Lompat ke isi

Babelan, Bekasi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Babelan
Masjid Jami' Attaqwa
Masjid Jami' Attaqwa
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Barat
KabupatenBekasi
Pemerintahan
  CamatKHOIRUDIN, SE.MM.PP.AA.KK
Populasi
  Total209.564 jiwa
Kode Kemendagri32.16.02 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3216090 Suntingan nilai di Wikidata
Luas63,36 km²
Desa/kelurahan9
Peta
PetaKoordinat: 6°7′34″S 107°2′21″E / 6.12611°S 107.03917°E / -6.12611; 107.03917

Babelan (bahasa Betawi Ora: ببلن, Bebelan; bahasa Sunda: ᮘᮘᮨᮜᮔ᮪) adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Babelan berbatasan dengan Tarumajaya di sebelah barat, Laut Jawa di sebelah Barat Laut, Muara Gembong di sebelah utara, Sukawangi di sebelah timur, Tambun Utara di sebelah tenggara, dan Bekasi Utara di sebelah selatan. Kali Bekasi menjadi pembatas alami antara wilayah Babelan dengan Tambun Utara, Sukawangi dan Muara Gembong.[1]

Nama Babelan berasal dari Baba Land yaitu Tuan Tanah yang memiliki tanah yang sangat luas. Dahulu Babelan termasuk daerah yang memiliki banyak sawah dengan hasil pertanian yang sangat produktif, karena Babelan dialiri oleh sungai-sungai besar yang berhulu di kawasan dataran tinggi Jonggol, Bogor seperti Kali Bekasi dan Sungai Cikeas membuat Babelan tidak pernah mengalami kekurangan air dan warganya sering buang sampah di kali sembarangan yang mengakibatkan banjir. pemerintah setempat pun tidak bisa menindaklanjuti karena ketidak becusan dalam mengelola sampah. Sungai Cikeas ke CBL menjadi tempat TPS warga karena pemerintah ga becus mengelola sampah, warganya juga ga punya etika sembarangan membuang sampah di sungai menyebabkan banjir dan bau tidak sedap.

Babelan mengalami beberapa kali perubahan sebutan kata. Dahulu Bekasi dihuni dengan kebanyakan etnis Tionghoa dan seiring berjalannya waktu mulailah datang penduduk Jakarta di mana penduduk Jakarta memiliki khas logat ‘e’ dalam pengucapannya sehingga mengubah nama Baba Land menjadi Babe-land atau dalam pengucapannya menjadi Babelan. Ada juga yang bilang kalau babelan itu berasal dari kata BEBELAN yang kata dasarnya adalah BEBEL atau Berjubel di karenakan jaman dahulu lalulintas kebanyakan mengunakan jalur air hingga orang dari mana saja banyak yang kepasar mengunakan transportasi perahu hingga terjadi kemacetan atau Berjubel atau kata lainnya adalah Bebelan perahu-perahu ditepi sungai pasar pada saat itu yang kemudian di sebut dengan Babelan hingga saat ini.[2]

Kelurahan/desa

[sunting | sunting sumber]

Wilayah Kecamatan Babelan terbagi menjadi kelurahan/desa berikut:[3]

Pendidikan

[sunting | sunting sumber]
  • Pondok Pesantren Attaqwa Putra
  • Pondok Pesantren Attaqwa Putri
  • SMAN 1 Babalan
  • SMAN 2 Babelan
  • SMAN 3 Babelan
  • SMKN 1 Babelan
  • SDN Bahagia 06
  • SDN Bahagia 05
  • SDN Bahagia 05
  • SDN Kebalen 01
  • SDN Babelan 01
  • SMPN 1 Babelan
  • SMPN 2 Babelan
  • SMPN 3 Babelan
  • SMPN 4 Babelan
  • SMPN 5 Babelan VGH 3
  • SDN Kedungjaya 01
  • SDN Kedungjaya 02
  • SDN Kedungjaya 03
  • SDN Percuma ada Mbg Kalo Guru Gajinya Kecil
  • SDN Perut Terisi Kurikulum Aneh-aneh
  • SDN Koperasi Merah Putih Ga Guna (yang ada penyelewengan)
  • SDN Jalanan di Babelan Jelek dan berlubang (Terutama Warung Ayu dan Jembatan Besi)
  • SDN Pemerintah Ga becus dalam tata Kelola

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Peta Interaktif SIGAP Kementerian LHK - Klasifikasi DAS". Geoportal MenLHK. Diakses tanggal 2025-09-17.
  2. Prasetyo, Galih (1 Februari 2022). "Sosok Baba Lan, Tokoh Tionghoa yang Mengilhami Nama Babelan di Bekasi". bekaci.suara.com. Suara.com. Diakses tanggal 12 Oktober 2022.
  3. Wiendarto, R. H., dan Irawan, I. (2023). Kecamatan Babelan Dalam Angka 2023. BPS Kabupaten Bekasi. hlm. 8. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]