Stasiun Sindanglaut

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Sindanglaut

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun SDU.png
  • Singkatan: SDU
  • Nomor: 1103
2847498603 4f5902f61f.jpg
Stasiun Sindanglaut
(Kredit: Totok Purwanto)
LokasiJalan Stasiun Sindanglaut
Lemahabang Kulon, Lemahabang, Cirebon, Jawa Barat
Indonesia
Ketinggian+14 m
OperatorDaerah Operasi III Cirebon
Letak dari pangkalkm 235+432 lintas JakartaJatinegaraCikampekCirebon PrujakanPrupukPurwokertoKroya[1]
Jumlah peronSatu peron sisi yang rendah
Jumlah jalur5 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Informasi lain
KlasifikasiIII/kecil[2]
Layanan
Hanya melayani persusulan antarkereta api.
Lokasi pada peta
Stasiun Sindanglaut berlokasi di Indonesia
Stasiun Sindanglaut
Stasiun Sindanglaut
Lokasi di Indonesia

Stasiun Sindanglaut (SDU) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Lemahabang Kulon, Lemahabang, Cirebon. Walaupun diberi nama Sindanglaut, stasiun ini secara administratif tidak terletak di Desa Sindanglaut, tetapi terletak di sebelah barat Desa Sindanglaut itu sendiri. Stasiun yang berada pada ketinggian +14 m ini termasuk dalam Daerah Operasi III Cirebon.

Awalnya, stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Setelah dibangunnya jalur ganda di segmen terakhir, Cirebon–Ciledug,[3][4] tata letak stasiun ini diubah, sehingga pada jalur 2 eksisting dijadikan sepur lurus arah Cirebon dan jalur 3 eksisting dijadikan sepur lurus baru arah Prupuk saja. Jalur 4 merupakan sepur belok baru, sedangkan jalur 5 digunakan sebagai jalur menuju area bongkar muat semen di seberang bangunan utama stasiun. Tidak ada layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi persusulan antarkereta api.

Menara air berbentuk segienam di sebelah barat Stasiun Sindanglaut

Stasiun ini memiliki menara air, yang dahulunya digunakan untuk mencurahkan air ke ketel lokomotif uap. Menara air ini berbentuk segienam, lebih besar daripada menara air yang serupa di Stasiun Ketanggungan, tetapi masih lebih kecil daripada menara air Stasiun Ciledug. Menara air ini sampai sekarang masih digunakan, tetapi hanya digunakan untuk keperluan air bersih di stasiun tersebut, seperti toilet dan tempat wudu.[5]

Ke arah timur stasiun ini, sebelum Stasiun Ciledug, terdapat Stasiun Karangsuwung yang sudah tidak lagi beroperasi sejak jalur ganda Cirebon–Prupuk beroperasi.

Sebenarnya, ada dua stasiun kereta api dengan nama Sindanglaut, yaitu Stasiun Sindanglaut SS (stasiun yang dibahas di sini) dan Sindanglaut SCS yang terletak di jalur kereta api Bedilan–Waruduwur. Namun sayangnya, Stasiun Sindanglaut SCS sudah dinonaktifkan karena jalur yang melayaninya dibongkar oleh pekerja romusha Jepang pada tahun 1942.[6][7]

Kereta api Taksaka, lewat di Sindanglaut

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ "Jalur Double Track Cirebon-Kroya Beroperasi April Besok". Media Indonesia. Diakses tanggal 2019-08-07. 
  4. ^ "Besok Jalur Double Track Cirebon-Kroya Bisa Digunakan". Media Indonesia. Diakses tanggal 2019-08-07. 
  5. ^ "Menara Air Stasiun Sindanglaut". Heritage KAI. Diakses tanggal 2019-08-07. 
  6. ^ Nusantara., Tim Telaga Bakti; Indonesia., Asosiasi Perkeretaapian (1997). Sejarah perkeretaapian Indonesia (edisi ke-Cet. 1). Bandung: Angkasa. ISBN 9796651688. OCLC 38139980. 
  7. ^ Laksana, A.D.; Wijokangko, G.R.; Hartono, T.; Suprayitno, D. (2016). Susur Jejak Kereta Api Cirebonan (PDF) (Laporan). Kereta Anak Bangsa. Diakses tanggal 2020-05-04. 
Stasiun sebelumnya DJKA Kemenhub Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Luwung Segitiga Cirebon Prujakan–Prupuk–Tegal
Cirebon Prujakan–Prupuk
Karangsuwung
ke arah Prupuk

Koordinat: 6°49′58″S 108°37′33″E / 6.8327728°S 108.6259353°E / -6.8327728; 108.6259353