Ponggok, Blitar
Ponggok | |||||
|---|---|---|---|---|---|
(Kesambi Trees Park) | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Blitar | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Dany Musafa Kamil, S.Sos | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 112.865 jiwa | ||||
| Kode pos | 66153 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.05.06 | ||||
| Kode BPS | 3505190 | ||||
| Luas | 103,83 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 15 | ||||
| |||||
Ponggok adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Blitar yang terletak di barat dan berbatasan dengan Kabupaten Kediri di utara. Kecamatan ini berada di kaki dan lereng Gunung Kelud dengan lahan yang subur. Ponggok merupakan kecamatan dengan penduduk terbanyak di Kabupaten Blitar yaitu sekitar 112 ribu jiwa pada tahun 2024. Tidak hanya itu, Desa Sidorejo di Ponggok juga memiliki jumlah penduduk terbanyak yaitu sekitar 17 ribu jiwa. Sidorejo memiliki Pasar Patok yang ramai di jalur alternatif Kediri menuju Kota Blitar, letaknya strategis di perbatasan Kediri dan dikenal sebagai sentra perdagangan nanas yang banyak ditanam di lereng Kelud.[1][2] Ponggok memiliki tempat wisata ikonik seperti Candi Kalicilik, penangkaran rusa Maliran / Jatilengger (Kesambi Trees Park), dan Puncak Pegat.[3][4]
Desa Gembongan pada zaman kolonial pernah berdiri pabrik besar yang dikelola perusahaan HVA yaitu Pabrik Bendoredjo. Dahulu lereng dan kaki Gunung Kelud banyak ditanami singkong dan agave (serat nanas). Tanaman tersebut kemudian diolah di Pabrik Bendorejo menjadi komoditas ekspor bernilai tinggi. Singkong diolah menjadi tapioka sedangkan agave diolah menjadi karung goni. Pabrik ini sangat menguntungkan bagi Belanda yang saat itu kehabisan uang pasca Perang Diponegoro. Sayangnya pabrik ini sudah tidak beroperasi sejak zaman pendudukan Jepang.[5][6]
Geografi
[sunting | sunting sumber]
(Ponggok terletak di barat)
Ponggok adalah kecamatan yang terletak di kaki dan lereng Gunung Kelud. Geografi Ponggok berupa dataran rendah dengan geografi yang didominasi areal persawahan, tegalan, dan perkebunan. Komoditas unggulan di Ponggok antara lain jagung, kelapa, dan nanas. Pasar Patok di perbatasan Ponggok dengan Ngancar (Kediri) dikenal sebagai salah satu sentra perdagangan nanas di Jawa Timur.[7] Selain pertanian dan perkebunan, Ponggok juga menjadi sentra peternakan dan pertambangan. Tambang utama di Ponggok adalah tambang pasir, karena wilayah ini dialiri lahar letusan Gunung Kelud. Penambangan pasir di wilayah ini umumnya bersifat ilegal dan dapat merusak lingkungan sekitar.[8]
Ponggok memiliki wilayah yang luas dan strategis, bagian utaranya berbatasan dengan Kediri dan dilintasi jalan penghubung Pare-Wates-Kota Blitar.[9] Di utara dekat perbatasan terdapat pasar yang ramai yaitu Pasar Patok dan Pasar Cangkring. Sedangkan bagian selatan dari Ponggok seperti Desa Bendo dan Jatilengger dilintasi jalan penghubung Kota Kediri-Srengat-Kota Blitar. Di jalan tersebut terdapat kawasan Tugurante yang menjadi persimpangan Srengat, Wonodadi, dan Kota Blitar.[10]
Batas wilayah Kecamatan Ponggok adalah sebagai berikut:[2]
| Utara | |
| Timur | Kecamatan Nglegok dan Kecamatan Sanankulon |
| Selatan | Kecamatan Srengat |
| Barat | Kecamatan Udanawu |
Daftar desa dan dusun
[sunting | sunting sumber]Kecamatan Ponggok terdiri dari 15 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun atau dukuh, yakni sebagai berikut:[2]
| No. | Nama Desa | Nama Dusun atau Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Bacem | Bacem, Pupus | [2] |
| 2 | Bendo | Bendo, Bululawang, Kuturejo | [2] |
| 3 | Candirejo | Candirejo, Gentor, Kalicilik, Ngampel, Puthon, Rejoso | [2] |
| 4 | Dadaplangu | Dadaplangu, Bororejo, Ngobalan | [2] |
| 5 | Gembongan | Gembongan I, Gembongan II, Bendorejo, Karanganyar, Tegalrejo | [11] |
| 6 | Jatilengger | Jatilengger, Jatinom | [2] |
| 7 | Karangbendo | Karangbendo, Penjolan, Sumberjo, Tegalrejo / Sadeng | [2] |
| 8 | Kawedusan | Kawedusan, Prambutan, Semanding | [2] |
| 9 | Kebonduren | Kebonduren, Subontoro, Termas | [2] |
| 10 | Langon | Langon, Sambirejo | [2] |
| 11 | Maliran | Maliran, Banaran, Glagah, Ringin Branjang | [2] |
| 12 | Pojok | Pojok, Karangrejo | [2] |
| 13 | Ponggok | Ponggok, Jagoan, Pulerejo, Sumbernanas | [2] |
| 14 | Ringinanyar | Ringinanyar, Sukoanyar | [2] |
| 15 | Sidorejo | Sidorejo, Kakarejo, Pancir, Selorejo, Sesek | [2] |
Tempat terkenal
[sunting | sunting sumber]
- Pasar Patok
- Pasar Cangkring Desa Gembongan
- Pasar Kebonduren
- Alas Maliran / Kesambi Trees Park / Penangkaran Rusa Maliran di Desa Jatilengger
- Gunung Pegat
- Candi Kalicilik
- Candi Sumbernanas
- Tugurante - sebuah tugu di persimpangan jalan Srengat, Wonodadi, Kota Blitar
- Wisata Kali Ganter
- Puskesmas Ponggok
- Puskesmas Bacem
Galeri
[sunting | sunting sumber]Galeri sejarah
[sunting | sunting sumber]- Tanaman agave di Bendorejo
- Pabrik tapioka Bendorejo
- Sebuah festival di Bendorejo
- Pekerja memanen agave di Bendorejo
Galeri lainnya
[sunting | sunting sumber]- Pemandangan dari Gunung Pegat
- Candi Sumbernanas
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 21 Maret 2025.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Kabupaten Blitar Dalam Angka 2012. BPS Kabupaten Blitar. 2012-08-16.
- ↑ Fima Purwanti (2022-11-25). "Adem-Ayemnya Berwisata di Penangkaran Rusa Maliran Blitar, Dolan Mrunu Yuk!". DETIK JATIM.
- ↑ Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI (2016-11-19). "Sejarah Candi Kalicilik". Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
- ↑ Kholisul Fatikhin (2021-08-13). "Karung Goni Kediri Merajai Pasar Dunia di Era Kolonial". KEDIRIPEDIA.
- ↑ Ichaa Melinda Putri (2025-09-22). "Sejarah Gelap Pabrik Raksasa HVA di Blitar, Lahir dari Perang dan Darah Rakyat Jawa". BLITAR KAWENTAR - RADAR BLITAR.
- ↑ Ryan Dwi Candra (2022-04-15). "Pasar Patok, Pusat Jual Beli Nanas Terbesar di Jawa Timur". KEDIRIPEDIA.
- ↑ Aunur Rofiq (2025-03-03). "Penambang Gunung Kelud Blitar Tuntut Tambang Dibuka, Polisi Tegas Menolak". MALANG TIMES.
- ↑ Dio Alif Utama Veri Pradana (2023-08-15). "Pengalaman Pengguna Jalur Alternatif Kediri - Blitar: Bebas Macet, Lebih Cepat Satu Jam, Nyaman". KORAN MEMO.
- ↑ Didin Cahya Firmansyah (2024-12-11). "Sejarah Tugu Rante di Desa Bendo, Kenang Korban Letusan Gunung Kelud dan Jadi Permukiman Padat di Zaman Belanda". BLITAR KAWENTAR - RADAR BLITAR.
- ↑ Mahardika Ade Setiawan; Abdi Pandu Kusuma (2020). "Sistem Pendataan Masyarakat Mampu dan Kurang Mampu Menggunakan Metode Weighted Product". JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI: Teori, Konsep dan Implementasi. 11 (2). Malang: STMIK PPKIA Pradnya Paramita.
