Pengeboman Makassar 2021

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pengeboman Makassar 2021
Pengeboman Makassar 2021 di Makassar
Gereja Katedral Makassar
Gereja Katedral Makassar
Lokasi pengeboman di Kota Makassar
LokasiPintu Gerbang Gereja Katedral Makassar di Jl. Kajaolalido No. 14 Makassar, Kelurahan Baru, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Koordinat5°8′9.8″S 119°24′37.5″E / 5.136056°S 119.410417°E / -5.136056; 119.410417Koordinat: 5°8′9.8″S 119°24′37.5″E / 5.136056°S 119.410417°E / -5.136056; 119.410417
Tanggal28 Maret 2021 (2021-03-28)
±10:28 WITA (UTC+8)
SasaranGereja Katedral Makassar
Jenis serangan
Bom bunuh diri
Korban tewas
2 (pelaku)[1]
Korban luka
20[1]

Pengeboman Makassar 2021 adalah sebuah peristiwa ledakan bom yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia pada tanggal 28 Maret 2021.[2][3][4] Pelaku bernama Ibrahim Ibnu Andra yang menyebabkan 20 orang tak berdosa mengalami luka-luka.[1] Investigasi terhadap kejadian pengeboman ini terus berlanjut. Pada malam hari tanggal 28 Maret, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa pelaku berasal dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang terlibat dalam pengeboman terhadap sebuah katedral di Jolo, Filipina.[5][6]

Peristiwa ini merupakan ledakan bom pertama di Indonesia dengan sasaran rumah ibadah setelah rangkaian ledakan bom di Surabaya pada tahun 2018 lalu.

Ledakan[sunting | sunting sumber]

Ledakan terjadi di depan pintu Gereja Katedral Makassar beberapa saat setelah pelayanan misa Minggu Palma selesai dilaksanakan. Menurut polisi, pelaku mengendarai sepeda motor menuju arah parkir gereja namun dihalangi oleh petugas pengamanan. Saat pelaku berupaya menghindari halangan petugas keamanan, bom akhirnya meledak.[7][8]

Ledakan bom menyebabkan beberapa jemaat gereja yang selesai melaksanakan misa terluka. Ledakan ini juga merusak kendaraan yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Reaksi[sunting | sunting sumber]

Alissa Qotrunnada, putri tertua mantan presiden dan aktivis demokrasi Abdurrahman Wahid menyampaikan belasungkawa dan mengutuk serangan itu sebagai "luka bangsa".[9] Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas juga mengutuk serangan itu.[10] Nahdlatul Ulama mengutuk serangan tersebut, menyatakan bahwa apapun yang merusak kerukunan sosial tidak pernah dibenarkan.[11] Amnesty International mengutuk serangan itu sebagai "penghinaan terhadap prinsip-prinsip hak asasi manusia".[12] Walikota Danny Pomanto mendesak masyarakat untuk berhenti berbagi foto dan rekaman video ledakan tersebut.[13] Dia berencana untuk mengunjungi tempat kejadian dan menelepon pendeta gereja untuk memastikan tidak ada korban dari jemaat gereja.[14] Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) meminta masyarakat untuk tenang dan mempercayai pihak berwenang untuk menyelidiki serangan tersebut, sambil juga melarang orang untuk membagikan gambar serangan tersebut.[15] Wakil presiden Indonesia Ma'ruf Amin mendesak polisi untuk menyelidiki serangan itu secepat mungkin.[16] Presiden Joko Widodo juga mengutuk keras serangan itu.[17]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c "Korban Luka Bom Katedral Makassar Bertambah Jadi 20 Orang". CNN Indonesia. 2021-03-28. Diakses tanggal 2021-03-28. 
  2. ^ Rakyatku.Com (2021-03-28). "BREAKING NEWS! Bom Bunuh Diri Meledak di Halaman Gereja Katedral Makassar". Rakyatku.Com. Diakses tanggal 2021-03-28. 
  3. ^ "BREAKING NEWS Ada Bom di Depan Gereja Katedral Jl Kajaolalido, Dekat Lapangan Karebosi Makassar". Tribun Timur. Diakses tanggal 2021-03-28. 
  4. ^ FAJAR. "Bom Meledak di Depan Gereja Katedral, Kagetkan Warga Makassar". FAJAR. Diakses tanggal 2021-03-28. 
  5. ^ "Fakta Pelaku Bom Katedral: Bagian JAD, Ledakkan Jolo Filipina". CNN Indonesia. 2021-03-29. Diakses tanggal 2021-03-29. 
  6. ^ "Bom Makassar: Kapolri ungkap identitas terduga pelaku, disebut 'terkait serangan teror di Filipina selatan". BBC News Indonesia. 2021-03-28. Diakses tanggal 2021-03-29. 
  7. ^ Hermawan Mappiwali (28 March 2021). "Pastor: Pelaku Bom Bunuh Diri Berusaha Masuk ke Gereja Katedral Makassar". Detik.com. Diakses tanggal 28 March 2021. 
  8. ^ "Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar Diduga Kendarai Motor". CNN Indonesia. 28 March 2021. Diakses tanggal 28 March 2021. 
  9. ^ Alissa Wahid [@alissawahid] (28 March 2021). "Berduka sangat atas bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pagi ini. Tidak ada korban jiwa dari umat gereja. Duka untuk luka batin bangsa yang menginginkan kedamaian" (Tweet). Diakses tanggal 28 March 2021 – via Twitter. 
  10. ^ Asep Firmansyah (28 March 2021). "Menag Yaqut kutuk keras aksi teror di depan Gereja Katedral Makassar". AntaraNews.com. Diakses tanggal 28 March 2021. 
  11. ^ Anita Permata Dewi (28 March 2021). "PB NU kutuk keras peristiwa ledakan depan Gereja Katedral Makassar". AntaraNews.com. Diakses tanggal 28 March 2021. 
  12. ^ Muhammad Ridwan (28 March 2021). "Kutuk Bom di Makassar, Amnesty International: Penghinaan Prinsip HAM". JawaPos.com. Diakses tanggal 28 March 2021. 
  13. ^ Noval Dhwinuari Antony (28 March 2021). "Wali Kota: Setop Sebar Foto-Video Korban Bom Bunuh Diri Makassar!". Detik.com. Diakses tanggal 28 March 2021. 
  14. ^ "Bom di Depan Gereja Katedral Makassar, Ini Pernyataan Walikota Danny Pomanto". Pedomanrakyat.com. 28 March 2021. Diakses tanggal 28 March 2021. 
  15. ^ Iman Firdaus (28 March 2021). "Imbauan PGI Soal Bom Makassar: Tenang, Percayakan Aparat dan Jangan Unggah Gambar Meresahkan". Kompas.tv. Diakses tanggal 28 March 2021. 
  16. ^ Markus Junianto Sihaloho (28 March 2021). "Wapres Ma'ruf Amin Minta Polisi Segera Ungkap Dalang dan Motif Bom Makassar". BeritaSatu.com. Diakses tanggal 28 March 2021. 
  17. ^ "Jokowi Kutuk Keras Teror Bom Bunuh Diri di Depan Gereja Katedral Makassar". Detik.com. 28 March 2021. Diakses tanggal 28 March 2021.