Konvensi Minamata mengenai Merkuri

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Konvensi Minamata
Konvensi Minamata mengenai Merkuri
{{{image_alt}}}
Logo UN Enviromnent Programme
Jenis Pakta PBB
Ditandatangani 10 Oktober 2013 (2013-10-10)
Lokasi Kumamoto, Jepang
Syarat semblan puluh hari setelah ratifikasi oleh sedikitnya 50 negara penandatangan
Penandatangan 102
Penyimpan Sekretaris Jenderal PBB
Bahasa Arab, Cina, Inggris, Prancis, Rusia, Spanyol

Konvensi Mintamata mengenai Merkuri adalah pakta internasional yang didesain untuk melindungi kesehatan manusia dan lingkungan dari emisi dan pelepasan antropogenik merkuri dan senyawa merkuri.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Merkuri dan senyawa merkuri telah diketahu memiliki dampak berbahaya bagi manusia dan organisme lainnya. Krisis kesehatan masyarakat umum yang diakibatkan oleh keracunan merkuri, seperti penyakit Minamata dan penyakit Niigata Minamata, telah membawa masalah ini ke permukaan. Pada tahun 1972, perwakilan dari Konferensi Stockholm mengenai Lingkungan Manusia menyaksikan seorang siswa Jepang, Shinobu Sakamoto, cacat akibat keracunan metilmerkuri sejak dalam kandungan. United Nations Environment Programme (UNEP) didirikan segera setelah itu.[1]

Pada 20 Februari 2009, Konsul Pemerintahan ke 25 UNEP menghasilkan keputusan untuk memulai langkah internasional untuk mengelola merkuri secara efektif, efisien, dan koheren.[2] Komite Negosiasi Antar Pemerintah (INC) didirikan dan dipimpin oleh Fernando Lugris dari Uruguay dan didukung oleh Cabang Kimia dan Divisi Teknologi, Industri, dan Ekonomi UNEP. INC telah mendirikan lima pertemuan untuk mendiskusikan dan menegosiasikan persetujuan global mengenai merkuri:

Pada 19 Januari 2013, negosiasi menghasilkan 147 pemerintahan menyetujui draft teks konvensi.[13] Konvensi diadopsi dan dibuka untuk ditanda tangani pada tanggal 10 Oktober 2013 di Kumamoto, Jepang, yang didahului oleh pertemuan pendahuluan pada tanggal 7-8 Oktober 2013.[14][15][16] 86 negara dan Uni Eropa telah menandatangani konvensi pada hari pertama.[17]

Negara penandatangan[sunting | sunting sumber]

Partisipan Tanggal
 Afrika Selatan 10 Oktober 2013
 Republik Afrika Tengah 10 Oktober 2013
 Amerika Serikat 6 November 2013
 Angola 11 Oktober 2013
 Argentina 10 Oktober 2013
 Armenia 10 Oktober 2013
 Australia 10 Oktober 2013
 Austria 10 Oktober 2013
 Bangladesh 10 Oktober 2013
 Belanda 10 Oktober 2013
 Belgia 10 Oktober 2013
 Benin 10 Oktober 2013
 Bolivia 10 Oktober 2013
 Brasil 10 Oktober 2013
 Bulgaria 10 Oktober 2013
 Burkina Faso 10 Oktober 2013
 Burundi 14 Februari 2014
 Republik Ceko 10 Oktober 2013
 Chile 10 Oktober 2013
 Tiongkok 10 Oktober 2013
 Denmark 10 Oktober 2013
 Djibouti 10 Oktober 2013
 Republik Dominika 10 Oktober 2013
 Ekuador 10 Oktober 2013
 Ethiopia 10 Oktober 2013
 Filipina 10 Oktober 2013
 Finlandia 10 Oktober 2013
 Gabon 30 Juni 2014
 Gambia 10 Oktober 2013
 Georgia 10 Oktober 2013
 Guinea 25 November 2013
 Guatemala 10 Oktober 2013
 Guyana 10 Oktober 2013
 Hungaria 10 Oktober 2013
 Indonesia 10 Oktober 2013
 Inggris 10 Oktober 2013
 Iran 10 Oktober 2013
 Irak 10 Oktober 2013
 Irlandia 10 Oktober 2013
 Israel 10 Oktober 2013
 Italia 10 Oktober 2013
 Jamaika 10 Oktober 2013
 Jepang 10 Oktober 2013
 Jerman 10 Oktober 2013
 Kamboja 10 Oktober 2013
 Kanada 10 Oktober 2013
 Kenya 10 Oktober 2013
 Kolombia 10 Oktober 2013
 Komoro 10 Oktober 2013
 Kosta Rika 10 Oktober 2013
 Kuwait 10 Oktober 2013
 Libya 10 Oktober 2013
 Lithuania 10 Oktober 2013
 Luxembourg 10 Oktober 2013
 Madagaskar 10 Oktober 2013
 Republik Makedonia 25 Juli 2014
 Malawi 10 Oktober 2013
 Mali 10 Oktober 2013
 Maroko 6 Juni 2014
 Mauritania 11 Oktober 2013
 Mauritius 10 Oktober 2013
 Meksiko 10 Oktober 2013
 Moldova 10 Oktober 2013
 Mongolia 10 Oktober 2013
 Mozambique 10 Oktober 2013
   Nepal 10 Oktober 2013
 Nikaragua 10 Oktober 2013
 Niger 10 Oktober 2013
 Nigeria 10 Oktober 2013
 Norwegia 10 Oktober 2013
 Pakistan 10 Oktober 2013
 Panama 10 Oktober 2013
 Pantai Gading 10 Oktober 2013
 Paraguay 10 Februari 2014
 Peru 10 Oktober 2013
 Prancis 10 Oktober 2013
 Rumania 10 Oktober 2013
 Samoa 10 Oktober 2013
 Selandia Baru 10 Oktober 2013
 Senegal 11 Oktober 2013
 Seychelles 27 Mei 2014
 Sierra Leone 12 Agustus 2014
 Singapura 10 Oktober 2013
 Slowakia 10 Oktober 2013
 Slovenia 10 Oktober 2013
 Spanyol 10 Oktober 2013
 Swedia 10 Oktober 2013
 Swiss 10 Oktober 2013
 Tanzania 10 Oktober 2013
 Togo 10 Oktober 2013
 Tunisia 10 Oktober 2013
 Uganda 10 Oktober 2013
 Uni Emirat Arab 10 Oktober 2013
 Uni Eropa 10 Oktober 2013
 Uruguay 10 Oktober 2013
 Venezuela 10 Oktober 2013
 Vietnam 11 Oktober 2013
 Yaman 21 Maret 2014
 Yordania 10 Oktober 2013
 Yunani 10 Oktober 2013
 Zambia 10 Oktober 2013
 Zimbabwe 11 Oktober 2013

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referencsi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Tanaka, Hisatoshi (9 October 2013). "Minamata disease sufferer pins hope on mercury ban treaty". The Asahi Shimbun (Tokyo, Japan: The Asahi Shimbun Company). Diakses tanggal 10 October 2013. 
  2. ^ "Mandate". United Nations Environment Programme. Diakses tanggal 10 October 2013. 
  3. ^ "INC1". United Nations Enviroment Programme. Diakses tanggal 10 October 2013. 
  4. ^ "First Meeting of the Intergovernmental Negotiating Committee to Prepare a Global Legally Binding Instrument on Mercury". International Institute for Sustainable Development. 14 June 2010. Diakses tanggal 10 October 2013.  |coauthors= requires |author= (bantuan)
  5. ^ "INC2". United Nations Enviroment Programme. Diakses tanggal 10 October 2013. 
  6. ^ "Summary of the Second Meeting of the Intergovernmental Negotiating Committee to Prepare a Global Legally Binding Instrument on Mercury". International Institute for Sustainable Development. 31 January 2011. Diakses tanggal 10 October 2013.  |coauthors= requires |author= (bantuan)
  7. ^ "INC3". United Nations Enviroment Programme. Diakses tanggal 10 October 2013. 
  8. ^ "Summary of the Third Meeting of the Intergovernmental Negotiating Committee to Prepare a Global Legally Binding Instrument on Mercury". International Institute for Sustainable Development. 7 November 2011. Diakses tanggal 10 October 2013.  |coauthors= requires |author= (bantuan)
  9. ^ "INC4". United Nations Enviroment Programme. Diakses tanggal 10 October 2013. 
  10. ^ "Summary of the Fourth Meeting of the Intergovernmental Negotiating Committee to Prepare a Global Legally Binding Instrument on Mercury". International Institute for Sustainable Development. 6 July 2012. Diakses tanggal 10 October 2013.  |coauthors= requires |author= (bantuan)
  11. ^ "INC5". United Nations Enviroment Programme. Diakses tanggal 10 October 2013. 
  12. ^ "Summary of the Fifth Meeting of the Intergovernmental Negotiating Committee to Prepare a Global Legally Binding Instrument on Mercury". International Institute for Sustainable Development. 21 January 2013. Diakses tanggal 10 October 2013.  |coauthors= requires |author= (bantuan)
  13. ^ "Minamata Convention Agreed by Nations". United Nations Environment Programme. 19 January 2013. Diakses tanggal 10 October 2013. 
  14. ^ "Diplomatic Conference for the Minamata Convention on Mercury". United Nations Environment Programme. Diakses tanggal 10 October 2013. 
  15. ^ Aquino, Grace (8 October 2013). "Kumamoto launches Minamata Convention to regulate use of mercury". Japan Daily Press. Diakses tanggal 10 October 2013. 
  16. ^ Aritake, Toshio (7 October 2013). "Global Convention on Phaseout of Mercury Set to Be Adopted in Japan in October". Bloomberg/Bureau of National Affairs. Diakses tanggal 10 October 2013. 
  17. ^ "Minamata Diplomatic Conference Highlights". International Institute for Sustainable Development. 10 October 2013. Diakses tanggal 11 October 2013.  |coauthors= requires |author= (bantuan)