Soedijarto

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Prof. Dr. H. Soedijarto, M.A.
Ketua Umum Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia ke-4 dan 5
Masa jabatan
1999 – 2009
Didahului oleh Prof. Dr. H. Engkoswara, M.Ed.
Digantikan oleh Prof. Dr. H. Sunaryo Kartadinata, M.Pd.
Ketua Dewan Pembina Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia ke-6 dan 7
Masa jabatan
2009 – 2019
Didahului oleh Prof. Dr. H. Engkoswara, M.Ed.
Digantikan oleh masih menjabat
Informasi pribadi
Lahir 17 Juli 1938
Pemalang, Jawa Tengah, Indonesia
Kebangsaan Indonesia
Suami/istri Tutut Murtiati
Anak Wulandari Putriningrum
Kartika Murdisari
Tempat tinggal Jakarta
Pekerjaan Dosen
Agama Islam
Media sosial
Situs web www.soedijarto.com

Prof. Dr. H. Soedijarto, M.A. (lahir di Pemalang, Jawa Tengah, 17 Juli 1938 – meninggal di Jakarta, 29 Januari 2017 pada umur 78 tahun)[1] adalah seorang akademikus[2] dan aktivis pendidikan Indonesia.[3] Memulai karier sebagai dosen di almamaternya, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Padjadjaran,[4] Soedijarto kemudian menjabat pada sejumlah posisi di Departemen Pendidikan dan Kebudayaan hingga menjadi Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bonn, Jerman Barat (1983-1987), Direktur Jenderal Pendidikan Luar Sekolah, Pemuda dan Olah Raga periode 1991-1999, dan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat dari Fraksi Utusan Golongan tahun 19992004.[5] Guru besar di Universitas Negeri Jakarta ini kini menjabat Ketua Dewan Pembina Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISPI) periode 2014-2019.[6]

Ia menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Padjadjaran sampai dengan tahun 1962. Kemudian, ia mendapatkan gelar Master of Arts bidang Kurikulum dari University of California di Amerika Serikat pada tahun 1971. Adapun doktornya diselesaikan di IKIP Bandung pada tahun 1981.[5]

Penasihat Persatuan Guru Republik Indonesia[7] ini telah ikut memperjuangkan dunia pendidikan Indonesia.[8] Pemikiran dan gagasan ia di dunia pendidikan dapat dijumpai berupa makalah[9] dan buku.[10] Sepak terjangnya dalam mengkritisi berbagai persoalan pendidikan melalui organisasi ISPI kurun waktu 10 tahun masa jabatannya telah dimuat di beberapa media.[11][12]

Pengalaman kedinasan[sunting | sunting sumber]

Pengalaman organisasi[sunting | sunting sumber]

Pengalaman internasional[sunting | sunting sumber]

  • Mengadakan kunjungan kerja ke Kamboja bersama anggota Badan Pekerja MPR RI, 2004;
  • Memimpin Delegasi Badan Pekerja MPR RI dalam kunjungan Studi Banding ke Korea Selatan dan China, 2001;
  • Mengadakan kunjungan Studi Banding bersama anggota BP MPR RI ke Vietnam dan Kamboja, 2002;
  • Memimpin Delegasi Badan Pekerja MPR RI dalam kunjungan Studi Banding ke Yunani dan Jerman, Juni 2000;
  • Memimpin Delegasi Badan Pekerja MPR RI dalam kunjungan Studi Banding ke Mesir, Yordania, dan Arab Saudi, Desember 2001;
  • Menjadi Pembicara Kunci (Keynote Speaker) pada "The 23th ASAHIL General Conference and Seminar University Brunei Darussalam, 12 November 1998;
  • Menjadi Pembicara/Penyaji Makalah "Community Participation and Empowerment, Bangkok, Desember 1997;
  • Menjadi anggota Delegasi RI dalam Unesco General Conference, Paris, Oktober 1997;
  • Menjadi Wakil Ketua Delegasi RI dalam pertemuan Menteri Pendidikan E-9 dan penyaji makalah dalam Expert Meeting E-9, di Islamabad, Juli 1997;
  • Ketua Delegasi RI dalam Konferensi "International Conference on Adult Education V", di Hamburg, Republik Federal Jerman, 1997;
  • Wakil Ketua Delegasi RI dalam konferensi "International Conference on Education", di Jenewa, 1996;
  • Ketua Delegasi RI dalam "Mid-Decade Meeting of the International Consultative Forum on Education For All", di Amman Yordania, 1996;
  • Mewakili Indonesia dalam "Educational Commision on Asia-Pacific Oceania", Bangkok, 1996;
  • Anggota Delegasi RI dalam KTT on Social Development, Copenhagen, 1995;
  • Memimpin Sidang Expert dan "Senior Official Meeting" dalam E-9 Ministerial Meeting, Bali, 1995;
  • Anggota Delegasi RI dalam "UNESCO General Conference", Paris, 1995;
  • Wakil Ketua Delegasi RI dalam "International Conference on Education", Jenewa, 1994;
  • Anggota Delegasi RI dalam E-9 Ministerial Meeting dan KTT E-9, New Delhi, 1993;
  • Mewakili RI dalam Pertemuan Menteri E-9, Paris, 1993;
  • Mengadakan Kunjungan Studi Perbandingan Sistem Pendidikan di Iran (1971), Jepang (1974), India dan Sri Langka (1975), Australia (1979), Inggris (1980), Thailand, Singapore (1993), China (1994) disamping Amerika Serikat dan Republik Federal Jerman yang dilakukan selama tinggal di kedua negara tersebut, Amerika Serikat (1969 - 1971), Republik Federal Jerman (1983 - 1987);
  • Mengikuti berbagai Seminar dan Lokakarya di Indonesia dalam kedudukannya sebagai peserta dan pembawa makalah dan berbagai seminar yang berlangsung di Republik Federal Jerman, baik yang dilaksanakan oleh PPI maupun oleh Lembaga-lembaga Ilmiah dan Yayasan di Jerman;
  • Memimpin Studi Perbandingan Manajemen Pendidikan Pejabat Departemen Pendidikan dan Kebudayaan ke Thailand dan Singapura, Februari - Maret 1992
  • Memimpin Delegasi Indonesia dalam "World Assembly of International Council on Education for Teaching", UNESCO, Paris, Juli 1992;
  • Mengikuti dan menyajikan makalah dalam Seminar "Policies and Approaches in Achieving Education for All Objectives", Manila, INNOTECH Center, Philipines, Juli 1992;
  • Mengikuti Seminar on "Effective Educational Approaches to Urban Development", INNOTECH Center, Manila, September 1988;
  • Mewakili KBRI Bonn dalam "International Energy Forum, Hamburg, Jerman Barat, 1987;
  • The Sixth Europian Collegium on Indonesia and Malay Studies, diselenggarakan oleh Department of South East Asian Studies Passau University, Passau, Jerman Barat, 1987;
  • Mengikuti Seminar on "Colonialsm and Neo-Colonialism", diselenggarakan oleh The Institute for International Scientific Cooperation, Tubingan, Jerman Barat, 1985;
  • Mengikuti Seminar on "Formal and Non-Formal education", diselenggarakan oleh UNESCO, Pyongyang, 1980;
  • Mengikuti Seminar on "Curriculum Design and Curriculum Development", diselenggarakan oleh ACEID dan Pacific Circles di Canberra, Australia, 1979;
  • Mengikuti Seminar on "Education Research and Educational Reform", diselenggarakan bersama oleh UNESCO dan National Institute of Educational Research, Japan di Tokyo, 1979;
  • Mengikuti Seminar on "Developing Instructional Materials for Primary and secondary Schools", diselenggarakan oleh APEID di Udorn Thani, Thailand, 1978;
  • Mengikuti "Technical Working Group Meeting on Implementation of Educational Innovation", diselenggarakan oleh APEID, Bangkok, 1976;
  • Mengikuti "Workshop on The Evaluation of SESAME Project", diselenggarakan oleh RECSAM, Penang, 1977;
  • Mengikuti dan mengajukan makalah dalam "Seminar on Teaching-Learning Strategies and Educational Planning", diselenggarakan oleh IIEP, Paris, 1975;
  • Mengikuti Seminar on "Relevant Education for Post-War Development", diselenggarakan oleh INNOTECH Center, di Saigon, 1974;
  • Research Workshop on Education di Tokyo, Jepang, 1974 (selama tiga bulan);
  • Guest Researcher pada INNOTECH Center di Singapore, 1973 (selama tiga bulan);

Bibliografi[sunting | sunting sumber]

  • Landasan dan Arah Pendidikan Nasional Kita (2008)
  • Menuju Pendidikan Nasional yang Relevan dan Bermutu (1989)
  • Memantapkan Sisdiknas (1991)
  • Pendidikan Nasional Sebagai Transformasi Budaya (2003).

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Selamat Jalan Prof. Soedijarto". ISPI. 29 Januari 2017. Diakses tanggal 30 Januari 2017. 
  2. ^ "Guru Besar UNJ: Kurikulum 2013 Tak Jelas Dasarnya, Mesti Diujicoba Dulu". Detk, 8 Desember 2014. Diakses 29 Juni 2015.
  3. ^ "Realisasi anggaran pendidikan". BBC, 27 Januari 2011. Diakses 29 Juni 2015.
  4. ^ "Biografi Soedijarto". Merdeka, 7 Mei 2010. Diakses 29 Juni 2015.
  5. ^ a b Meidita Kusuma Wardhani. "Profil Soedijarto". Merdeka.com. Diakses tanggal 29 Agustus 2013. 
  6. ^ Deni Kurniawan As’ari (28 Desember 2011). "Soedijarto, Sosok Aktivis Pendidikan Sejati". ISPI. Diakses tanggal 29 Agustus 2013. 
  7. ^ "Otonomi Pendidikan Mendesak Dievaluasi". Kompas , 9 September 2011. Diakses 6 Juli 2015.
  8. ^ Kompas2. "PGRI-ISPI Kembali Persoalkan Anggaran Pendidikan ke MK" (PDF). perpustakaan.bappenas.go.id. Diakses tanggal 20 Januari 2015. 
  9. ^ Soedijarto. "Paradigma Pembelajaran Menjawab Tantangan Zaman". ilmupendidikan.net. Diakses tanggal 20 Januari 2015. 
  10. ^ Kompas. "Sekolah Belum Jadi Tempat Pembudayaan". nasional.kompas.com. Diakses tanggal 20 Januari 2015. 
  11. ^ M. Asrori Ardiansyah. "Reorientasi Sistem Pendidikan Nasional, Resensi Buku Landasan dan Arah Pendidikan Nasional Kita". Blog Kabar Pendidikan. Diakses tanggal 29 Agustus 2013. 
  12. ^ http://www.bukabuku.com/browse/bookdetail/52848/landasan-dan-arah-pendidikan-nasional-kita.html
  13. ^ "Pemerintah Akan Berlakukan Sistem Akreditasi bagi SLB". Tempo , 29 Desember 2014. Diakses 6 Juli 2015.
  14. ^ "Amendemen Ketiga UUD 1945, Eksistensi MPR Menjadi Hilang". Bappenas , 29 Desember 2014. Diakses 6 Juli 2015.
  15. ^ "Pemerintah Akan Berlakukan Sistem Akreditasi bagi SLB". Antara , 24 Juli 2008. Diakses 6 Juli 2015.
  16. ^ "Soedijarto: Revolusi Mental Jokowi-JK Bisa Merubah Karakter Manusia Indonesia". Tribun News , 18 Juni 2014. Diakses 6 Juli 2015.
  17. ^ "Lima Putera Daerah Jadi Narasumber Seminar Nasional ". Muhamad Ridwan , 22 Desember 2012. Diakses 6 Juli 2015.
  18. ^ "Pemerintah Akan Berlakukan Sistem Akreditasi bagi SLB". Antara , 24 Juli 2098. Diakses 6 Juli 2015.
  19. ^ "ISPI1". ISPI, 3 Mei 2010. Diakses 6 Juli 2015.
  20. ^ "Pimpinan MPR RI dengan Forum Konstitusi Bahas Lembaga Pengkajian". Kompas, 4 Maret 2015. Diakses 6 Juli 2015.
  21. ^ "Prof Soedijarto: Wibawa Institusi KPK Jangan Dikalahkan Ambisi Perorangan". Republika, 13 Februari 2015. Diakses 6 Juli 2015.
  22. ^ "KPK Dinilai Tak Butuh Imunitas, Tapi Penghentian Penyidikan". CNN Indonesia, 26 Januari 2015. Diakses 29 Juni 2015.
  23. ^ "KPK Dinilai Tak Butuh Imunitas, Tapi Penghentian Penyidikan". Yayasan Indonesia Jerman, 26 Januari 2010. Diakses 6 Juli 2015.
  24. ^ "Ketua Umum ISPI Masa ke Masa". ISPI3 , 17 Januari 2015. Diakses 6 Juli 2015.

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]

  • (Indonesia) Soedijarto (2008). Landasan dan Arah Pendidikan Nasional Kita. Jakarta: Penerbit Kompas.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Didahului oleh:
Prof. Dr. H. Engkoswara
Ketua Umum ISPI
19992009
Diteruskan oleh:
Prof. Dr. H. Sunaryo Kartadinata, M.Pd
Didahului oleh:
Prof. Dr. H. Engkoswara
Ketua Dewan Pembina ISPI
19992017
Diteruskan oleh:
-