. hlm. 377. ISBN 0412740400. Diakses 30 November 2009. 
  2. ^ Department of Economic and Social Affairs Population Division. "World Population Prospects, Table A.2" (PDF). 2006 revision. United Nations. Diakses pada 30 Juni 2007.