Lompat ke isi

Selorejo, Blitar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Selorejo
Gapura Kabupaten Blitar dari arah Malang
Gapura Kabupaten Blitar dari arah Malang
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenBlitar
Pemerintahan
  CamatEndro Riyadi, S.Sos., MM.
Populasi
 (2024)
  Total40.010 jiwa
Kode pos
66192
Kode Kemendagri35.05.21 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3505120 Suntingan nilai di Wikidata
Luas52,23 km²
Desa/kelurahan10
Peta
PetaKoordinat: 8°8′24.77015″S 112°25′35.47837″E / 8.1402139306°S 112.4265217694°E / -8.1402139306; 112.4265217694

Selorejo adalah kecamatan paling timur dari Kabupaten Blitar. Kecamatan ini terletak di lereng selatan Gunung Kawi dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Malang.[1] Jalur utama yang melintasi kecamatan ini adalah jalan nasional Blitar-Malang yang berkelok-kelok.[2] Akan tetapi, juga ada jalan alternatif menuju Malang melalui Bendungan Lahor milik Jasa Tirta I yang lebih singkat tetapi dikenai tarif.[3] Selorejo merupakan pemekaran dari Kecamatan Kesamben pada tahun 1992 dengan ibu kota di Desa Selorejo.[4] Kecamatan ini juga memiliki stasiun kecil di selatan, yaitu Stasiun Pogajih yang letaknya agak terpencil dari pusat kecamatan tetapi aktif melayani kereta Commuter Line menuju Malang dan Surabaya.[5]

Peta kecamatan di Blitar
(Selorejo terletak di timur)

Selorejo adalah kecamatan yang terletak di lereng selatan Gunung Kawi dan memiliki banyak kawasan hutan dan perkebunan. Selorejo dilewati jalan nasional Blitar-Malang yang melintas dari barat ke timur. Desa Selorejo yang menjadi pusat kecamatan adalah satu-satunya desa yang dilintasi jalur penting ini. Di selatan Desa Selorejo terdapat Desa Pohgajih yang berbatasan dengan Sungai Brantas dan memiliki Stasiun Pogajih yang merupakan stasiun paling timur dari Blitar.[6] Sedangkan desa lainnya berada di utara Desa Selorejo, dengan desa terujung adalah Ampelgading. Jalan menuju Ampelgading berliku-liku dan berada di kawasan hutan pinus yang hijau.[7]

Di jalan nasional Desa Selorejo terdapat persimpangan menuju jalur yang dikenal masyarakat sebagai "jalan kembar". Jalan tersebut terhubung ke Bendungan Lahor di perbatasan Malang dan dapat mempersingkat waktu masyarakat yang melintas antar kabupaten.[3] Bendungan Lahor mengambil namanya dari Kali Lahor, sungai kecil yang merupakan anak Sungai Brantas dan menjadi batas geografis antara Blitar dan Malang.[1]

Batas wilayah Kecamatan Selorejo adalah sebagai berikut:[1]

UtaraLereng Gunung Kawi
Timur Kabupaten Malang (Kecamatan Sumberpucung, Kromengan, dan Wonosari)
Selatan Kabupaten Malang (Kecamatan Kalipare) dan Sungai Brantas
BaratKecamatan Kesamben

Daftar desa dan dusun

[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Selorejo terdiri dari 10 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun atau dukuh, yakni sebagai berikut:[1]

No. Nama Desa Nama Dusun atau Dukuh Ref
1 Ampelgading Ampelgading, Babadan, Dukuhsari, Kali Leso, Kali Telu, Sumberarum, Sumbertekek, Tegalrejo [1]
2 Banjarsari Kalilegi, Lungur Buntung, Lungur Kulon, Ngebrukan, Pakel, Pakel Sigaran, Sumberingin, Tempursari [1]
3 Boro Boro, Buneng, Cobaan, Jarangan, Jeding, Mintoragan [1]
4 Ngreco Ngreco Baru, Ngaglik [1]
5 Ngrendeng Ngrendeng, Cungkup, Plengkung, Sigaran, Sumberjo, Watu Gandul [1]
6 Olak Alen Dawung, Sumberjo, Sumberkotes [1]
7 Pohgajih Pohgajih, Etan Kali, Lor Kandang, Mbalokan, Puthuk, Recoulo, Soponyono, Sumbernongko, Tambangan, Templek, Watulumbung, Watupecah, Winong [1]
8 Selorejo Selorejo, Brumbung, Darungan [1]
9 Sidomulyo Sidomulyo, Gunungsari, Kebonroto, Ngepal, Sidorejo [1]
10 Sumberagung Sumberagung, Kepel, Sumberwader [1]

Tempat terkenal

[sunting | sunting sumber]
Jalan Bendungan Lahor dari Blitar menuju Malang
  • Sisi barat Bendungan Lahor di perbatasan Malang
  • Jalan Kembar - jalur alternatif menuju Malang yang terhubung dengan Bendungan Lahor
  • Stasiun Pohgajih
  • Gapura perbatasan Blitar-Malang
  • Pasar Cungkup di Desa Ngrendeng
  • Puskesmas Boro

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Kabupaten Blitar Dalam Angka 2012. BPS Kabupaten Blitar. 2012-08-16.
  2. Fajar Rahmad Ali Wardana (2024-04-15). "Mitigasi 4 Jalur Rawan Laka di Kabupaten Blitar, Dominan di Wilayah Perbatasan dan Jalur Nasional". BLITAR KAWENTAR - RADAR BLITAR.
  3. 1 2 Irsyaad W (2024-12-13). "Mirip Jalan Tol, Potong Jalur Malang ke Blitar Lewat Bendungan Lahor Mesti Sedia E-Toll". GridOto.com.
  4. "Peraturan Pemerintah (PP) No. 59 Tahun 1992 tentang Pembentukan 10 (Sepuluh) Kecamatan Di Wilayah Kabupaten-Kabupaten Daerah Tingkat II Blitar, Jember, Bondowoso, Pamekasan, Situbondo, Dan Di Wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Surabaya Dalam Wilayah Propinsi Daerah Tingkat I Nusa Jawa Timur".
  5. Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  6. Hari Wibowo (2023-01-05). "Stasiun Pohgajih, Stasiun Ujung Timur Wilayah Blitar. Lokasinya Dekat Terowongan Eka Bakti Karya". BLITAR TERKINI.
  7. Wahyono M (2020-11-04). "Menggali Peluang Usaha dan Potensi SDM di Kecamatan Selorejo". read.id.