Pengeboman Jakarta 2017

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Pengeboman Jakarta 2017
Lokasi Kampung Melayu, Jakarta Timur, Indonesia
Tanggal 24 Mei 2017 (2017-05-24)
21.00 (WIB)
Jenis serangan
Pengeboman bunuh diri
Senjata Bom rakitan
Korban tewas
5 orang (3 dari pihak kepolisian, dan 2 pelaku)
Korban luka
10
Penyerang terduga 2 orang
Motif Terorisme

Pada 24 Mei 2017, dua ledakan terjadi di terminal bus Kampung Melayu, Jakarta Timur. Polisi mengonfirmasi bahwa ledakan tersebut terjadi akibat beberapa alat peledak yang ditemukan di toilet dan di bagian lain dari terminal bus.[1][2] Ledakan ini mengakibatkan 5 orang tewas, yaitu 3 petugas kepolisian dan 2 pelaku.[3] Sepuluh orang yang terluka dibawa ke rumah sakit di sekitar Jakarta Timur.

Serangan[sunting | sunting sumber]

Ledakan pertama terjadi pada pukul 21.00 WIB. Banyak masyarakat awalnya berpikir bahwa ledakan tersebut berasal dari ban truk yang meletus. Namun, mereka mencium bau bahan kimia setelah ledakan terjadi.[4] Ledakan kedua terjadi kira-kira lima menit setelah ledakan pertama, yang terjadi di toilet terminal bus Kampung Melayu. Banyak orang akhirnya menyadari bahwa ini adalah serangan teroris.[5]

Ledakan tersebut terjadi ketika polisi sedang mengawal sebuah parade, meskipun akhirnya parade tersebut tidak selesai akibat ledakan.[6] Ratusan orang yang panik berlarian di jalan raya. Penumpang bus Transjakarta, yang sebelumnya turun dari bus, kembali memasuki bus setelah ledakan kedua terdengar. Jalanan di wilayah tersebut mengalami kemacetan. Polisi dikerahkan untuk menetralisasi wilayah tersebut dari masyarakat. Lima orang, termasuk dua pelaku, tewas akibat ledakan ini. Polisi menemukan beberapa potongan tubuh manusia di area sekitar ledakan.[7]

Tim penjinak bom dikerahkan ke lokasi kejadian. Polri mengonfirmasi bahwa ledakan tersebut berasal dari bom rakitan. Serpihan yang tersisa dari ledakan tersebut mengindikasikan bahwa pelaku menggunakan panci presto dalam melakukan serangan. Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, jenis bom ini sama seperti yang digunakan oleh pelaku di wilayah Bandung, yang mana bom tersebut menyerang kantor pemerintahan.[8]

Setelah kejadian[sunting | sunting sumber]

Stasiun BRT Kampung Melayu setelah pengeboman

Pemerintah Britania Raya mengeluarkan peringatan kepada warga negaranya agar berhati-hati dalam berkunjung ke Indonesia.[9]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Malitan, Gadi (24 Mei 2017). "Explosion Occurred in Kampung Melayu, East Jakarta". Tempo. Diakses tanggal 25 Mei 2017. 
  2. ^ "Eyewitness hears "two explosions" erupt in East Jakarta". The Jakarta Post. 24 Mei 2017. Diakses tanggal 24 Mei 2017. 
  3. ^ Chew, Amy (24 Mei 2017). "5 killed after blasts hit bus terminal in Jakarta". Channel NewsAsia. Diakses tanggal 24 Mei 2017. 
  4. ^ Jordan, Ray. "Ada Ledakan di Terminal Kampung Melayu, Warga Panik". Detik. Diakses tanggal 25 Mei 2017. 
  5. ^ Dariyanto, Erwin. "Cerita Saksi Mata saat Detik-detik Ledakan Bom Kampung Melayu". Detik. Diakses tanggal 25 Mei 2017. 
  6. ^ "Jakarta suicide bombers kill three police officers in bus station attack". The Guardian. Diakses tanggal 25 Mei 2017. 
  7. ^ "Ledakan di Kampung Melayu Terdengar Dua Kali". Detik. Diakses tanggal 25 Mei 2017. 
  8. ^ Hariyanto, Ibnu. "Peledak yang Digunakan di Kampung Melayu Diduga Bom Panci". Detik. Diakses tanggal 25 Mei 2017. 
  9. ^ Widhi Koesmawardhani, Noegrahany. "Terkait Bom Kampung Melayu, Inggris Langsung Keluarkan Travel Advice". Detik. Diakses tanggal 25 Mei 2017.