Kabupaten Bone Bolango

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Koordinat: 0°31′N 123°17′E / 0.517°N 123.283°E / 0.517; 123.283

Kabupaten Bone Bolango
Lokasi Gorontalo Kabupaten Bone Bolango.svg
Peta lokasi Kabupaten Bone Bolango di Gorontalo
Koordinat: -
Provinsi Gorontalo
Dasar hukum UU RI Nomor 6 Tahun 2003
Tanggal peresmian 25 Februari 2003
Ibu kota Suwawa
Pemerintahan
-Bupati Hamim Pou
APBD
-DAU Rp. 367.000.042.000.-(2013)[1]
Luas 1.984,31 km2
Populasi
-Total 158.550 jiwa (2015)[2]
-Kepadatan 79,9 jiwa/km2
Demografi
-Agama Islam 99.70%
Kristen Protestan 0.23%
Hindu 0.05%
Katolik 0.01%
Buddha 0.01%[3]
-Kode area telepon 0435
Pembagian administratif
-Kecamatan 17
-Kelurahan 152 desa dan 4 kelurahan
Simbol khas daerah
Situs web http://www.bonebolangokab.go.id/

Kabupaten Bone Bolango adalah sebuah kabupaten di Provinsi Gorontalo, Indonesia. Kabupaten ini merupakan hasil pemekaran Kabupaten Gorontalo tahun 2003. Pada waktu dimekarkan Kabupaten Bone Bolango hanya terdiri atas empat wilayah kecamatan, yaitu: Bone Pantai, Kabila, Suwawa, dan Tapa. Sampai bulan September 2011, Kabupaten Bone Bolango mengalami banyak proses pemekaran kecamatan dan desa/kelurahan, sehingga jumlah kecamatan dan desa/ kelurahan menjadi banyak, yaitu 17 kecamatan dan 1 kecamatan persiapan (wilayah Pinogu), 152 desa, dan 4 kelurahan.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Bertitik tolak amanah UU Nomor 22 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah serta mengingat Undang undang Nomor 38 Tahun 2000 tanggal 22 Desember terbentuknya Daerah Provinsi Gorontalo yang kala itu hanya memiliki tiga daerah, sementara idealnya minimal memiliki lima Kabupaten/Kota maka atas semangat dan aspirasi seluruh kalangan masyarakat di empat kecamatan yang terdapat di Kabupaten Gorontalo masing‐masing Kecamatan Suwawa, Kabila, Tapa dan Bone Pantai di bawah naungan Komite Solidaritas Pembentukan Kabupaten Baru (KSPKB) yang berusaha, berjuang menjadikan empat kecamatan ini untuk menjadi suatu daerah kabupaten. Maka tepat tanggal 25 Februari 2003 diresmikan Kabupaten Bone Bolango sebagai kabupaten yang keempat di Provinsi Gorontalo sesuai amanat Undang Undang Nomor 6 Tahun 2003 tentang pembentukan Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten Bone Bolango di Provinsi Gorontalo.Provinsi Gorontalo adalah satu kesatuan masyarakat yang kukuh walaupun terbagi‐ bagi dalam beberapa Daerah yang sejak dulu kala dikenal dengan sebutan Limo Lopahalaa yang berarti lima bersaudara, serikat dari lima kerajaan yaitu Suwawa sebagai kedudukan Ibu kota Kabupaten Bone Bolango, Limboto sebagai kedudukan ibu kota Kabupaten Gorontalo, Atingola salah satu Kecamatan di Kabupaten Gorontalo Utara yang baru terbentuk dan Bolango atau Bualemo sebagai Kabupaten Boalemo adalah suatu masyarakat hukum dan persaudaraan atau perserikatan dari kerajaan kerajaan menurut tata negara adat Gorontalo.

Kabupaten Bone Bolango adalah salah satu wilayah yang terdapat di sebelah timur Kabupaten Gorontalo sebagai daerah induk yang kala itu sebagai wilayah kerja Pembantu Bupati Kepala Daerah Wilayah II yang meliputi wilayah kerja Kecamatan Tapa, Suwawa, Kabila dan Bone Pantai yang berpusat di Kecamatan Kabila. Begitupun Wilayah I meliputi Kecamatan Limboto, Tibawa, Batudaa dan Telaga yang berpusat di Kecamatan Limboto, Wilayah III meliputi Kecamatan Kwandang, Atinggola dan Sumalata yang berpusat di Kecamatan Kwandang, dan Wilayah IV yang meliputi Kecamatan Paguyaman, Tilamuta, Paguat, Marisa dan Popayato yang berpusat di Kecamatan Paguat. Dengan kehadiran terbentuknya Daerah Provinsi Gorontalo maka wilayah wilayah kerja pembantu Bupati tersebut memisahkan diri sebagai Daerah tersendiri termasuk Daerah Kabupaten Bone Bolango terkecuali Wilayah IV memecahkan diri lagi menjadi Kabupaten Bualemo dan Kabupaten Pohuwato.Namun demikian walaupun telah terbentuknya berbagai daerah di Provinsi Gorontalo tetapi secara historis sesungguhnya masyarakat Gorontalo merupakan satu kesatuan yang utuh dan kukuh dilandasi oleh satu ikatan kekeluargaan yang disebut Pohala'a yaitu Pohala'a Gorontalo, Pohala'a Limboto, Pohala'a Bone, Pohala'a Bolango dan Pohala'a Atingola.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Foto Kantor Bupati Bone Bolango.
Kubah Gedung dan Pilar Depan Kantor Bupati Bone Bolango.
Foto Kantor Bupati Bone Bolango dari samping.

Secara geografis, Kabupaten Bone Bolango terletak antara 00° 18’ 25” – 00° 48’ 21” LU dan 123° 03’ 41” – 123° 33’ 06” BT,

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

batas-batas secara fisik adalah sebagai berikut:

Utara Kabupaten Gorontalo Utara dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Sulawesi Utara)
Timur Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara
Selatan Teluk Tomini
Barat Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo

Kabupaten Bone Bolango memiliki proporsi wilayah kurang lebih 16,24% dari luas wilayah Provinsi Gorontalo. Wilayah Kabupaten Bone Bolango ini dilalui oleh beberapa Daerah Aliran Sungai (DAS). DAS terbesar yang melalui wilayah tersebut adalah DAS Bone dan Bulango, di mana Kecamatan yang dilalui adalah Kecamatan Suwawa, Kecamatan Kabila dan Kecamatan Tapa. Luas DAS ini adalah ± 265.000 Ha dengan panjang sungai utama 100 Km yang bermuara ke Teluk Tomini. Sedangkan untuk pemenuhan kebutuhan air bersih kebutuhan sehari – hari masyarakat, diperoleh melalui air tanah galian dengan kedalaman 5 – 10 meter.

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

No Bupati Mulai menjabat Akhir menjabat Prd. Ket. Wakil Bupati
Ismet Mile
2003
2005
[Ket. 1]
1
18 September 2005
18 September 2010
1
[Ket. 2]
2
Abdul Haris Nadjamudin
18 September 2010
18 September 2010
2
[Ket. 3]
Hamim Pou
Bupati Bone Bolango Hanim Pou.jpg Hamim Pou
18 September 2010
27 Mei 2013
[Ket. 4]
3
27 Mei 2013
18 September 2015
[Ket. 5]
Mohammad Kilat
Wartabone
Nurdin Mokoginta
18 September 2015
17 Februari 2016
(3)
Bupati Bonbol Hanim Pou Periode ke-2.png Hamim Pou
17 Februari 2016
17 Februari 2021
3
Mohammad Kilat
Wartabone
Catatan
  1. ^ Penjabat Bupati
  2. ^ Terpilih menjadi Bupati pada Pilkada pertama
  3. ^ Diberhentikan sementara karena kasus korupsi[4]
  4. ^ Pelaksana tugas
  5. ^ Menjadi Bupati definitif[5][4]

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bone Bolango

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Bone Bolango terdiri atas 18 kecamatan, yaitu:

  1. Bone
  2. Bone Raya
  3. Bone Pantai
  4. Botu Pingge
  5. Bulango Selatan
  6. Bulango Timur
  7. Bulango Ulu
  8. Bulango Utara
  9. Bulawa
  10. Kabila
  11. Kabila Bone
  12. Pinogu
  13. Suwawa
  14. Suwawa Selatan
  15. Suwawa Tengah
  16. Suwawa Timur
  17. Tapa
  18. Tilongkabila

Di samping itu, Kabupaten Bone Bolango terdiri atas 4 kelurahan dan 152 desa dengan jumlah penduduk 141.721 jiwa (berdasarkan data SP 2010). Luas wilayahnya adalah 1.984,31 km², sehingga daerah ini memiliki tingkat kepadatan penduduk sekitar 71,42 jiwa/km².

Ada pun daftar lengkap kecamatan dan desa/ kelurahan yang ada di kabupaten Bone Bolango hingga September 2010 adalah sebagai berikut.

  1. Bone, terdiri atas 13 desa, yaitu: (1) Bilolantunga; (2) Cendana Putih; (3) Ilohuuwa; (4) Inogaluma; (5) Masiaga; (6) Molamahu; (7) Monano; (8) Moodulio; (9) Muara Bone; (10) Sogitia; (11) Taludaa; (12) Tumbuh Mekar; dan (13) Waluhu.
  2. Bonepantai, terdiri atas 14 desa, yaitu: (1) Batu Hijau; (2) Bilungala; (3) Bilungala Utara; (4) Kamiri; (5) Lembah Hijau; (7) Ombulo Hijau; (8) Pelita Hijau; (9) Tamboo; (10) Tihu; (11) Tolotio; (12) Tongo; (13) Tunas Jaya; dan (14) Uabanga.
  3. Boneraya, terdiri atas 8 desa, yaitu: (1) Alo; (2) Inomata; (3) Laut Biru; (4) Moopiya; (5) Mootayu; (6) Mootinelo; (7) Pelita Jaya; dan (8) Tombulilato.
  4. Botupingge, terdiri atas 7 desa, yaitu: (1) Luwohu; (2) Panggulo; (3) Panggulo Barat; (4) Tanah Putih; (5) Timbuolo; (6) Timbuolo Tengah; dan (7) Timbuolo Timu.
  5. Bulango Selatan, terdiri atas 10 desa, yaitu: (1) Ayula Selatan; (2) Ayula Tilango; (3) Ayula Timur; (4) Ayula Utara; (5) Huntu Selatan; (6) Huntu Utara; (7) Lamahu; (8) Mekar Jaya; (9) Sejahtera; dan (10) Tinelo Ayula.
  6. Bulango Timur:, terdiri atas 5 desa, yaitu: (1) Bulotalangi; (2) Bulotalangi Barat; (3) Bulotalangi Timur; (4) Popodu; dan (5) Toluwaya.
  7. Bulango Ulu, terdiri atas 7 desa, yaitu: (1) Ilomata; (2) Mongiilo; (3) Mongilo Utara; (4) Owata; (5) Pilolaheya; (6) Suka Makmur; dan (7) UPT Owata.
  8. Bulango Utara, terdiri atas 9 desa, yaitu: (1) (1) Bandungan; (2) Boidu; (3) Bunuo; (4) Kopi; (5) Lomaya; (6) Longalo; (7) Suka Damai; (8) Tuloa; dan (9) Tupa.
  9. Bulawa, terdiri atas 9 desa, yaitu: (1) Bukit Hijau; (2) Bunga Hijau; (3) Kaidundu; (4) Kaidundu Barat; (5) Mamungaa; (6) Mamungaa Timur; (7) Mopuya; (8) Nyiur Hijau; dan (9) Patoa.
  10. Kabila, terdiri atas 8 desa dan 4 kelurahan, yaitu: (1) Dutohe; (2) Dutohe Barat; (3) Oluhuta [Kelurahan]; (4) Oluhuta Utara; (5) Padengo [Kelurahan]; (6) Pauwo [Kelurahan]; (7) Poowo; (8) Poowo Barat; (9) Talango; (10) Tanggilingo; (11) Toto Selatan; dan (12) Tumbihe [Kelurahan].
  11. Kabilabone, terdiri atas 9 desa, yaitu: (1) Biluango; (2) Bintalahe; (3) Botubarani; (4) Botutonuo; (5) Huangobotu; (6) Modelomo; (7) Molotabu; (8) Olele; dan (9) Oluhuta.
  12. Suwawa, terdiri atas 10 desa, yaitu: (1) Boludawa; (2) Bube; (3) Bube Baru; (4) Bubeya; (5) Helumo; (6) Huluduotamo; (7) Tinelo; (8) Tingkohubu; (9) Tingkohubu Timur; dan (10) Ulanta.
  13. Suwawa Selatan, terdiri atas 8 desa, yaitu: (1) Bonda Raya; (2) Bondawuna; (3) Bonedaa; (4) Bulontala; (5) Bulontala Timur; (6) Libungo; (7) Molintogupo; dan (8) Pancuran.
  14. Suwawa Tengah, terdiri atas 6 desa, yaitu: (1) Alale; (2) Duano; (3) Lombongo; (4) Lompotoo; (5) Tapadaa; dan (6) Tolomato.
  15. Suwawa Timur, terdiri atas 11 desa, yaitu: (1) Bangio; (2) Dataran Hijau; (3) Dumbayabulan; (4) Panggulo; (5) Pinogu; (6) Pinogu Permai; (7) Poduoma; (8) Tilangobula; (9) Tulabolo; (10) Tulabolo Barat; dan (11) Tulabolo Timur.
  16. Tapa, terdiri atas 7 desa, yaitu: (1) Dunggala; (2) Kramat; (3) Langge; (4) Meranti; (5) Talulobutu; (6) Talulobutu Selatan; dan (7) Talumopatu.
  17. Tilongkabila, terdiri atas 12 desa, yaitu: (1) Bongoime; (2) Bongopini; (3) Butu; (4) Iloheluma; (5) Lonuo; (6) Motilango; (7) Moutong; (8) Permata; (9) Tamboo; (10) Toto Utara; (11) Tunggulo; dan (12) Tunggulo Selatan.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  2. ^ "Kabupaten Bone Bolango Dalam Angka 2016"
  3. ^ "Kabupaten Bone Bolango Dalam Angka 2016"
  4. ^ a b Mamonto, Wahiyudin (15 Mei 2013). Masrafi, Laode, ed. "Jurnalis Itu Pun Resmi Menjadi Bupati". Antara News. Diakses tanggal 19 Februari 2019. 
  5. ^ Massa, Muzzammil D. (27 Mei 2013). "Ketua DPRD: Pelantikan Bupati Bonbol Bisa Masuk Muri". Kompas.com. Diakses tanggal 19 Februari 2019. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]