Aksara Brahmi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Brāhmī
{{{caption}}}
Jenis aksara abugida
Bahasa Awal bahasa Prakerta
Periode Kemungkinan sejak abad ke-6 SM. Bukti pasti pada abad ke-3 SM, sampai abad ke-3 Masehi.
Arah penulisan Kiri ke kanan
Silsilah

Tidak jelas. Asal-usul masih diperdebatkan. Mungkin aksara asli atau turunan abjad Aramea (sebagai berikut)

Abjad Proto-Sinaitik
Aksara yang diturunkan Gupta, Pallawa, dan banyak lainnya dalam Rumpun aksara Brahmi.
Aksara kerabat

Tidak Jelas. Menurut hipotesis abjad Aramea:

aksara Kharoshthi
Baris Unicode U+11000–U+1107F
ISO 15924 Brah, 300
Nama Unicode Brahmi
Perhatian: Halaman ini mungkin memuat simbol-simbol fonetis IPA menggunakan Unicode.

Aksara Brahmi adalah abugida yang digunakan di India semasa pemerintahan Raja Asoka (270 SM - 232 SM). Aksara ini ditulis dari kiri ke kanan, meskipun menurut hipotesis, aksara ini berdasarkan huruf Aramea atau huruf Fenisia di Timur Tengah yang ditulis dari kanan ke kiri.

Peran aksara Brahmi untuk perkembangan aksara di Asia sangatlah penting, sebab ini adalah cikal bakal semua aksara di India dan juga di Asia Tenggara, termasuk di Nusantara.

Huruf[sunting | sunting sumber]

Aksara Brahmi merupakan turunan dari Aksara Aramea dan Aksara Brahmi dikenali sebagai aksara yang memiliki varian, artinya bentuk suatu huruf dapat berbeda-beda meskipun melambangkan bunyi yang sama.

Aksara Brahmi

Keturunan aksara Brahmi[sunting | sunting sumber]

Aksara Brahmi berkembang menjadi berbagai jenis aksara, yang biasanya dibagi menjadi aksara khas India Utara yang lebih bersudut dan aksara India Selatan yang lebih bulat. Setelah sekian lama, beberapa aksara menjadi dihubungkan dengan bahasa-bahasa tertentu. Aksara India Selatan menyebar ke Asia Tenggara sementara aksara khas India Utara menyebar ke Tibet. Sekarang keturunan aksara Brahmi digunakan di India, Sri Lanka, Nepal, Bhutan, Tibet, Burma, Thailand, Laos, dan beberapa enklave tersebar di Indonesia, Cina, Vietnam, dan Filipina. Sebagai aksara penyandang teks-teks Buddhis, aksara Brahmik juga digunakan untuk keperluan religius di RRT, Korea, Jepang, dan Vietnam. Meski dianggap kontroversial, dikatakan bahwa aksara Hangul di Korea konon berdasarkan aksara Brahmik pula (menurut hipotesis aksara Phagspa). Begitu pula aksara Kana di Jepang urutan aksara dan prinsipnya berdasarkan aksara Siddham yang merupakan keturunan aksara Brahmi.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]