Sukawangi, Bekasi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Sukawangi
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Barat
Kabupaten Bekasi
Pemerintahan
 • Camat -
Luas 67,19 km²
Jumlah penduduk 43.119
Kepadatan 641, 74 jiwa/km²
Desa/kelurahan 7

Sukawangi adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Indonesia.

Kelurahan/desa[sunting | sunting sumber]

Sukabudi Sukadaya Sukakerta Sukamekar Sukaringin Sukatenang Sukawangi

Geografis[sunting | sunting sumber]

Keadaan tanah di Wilayah Kecamatan Sukawangi seluas + 6.669 Ha. Termasuk tanah yang subur cocok untuk tanaman Holtikultura, Palawija, Tanaman padi sawah, padi gogo rancah, sayur-sayuran, dengan produktivitas sedang sampai dengan tinggi. Secara Fisiografis termasuk dataran (tidak terdapat lereng/tebing), ditinjau dari segi penggunaanya terdiri dari :

  • Basah : 4.688 Ha.
  • Kering : 1.981 Ha.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Wilayah Kecamatan Sukawangi ditinjau dari pembagian wilayah administratif Wilayah Kabupaten Bekasi.. Adapun jarak dari Kota Kecamatan ke Ibu Kota Kabupaten Bekasi 25 Km, dengan batas-batas :

  • Sebelah Utara : Kec. Muara Gembong dan Cabang Bungin
  • Sebelah Timur : Kecamatan Sukakarya
  • Sebelah Selatan : Kec. Tambun Utara dan Tambelang
  • Sebelah Barat : Kecamatan Babelan

Demografis[sunting | sunting sumber]

Perkembangan penduduk senantiasa ditentukan oleh faktor kelahiran, kematian, pindah dan datang hal ini dapat berubah dari bulan kebulan. Adapun jumlah penduduk Kecamatan Sukawangi sampai akhir bulan desember 2011 tercatat 42.867 Jiwa. Dengan rincian sebagai berikut :

  • Penduduk laki-laki : 21.826 Jiwa.
  • Penduduk Perempuan : 21.867 Jiwa.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kata istilah Kabek, sangat membantu dan mempermudah untuk membedakan antara Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi yang selama ini absurd. Penggunaan istilah Kabek ini sangat meluas di kalangan warga Kabupaten Bekasi.

Sejarah istilah Kabek berawal dari sosok Munawar Fuad Noeh atau biasa dipanggil Bang Fuad yang muncul di sela-sela diskusi bersama anak muda di sebuah acara bincang pemuda di salah satu tempat di Kabupaten Bekasi.

Kata istilah Kabek kemudian membumi dan banyak digunakan oleh masyarakat luas Kabupaten Bekasi hingga sekarang. Dan Bang Fuad sebagai pencetus mendapat kehormatan disebut sebagai Bang Kabek.

Kata Kabek menjadi sebuah kebanggaan baru karena menjadi pembeda dengan Kota Bekasi. Kata Kabek juga menjadi harapan serta cita-cita warga Kabupaten Bekasi untuk menjadi sebuah kota yang modern dan tidak kalah dengan Kota Bekasi.[1]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]