Kabupaten Tana Tidung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Tana Tidung)
Jump to navigation Jump to search
Kabupaten Tana Tidung
Lambang Kabupaten Tana Tidung.jpg
Lambang Kabupaten Tana Tidung


Moto: Upun Taka



Lokasi Kalimantan Utara Kabupaten Tana Tidung.svg
Peta lokasi Kabupaten Tana Tidung di Kalimantan Utara
Koordinat:
Provinsi Kalimantan Utara
Dasar hukum UU No. 34 tahun 2007
Tanggal peresmian 17 Juli 2007
Ibu kota Tideng Pale
Pemerintahan
-Bupati DR. H. Undunsyah, S.H, M.Si
APBD
-APBD 1,2 Triliun (2014)
-DAU Rp. 133.386.322.000.-(2013)[1]
Luas 4.828,58 km2
Populasi
-Total 25.084 jiwa (2016)[2]
-Kepadatan 5,19 jiwa/km2
Demografi
-Suku bangsa Tidung, Berusu
-Agama Islam 73.80%
Kristen Protestan 18.17%
Katolik 7.89%
Budha 0.13%
Hindu 0.01%[3]
-Kode area telepon 0552
Pembagian administratif
-Kecamatan 5
-Desa 33
Simbol khas daerah
Situs web www.tanatidungkab.go.id

Kabupaten Tana Tidung adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara, Indonesia, yang disetujui pembentukannya pada Sidang Paripurna DPR RI pada tanggal 17 Juli 2007. Kabupaten ini merupakan pemekaran dari 3 wilayah kecamatan di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Timur, yakni Kecamatan Sesayap, Sesayap Hilir dan Tanah Lia. Sejak tahun 2012, kabupaten ini merupakan bagian dari Provinsi Kalimantan Utara, seiring dengan pemekaran provinsi baru tersebut dari Provinsi Kalimantan Timur.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara Kabupaten Nunukan
Timur Laut Sulawesi, Kabupaten Bulungan, dan Kota Tarakan
Selatan Kabupaten Bulungan
Barat Kabupaten Malinau

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Asal usul nama Tideng Pale[sunting | sunting sumber]

Nama Ibukota Kabupaten ini memang unik dengan ejaannya yang khas Tideng Pale (baca: Tidung Pala), Nama Tideng Pale berasal dari dua kosakata yakni "Tideng" dan "Pale". Dalam Bahasa Tidung "Tideng" artinya Gunung sementara "Pale" berarti "Tawar/Hambar", jika disatukan maka bermakna "Gunung Hambar". Gunung Hambar bermaksud kepada gunung yang dibawah kaki gunung tersebut mengalir Sungai Sesayap. Air Sungai Sesayap ini jika terjadi musim kemarau maka daerah tersebut adalah perbatasan antara air sungai yang berasa tawar dan air sungai yang berasa asin, maka disebutlah Tideng Pale atau gunung pembatas antara air tawar dan air asin. Nama Tanah Tidung berasal dari Afdeeling Tidoengschelanden (artinya Afdeling Tanah Tidung).[4]

Melihat Perjuangan Presidium Kabupaten Tana Tidung[sunting | sunting sumber]

Mencuatnya nama sebuah kabupaten baru, yaitu Kabupaten Tana Tidung, adalah hasil dari sebuah deklarasi yang dilakukan sejumlah tokoh masyarakat dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Bulungan.

Deklarasi yang sekaligus pembentukan presidium untuk memperjuangkan Kabupaten Tana Tidung, waktu itu dilaksanakan pada tanggal 22 November 2002 lalu, di Kayan Restoran Hotel Tarakan Plaza. Acara yang dihadiri sekitar 148 tokoh dari berbagai etnis masyarakat Kalimantan Utara itu, berlangsung dengan nuansa budaya yang sangat kental. Mulai dari pantun dalam bahasa Tidung, hingga tarian dan pakaian adat, mewarnai malam pendeklarasian Kabupaten Tana Tidung itu.

Tak ketinggalan, sejumlah pejabat pemerintahan dan muspida se Utara turut hadir dalam acara yang tema utamanya adalah mendeklarasikan keinginan masyarakat untuk membentuk sebuah kabupaten baru yang dinamai Kabupaten Tana Tidung.

Meski pendeklarasiannya berlangsung mulus, namun perjuangan presidium yang disepakati malam tanggal 22 November 2002 untuk memperjuangkan kabupaten ini, bukan tanpa hambatan. Berbagai argumen-argumen bernada kontra muncul ketika Kabupaten Tana Tidung mulai diwacanakan.

Bahkan berbagai istilah miringpun mulai mewarnai wacana ini.

Saat itu semua orang memang belum dapat memprediksikan bagaimana kelanjutan perjuangan Kabupaten Tana Tidung ini.

Meski begitu, perjuangan semua anggota presidium ini untuk menggemakan Kabupaten Tana Tidung, tampak tak pernah surut. Dengan hanya personel yang kerap muncul dimedia massa, perjuangan Kabupaten Tana Tidung inipun terus dijalankan. Awalnya, perjuangan Kabupaten Tana Tidung ini masih tampak cukup solid. Para anggota presidium yang ada tetap melakukan berbagai upaya untuk menyosialisasikan rencana ini.

Presidium Kabupaten Tana Tidung, melakukan upaya keras untuk menyosialisasikan dan menyakinkan rencana pembentukan Kabupaten Tana Tidung ini kepada DPRD Nunukan dan Bulungan saat itu. Mungkin karena Kabupaten Tana Tidung saat itu dianggap sebuah cita-cita yang muluk-muluk, sehingga ada saja pihak-pihak tertentu yang tidak antusias menerima wacana ini. Bahkan dalam suatu kesempatan, tim yang akan melakukan sosialisasi, hanya berhadapan dengan beberapa orang pejabat saja. Meski begitu, presidium Kabupaten Tana Tidung, tetap melanjutkan upaya yang dirintis ini.

Untungnya, meski Kabupaten Tana Tidung saat itu belum mendapat dukungan dana dari sponsor khusus, namun dengan tekad para deklarator, akhirnya presidium berhasil mengumpulkan dana sekitar Rp 200 juta untuk mulai memperjuangkan Kabupaten Tana Tidung kala itu.

“Waktu itu, dari dana urunan semua tokoh yang mendukung Kabupaten Tana Tidung ini, kami berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp. 200 juta,” ungkap salah seorang pengurus presidium.

Dana itu, kemudian dikelola oleh presidium sebagai dana untuk melakukan sosialisasi ke dua pemerintah daerah, hingga melakukan sosialisasi dan menumbuhkan keyakinan masyarakat di daerah yang akan dibentuk tersebut.

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Menurut Tana Tidung Dalam Angka 2014, Jumlah Pegawai Negeri Sipil Daerah Kabupaten Tana Tidung Tahun 2013 sebanyak 1.290 orang terdiri dari 9 orang Pegawai golongan I, 580 orang Pegawai Golongan II, 648 orang Pegawai Golongan III dan 53 orang Pegawai Golongan IV. Untuk klasifikasi desa menurut kecamatan hingga tahun 2013 ini untuk klasifikasi desa swadaya terdapat 14 desa dan swakarya 9 desa.

Pejabat Daerah[sunting | sunting sumber]

Sejak terbentuknya Kabupaten Tana Tidung, pemerintah menunjuk Ir. Zaini Anwar, MM sebagai Pejabat Bupati (Pj. Bupati) Tana Tidung pada tahun 2007. Pada tanggal 18 Januari 2010, Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak melantik Undunsyah sebagai bupati dan Markus Yungkin sebagai wakil bupati Tana Tidung periode 2010-2015 dan telah disetujui dalam sebuah rapat sidang paripurna istimewa DPRD Kabupaten Tana Tidung. Lalu pada tanggal 19 Januari 2015 Penjabat Bupati Ahmad Bey Yasin di lantik oleh Ir.Irianto Lambrie (Pj. GUbernur Kaltara) untuk menggantikan Undunsyah.

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

No. Bupati Mulai Menjabat Akhir menjabat Prd. Wakil Bupati Ket.
Ir. H.
A. Zaini Anwar
M.M.
(Penjabat)
18 Desember 2007
17 Januari 2010
[5]
1
Drs. Undunsyah, M.Si.jpg Dr. H.
Undunsyah
M.Si
18 Januari 2010
18 Januari 2015
1
Markus Yungking
S.E
[6]
Ir. H.
Ahmad Bey Yasin
M.A.P.
(Penjabat)
19 Januari 2015
25 Agustus 2015
[7]
Drs.
Sanusi
(Penjabat)
26 Agustus 2015
16 Februari 2016
[8]
(1)
Drs. Undunsyah, M.Si.jpg Dr. H.
Undunsyah
M.Si
17 Februari 2016
Petahana
2
Markus Yungking
S.E
[9]


Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tana Tidung

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  2. ^ "Kabupaten Tana Tidung Dalam Angka 2017, diakses tanggal 22 Agustus 2017
  3. ^ "Kabupaten Tana Tidung Dalam Angka 2017"
  4. ^ (Inggris) (2007)"Borneo in 1942". Digital Atlas of Indonesian History. Robert Cribb. Diakses tanggal 6 August 2011. 
  5. ^ "Ada Gugatan Pilkada, Gubernur Bakal Rangkap Pj Bupati TT". jpnn.com. 8 Desember 2009. Diakses tanggal 6 Oktober 2016. 
  6. ^ "BPKP Kaltim Fasilitasi Bimtek PBJ dan Sertifikasi Ahli bagi Peningkatan SDM Aparatur Pemkab Tana Tidung". bpkp.go.id. 10 Februari 2010. Diakses tanggal 6 Oktober 2016. 
  7. ^ "Bey Yasin, Pj Bupati Tana Tidung Gantikan Undunsyah-Markus". Tribun Kaltim. 19 Januari 2015. Diakses tanggal 6 Oktober 2016. 
  8. ^ "Sanusi Resmi Jabat Pj Bupati Tana Tidung". korankaltara.co. 26 Agustus 2015. Diakses tanggal 6 Oktober 2016. 
  9. ^ "Sudjati-Ingkong Ala Resmi Nakhodai Bulungan, Undunsyah-Markus Pimpin Kembali Tana Tidung". Tribun Kaltim. 17 Februari 2016. Diakses tanggal 6 Oktober 2016. 

Lihat Pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]