Wikipedia:Hindari penyamaran opini

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Hindari penyamaran kata atau kalimat berdasarkan dukungan opini sumber anonim yang seolah-olah benar (kata bersayap - dalam bahasa Inggris disebut weasel words). Penggunaan sumber ini memberikan penekanan tanpa memberikan kesempatan pembaca untuk menentukan apakah sumber opini tersebut dapat dipercaya. Jika suatu pernyataan tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan opini, pernyataan ini melanggar prinsip sudut pandang netral. Sumber referensi suatu kalimat harus ditemukan atau kalimat tersebut harus dibuang.

Sebagai contoh, "Jakarta adalah kota terbaik di dunia" adalah kalimat yang samar. "Banyak orang bilang bahwa Jakarta adalah kota terbaik di dunia" memberikan kesan seolah-olah pernyataan ini adalah pandangan bersudut pandang netral. Walaupun pernyataan ini lebih baik karena memberikan referensi "banyak orang", hal ini tetaplah tidak informatif. Siapa bilang? Anda? Saya? Kapan mereka mengatakan itu? Berapa jumlah "banyak" itu? Orang macam apa yang berkata demikian? Dari mana asal mereka?

Permasalahan[sunting | sunting sumber]

Permasalahan dari pembuatan kalimat seperti ini adalah, walaupun memang benar bahwa beberapa orang berkata bila Jakarta adalah kota terbaik di dunia, namun kebalikan dari kalimat itu pun berlaku pula: pasti ada beberapa orang yang juga berkata bahwa Jakarta itu bukan kota terbaik di dunia, bahkan mungkin ada yang berkata bahwa Jakarta adalah kota yang terburuk. Permasalahan utama dari penyamaran opini tersebut memang adalah ini: membawa kontroversi atau perdebatan tentang hal-hal yang tidak perlu, dan menjauhkan Wikipedia dari makna sebenarnya: menyajikan informasi.

Hal ini juga dimaksudkan untuk menghindarkan Wikipedia dari hal-hal yang membuat Wikipedia menjadi tempat gosip maupun tempat menyebarkan "apa kata orang". Wikipedia adalah sebuah ensiklopedia, berarti harus berasal dari sumber yang jelas dan dapat diverifikasi.

Ada banyak permasalahan lain yang ditimbulkan oleh penyamaran opini. Di antaranya:

  • Dapat menyebabkan suatu kalimat menjadi lebih panjang dari seharusnya tanpa membawa informasi apa-apa.
  • Kalimat pasif. Walaupun mungkin untuk melakukan penyamaran opini dalam kalimat aktif, seringkali penulis menjadi terjebak dalam penulisan kalimat pasif. "Sering dikatakan bahwa..."
  • Pemahaman yang rumit. Kalimat "Bujursangkar mempunyai empat sisi" adalah kalimat yang mudah. Namun, "Walaupun belum diakui secara universal, bujursangkar dipercaya memiliki jumlah sisi yang genap, jumlah yang mana ketika diukur oleh beberapa ahli di lapangan adalah empat" itu bukan kalimat yang mudah, sekalipun membawa arti yang sama. Kita harus berusaha untuk menyajikan informasi, bukan menyajikan perdebatan.
  • Membawa kepada cara berpikir logika yang salah. Kalimat "Banyak orang berkata..." seringkali membawa makna bahwa hal tersebut benar karena diyakini oleh banyak orang, membuat pembaca "dipaksa" percaya terhadap kalimat tersebut. Sementara pada kenyataannya, banyak opini yang didukung oleh kebanyakan orang, ternyata pada akhirnya adalah salah. Didukung oleh banyak orang itu belum tentu adalah benar. Namun yang benar adalah biarkan sebuah pernyataan berdiri mewakili siapa yang menyatakan. Oleh karena itu, sertakanlah informasi kutipan, darimana anda mengutipnya.
  • Pengulangan. Penulis yang suka menuliskan "Banyak orang berkata..." pada akhirnya akan membuat sebuah artikel yang penuh dengan pengulangan kata-kata tersebut. Bahkan pada kasus yang parah, dapat terjadi saling sambung-menyambung (seperti "Banyak orang berkata...", "Namun ada kelompok lain yang menyanggah...", "Tetapi kemudian beberapa orang berkata...").

Solusi[sunting | sunting sumber]

Sebuah kalimat yang memiliki penyamaran opini, biasanya sebenarnya dapat berdiri sendiri tanpa penyamaran opini tersebut. "Bumi itu bulat" lebih tegas daripada "Beberapa orang berkata bahwa bumi itu bulat". Bila sebuah informasi dapat berdiri tanpa penyamaran opini, buanglah penyamaran opini tersebut. Bila tanpa penyamaran opini, sebuah informasi tidak bisa dirasakah kebenarannya, maka pertimbangkanlah untuk membuangnya secara keseluruhan.

Kunci dari memperbaiki sebuah kalimat yang memiliki penyamaran opini adalah dengan:

  1. Sebutkan sumber yang jelas untuk sebuah informasi tersebut, atau
  2. Gantilah model kalimat tersebut dari bahasa opini menjadi bahasa konkret

Pengecualian[sunting | sunting sumber]

Penyamaran opini dapat digunakan dalam keadaan berikut:

  • Di dalam sebuah kondisi di mana pembuktian atau penyertaan bukti-bukti itu dilarang, seperti untuk alasan melindungi saksi mata.
  • Bila suatu informasi atau opini itu sebenarnya memang adalah inti topik pembahasan artikel. Contoh: "Pada jaman abad pertengahan, banyak orang percaya bahwa Matahari berputar mengelilingi bumi."
  • Ketika mengkontraskan dengan pendapat minoritas, tidak perlu untuk menyebutkan sumber dari pendapat mayoritas. Contoh: "Sekalipun (banyak orang setuju) karya Brahm termasuk dalam jajaran musik klasik, Benjamin Britten mempertanyakan nilai dan kualitasnya."

Templat[sunting | sunting sumber]

Templat yang digunakan untuk kalimat-kalimat seperti ini: {{siapa}}, {{Bersayap}}